alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Dikira Cuma Masuk Angin, Cewek Jakarta Meregang Nyawa di Hotel Banjarmasin

BANJARMASIN – Perempuan 33 tahun ini ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 302 Save Hotel di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, kemarin (17/3).

Namanya Aucha Nashayu Intan, lahir di Bandung dan tinggal di Penjaringan, Jakarta Utara.

Dia check in pada Senin (15/3) subuh bersama teman prianya. Namanya Muhammad Lutfi, 24 tahun, warga Jalan Sutoyo S Banjarmasin Tengah.

Favehotel Banjarmasin

Malamnya, ia tampak baik-baik saja. Tapi paginya mendadak merintih kesakitan karena nyeri di dada dan sulit bernapas.

Lutfi coba mencarikan bantuan kepada pegawai hotel. Sempat dikasih bawang merah, bahkan dibawakan tukang urut (pijat). Dikira cuma karena masuk angin.

“Menurut keterangan pegawai hotel, ketika teman prianya mengantarkan pulang si tukang urut, korban dititipkan kepada pegawai hotel,” kata Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Susilo.

Selama ditinggalkan, keadaan Aucha terus memburuk. Apalagi Lutfi tak kunjung muncul, pegawai hotel pun panik.

“Ketika ditinggal, tak diketahui bahwa korban sudah tak bernyawa. Dari pemeriksaan, tak ada tanda-tanda kekerasan,” tambahnya.

Kesimpulan sementara murni karena penyakit. Polisi masih mencari Lutfi yang menghilang tanpa jejak. Sembari mencari kontak dengan keluarga korban. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Perempuan 33 tahun ini ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 302 Save Hotel di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, kemarin (17/3).

Namanya Aucha Nashayu Intan, lahir di Bandung dan tinggal di Penjaringan, Jakarta Utara.

Dia check in pada Senin (15/3) subuh bersama teman prianya. Namanya Muhammad Lutfi, 24 tahun, warga Jalan Sutoyo S Banjarmasin Tengah.

Favehotel Banjarmasin

Malamnya, ia tampak baik-baik saja. Tapi paginya mendadak merintih kesakitan karena nyeri di dada dan sulit bernapas.

Lutfi coba mencarikan bantuan kepada pegawai hotel. Sempat dikasih bawang merah, bahkan dibawakan tukang urut (pijat). Dikira cuma karena masuk angin.

“Menurut keterangan pegawai hotel, ketika teman prianya mengantarkan pulang si tukang urut, korban dititipkan kepada pegawai hotel,” kata Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Susilo.

Selama ditinggalkan, keadaan Aucha terus memburuk. Apalagi Lutfi tak kunjung muncul, pegawai hotel pun panik.

“Ketika ditinggal, tak diketahui bahwa korban sudah tak bernyawa. Dari pemeriksaan, tak ada tanda-tanda kekerasan,” tambahnya.

Kesimpulan sementara murni karena penyakit. Polisi masih mencari Lutfi yang menghilang tanpa jejak. Sembari mencari kontak dengan keluarga korban. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/