alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Daya Juang Kejar Ketinggalan

SOLO – Barito Putera secara dramatis berhasil terhindar dari kekalahan. Padahal tertinggal tiga gol atas lawannya PSIS Semarang di laga perdana grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3) malam.

Tim Mahesa Jenar langsung memborong tiga gol dari Fandi Eko Utomo, Hari Nur Yulianto, dan Komarudin. Itu membuat skuat besutan Djanur menutup babak pertama dalam posisi sulit.

Barito baru bangkit setelah pemain asing yang berstatus seleksi, Donald Bissa menciptakan gol cepat pada awal babak kedua. Barito kembali memperkecil kedudukan lewat gol Bayu Pradana pada menit 84. Akhirnya bermain imbang 3-3 berkat tendangan bebas Rizky Pora pada masa injury time.

Favehotel Banjarmasin

“Kami bisa mengejar ketertinggalan tentunya karena daya juang pemain yang meningkat. Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan pertama hari ini dengan hasil satu poin,” kata Djajang dalam jumpa pers secara virtual usai pertandingan.

Barito memang mengubah strategi pada babak kedua. “Kami lebih berani memainkan bola di tengah. Tidak hanya bermain melebar. Tapi, kami berani menusuk di depan,” sambungnya.

Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury cukup puas dengan hasil tersebut. Meski gagal meraih tiga poin di depan mata, Imran menilai para pemain sudah tampil luar biasa. “Tadi sangat bangga, bahagia. Persiapan hanya dua pekan, tapi anak-anak tampil luar biasa. Inilah sepak bola. Kami lebih unggul dahulu, dan berakhir imbang,” kata Imran.

Pandangan berbeda diungkapkan Hari Nur Yulianto yang turut mencatatkan nama di papan skor. Ia kecewa atas hasil imbang itu sebab PSIS tinggal selangkah lagi meraih kemenangan. “Saya sedikit kecewa karena sudah unggul lebih dahulu. Tapi bagaimanapun hasil ini perlu disyukuri,” tuntasnya.(bir/dye/ema)

SOLO – Barito Putera secara dramatis berhasil terhindar dari kekalahan. Padahal tertinggal tiga gol atas lawannya PSIS Semarang di laga perdana grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3) malam.

Tim Mahesa Jenar langsung memborong tiga gol dari Fandi Eko Utomo, Hari Nur Yulianto, dan Komarudin. Itu membuat skuat besutan Djanur menutup babak pertama dalam posisi sulit.

Barito baru bangkit setelah pemain asing yang berstatus seleksi, Donald Bissa menciptakan gol cepat pada awal babak kedua. Barito kembali memperkecil kedudukan lewat gol Bayu Pradana pada menit 84. Akhirnya bermain imbang 3-3 berkat tendangan bebas Rizky Pora pada masa injury time.

Favehotel Banjarmasin

“Kami bisa mengejar ketertinggalan tentunya karena daya juang pemain yang meningkat. Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan pertama hari ini dengan hasil satu poin,” kata Djajang dalam jumpa pers secara virtual usai pertandingan.

Barito memang mengubah strategi pada babak kedua. “Kami lebih berani memainkan bola di tengah. Tidak hanya bermain melebar. Tapi, kami berani menusuk di depan,” sambungnya.

Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury cukup puas dengan hasil tersebut. Meski gagal meraih tiga poin di depan mata, Imran menilai para pemain sudah tampil luar biasa. “Tadi sangat bangga, bahagia. Persiapan hanya dua pekan, tapi anak-anak tampil luar biasa. Inilah sepak bola. Kami lebih unggul dahulu, dan berakhir imbang,” kata Imran.

Pandangan berbeda diungkapkan Hari Nur Yulianto yang turut mencatatkan nama di papan skor. Ia kecewa atas hasil imbang itu sebab PSIS tinggal selangkah lagi meraih kemenangan. “Saya sedikit kecewa karena sudah unggul lebih dahulu. Tapi bagaimanapun hasil ini perlu disyukuri,” tuntasnya.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/