alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 5 July 2022

Tala Terbaik Sikomandan 2020

BANJARBARU – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Nakkeswan) Tanah Laut mendapat Penghargaan Terbaik I pada Pelaksanaan Inseminasi Buatan, Pemeriksaan Kebuntingan dan Kelahiran Kegiatan Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) Tahun 2020 oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Drh Hj Suparmi, MS kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut Ir Suharyo pada rangkaian acara Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Tahun 2021 Dinas  Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan selatan di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (22/3).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut Ir Suharyo menyebutkan penghargaan tersebut berdasar dari target kinerja Kabupaten Tanah Laut yang lebih dari 50 persen dari target Sikomandan Provinsi Kalimantan Selatan, keaktifan petugas yang lebih dari 95 persen dalam melaporkan kegiatan yang dilaksanakan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), dan persentase nilai kebuntingan hasil inseminasi buatan yang lebih tinggi dari kabupaten lainnya dan target akseptor mencapai 100 persen dengan capaian angka kelahiran sejumlah 15.477 ekor di tahun 2020.

“Jika kemudian dipelihara, dibesarkan dan dijual dengan harga per ekor pedet 10 juta rupiah, menghasilkan 150 miliar lebih. Inilah nilai yang diperoleh para peternak yang turut serta mendukung kegiatan Sikomandan,” sebutnya.

Dia berharap  pada tahun 2021, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut bisa kembali dapat merealisasikan dari target yang telah diberikan dalam pelaksanaan Sikomandan Tahun 2021.

Kepala Bidang Perbibitan, Produksi dan Pakan Disnakkeswan Tanah Laut Ferry Kusmana secara terpisah menyampaikan, bahwa berdasarkan laporan yang masuk pada Tahun 2020. Target Pelaksanaan Inseminasi Buatan Program Sikomandan di Kabupaten Tanah Laut sejumlah 19.554 ekor, realisasi pelaksanaan Inseminasi Buatan sejumlah 20.033 ekor Akseptor IB atau 102,45 persen dari target.

“Untuk angka kebuntingan yang ditargetkan dalam program ini sejumlah 15.402 ekor, dan yang terealisasi adalah 18.565 ekor atau 120,54 persen dari target.  Adapun untuk target kelahiran sejumlah 15.330 ekor dan berdasarkan laporan pada Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) per Desember 2020  mencapai 100,96 persen atau 15.477 ekor,” Jelasnya.

Lebih lanjut Ferry mengatakan ini merupakan hasil dari kerja keras kawan-kawan para Inseminator, Paramedik dan Petugas Teknis Peternakan lainnya. Bekerjasama dengan para Peternak se Kabupaten Tanah Laut dalam mendukung Kegiatan Sikomandan.

“Adapun untuk tahun 2021 Kabupaten Tanah Laut diberikan target untuk melaksanakan Inseminasi Buatan sebanyak 22.060 ekor, target Kebuntingan 16.460 ekor dan target Kelahiran 16.640 ekor,” tutupnya. (mr-156/al/ram)

BANJARBARU – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Nakkeswan) Tanah Laut mendapat Penghargaan Terbaik I pada Pelaksanaan Inseminasi Buatan, Pemeriksaan Kebuntingan dan Kelahiran Kegiatan Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) Tahun 2020 oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Drh Hj Suparmi, MS kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut Ir Suharyo pada rangkaian acara Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Tahun 2021 Dinas  Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan selatan di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (22/3).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut Ir Suharyo menyebutkan penghargaan tersebut berdasar dari target kinerja Kabupaten Tanah Laut yang lebih dari 50 persen dari target Sikomandan Provinsi Kalimantan Selatan, keaktifan petugas yang lebih dari 95 persen dalam melaporkan kegiatan yang dilaksanakan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), dan persentase nilai kebuntingan hasil inseminasi buatan yang lebih tinggi dari kabupaten lainnya dan target akseptor mencapai 100 persen dengan capaian angka kelahiran sejumlah 15.477 ekor di tahun 2020.

“Jika kemudian dipelihara, dibesarkan dan dijual dengan harga per ekor pedet 10 juta rupiah, menghasilkan 150 miliar lebih. Inilah nilai yang diperoleh para peternak yang turut serta mendukung kegiatan Sikomandan,” sebutnya.

Dia berharap  pada tahun 2021, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut bisa kembali dapat merealisasikan dari target yang telah diberikan dalam pelaksanaan Sikomandan Tahun 2021.

Kepala Bidang Perbibitan, Produksi dan Pakan Disnakkeswan Tanah Laut Ferry Kusmana secara terpisah menyampaikan, bahwa berdasarkan laporan yang masuk pada Tahun 2020. Target Pelaksanaan Inseminasi Buatan Program Sikomandan di Kabupaten Tanah Laut sejumlah 19.554 ekor, realisasi pelaksanaan Inseminasi Buatan sejumlah 20.033 ekor Akseptor IB atau 102,45 persen dari target.

“Untuk angka kebuntingan yang ditargetkan dalam program ini sejumlah 15.402 ekor, dan yang terealisasi adalah 18.565 ekor atau 120,54 persen dari target.  Adapun untuk target kelahiran sejumlah 15.330 ekor dan berdasarkan laporan pada Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) per Desember 2020  mencapai 100,96 persen atau 15.477 ekor,” Jelasnya.

Lebih lanjut Ferry mengatakan ini merupakan hasil dari kerja keras kawan-kawan para Inseminator, Paramedik dan Petugas Teknis Peternakan lainnya. Bekerjasama dengan para Peternak se Kabupaten Tanah Laut dalam mendukung Kegiatan Sikomandan.

“Adapun untuk tahun 2021 Kabupaten Tanah Laut diberikan target untuk melaksanakan Inseminasi Buatan sebanyak 22.060 ekor, target Kebuntingan 16.460 ekor dan target Kelahiran 16.640 ekor,” tutupnya. (mr-156/al/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/