alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Ratusan Pegawai Ikut Tes Antigen Massal

BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kalsel, Senin (15/3) pagi menggelar rapid test antigen secara massal. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pegawai lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel. Baik yang berstatus ASN, maupun kontrak.

Pelakaanaan tes atigen massal sendiri dipusatkan di Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel di Banjarbaru. Yakni, di depan Kantor Setdaprov Kalsel dan di sekitaran Gedung Idham Chalid.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim menjelaskan, rapid test antigen secara massal bagian dari upaya preventif dalam memutus mata penularan wabah virus corona.

Favehotel Banjarmasin

“Hari ini (kemarin) untuk finding case, setelah itu screening pada semua staf di lingkungan Setdaprov,” katanya kepada sejumlah awak media di sela kegiatan.

Dia mengungkapkan, tes antigen massal diikuti oleh seluruh pegawai di Kantor Setdaprov Kalsel. Serta, sejumlah SKPD yang dicurigai terjadi penularan Covid-19. “Pegawai di semua biro ikut. Termasuk beberapa SKPD, seperti Dinas Kehutanan, Kominfo dan lain-lain,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk bisa melakukan tes terhadap ratusan pegawai, pihaknya membuka 10 pos untuk pelaksanaan swab antigen. “Ada 75 tenaga kesehatan yang diturunkan, juga dibantu oleh PATELKI (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia),” tambahnya.

Apabila dalam tes itu ada pegawai yang teridentifikasi suspek, Muslim menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel telah menyediakan fasilitas karantina di Bapelkes Banjarbaru.

“Pasien positif juga bisa melakukan isolasi secara mandiri, apabila memenuhi persyaratan. Tetapi terpisah dengan orang sekitar atau keluarga lainnya. Lalu, mereka juga bisa ditindaklanjuti melalui perawatan sesuai dengan kondisi klinis,” katanya.

Selain swab antigen, Satgas Covid-19 Kalsel juga menghadirkan fasilitas PCR dalam kegiatan ini. Muslim berharap, upaya tracing dan testing dapat segera tuntas. “Targetnya hari ini selesai semua,” bebernya.

Sementara itu, Hafiz salah seorang pegawai kontrak yang mengikuti tes antigen secara massal mengaku mendukung kegiatan tersebut. “Karena dengan ini kita tahu, apakah kita terpapar virus corona atau tidak,” paparnya.

Menurutnya, kalau seseorang tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi Covid-19 maka bisa jadi akan menularkan ke orang lain. “Kalau sudah tahu, maka kita bisa mengisolasi diri supaya tidak menularkan virus,” pungkasnya. (ris/ran/ema)

BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kalsel, Senin (15/3) pagi menggelar rapid test antigen secara massal. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pegawai lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel. Baik yang berstatus ASN, maupun kontrak.

Pelakaanaan tes atigen massal sendiri dipusatkan di Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel di Banjarbaru. Yakni, di depan Kantor Setdaprov Kalsel dan di sekitaran Gedung Idham Chalid.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim menjelaskan, rapid test antigen secara massal bagian dari upaya preventif dalam memutus mata penularan wabah virus corona.

Favehotel Banjarmasin

“Hari ini (kemarin) untuk finding case, setelah itu screening pada semua staf di lingkungan Setdaprov,” katanya kepada sejumlah awak media di sela kegiatan.

Dia mengungkapkan, tes antigen massal diikuti oleh seluruh pegawai di Kantor Setdaprov Kalsel. Serta, sejumlah SKPD yang dicurigai terjadi penularan Covid-19. “Pegawai di semua biro ikut. Termasuk beberapa SKPD, seperti Dinas Kehutanan, Kominfo dan lain-lain,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk bisa melakukan tes terhadap ratusan pegawai, pihaknya membuka 10 pos untuk pelaksanaan swab antigen. “Ada 75 tenaga kesehatan yang diturunkan, juga dibantu oleh PATELKI (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia),” tambahnya.

Apabila dalam tes itu ada pegawai yang teridentifikasi suspek, Muslim menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel telah menyediakan fasilitas karantina di Bapelkes Banjarbaru.

“Pasien positif juga bisa melakukan isolasi secara mandiri, apabila memenuhi persyaratan. Tetapi terpisah dengan orang sekitar atau keluarga lainnya. Lalu, mereka juga bisa ditindaklanjuti melalui perawatan sesuai dengan kondisi klinis,” katanya.

Selain swab antigen, Satgas Covid-19 Kalsel juga menghadirkan fasilitas PCR dalam kegiatan ini. Muslim berharap, upaya tracing dan testing dapat segera tuntas. “Targetnya hari ini selesai semua,” bebernya.

Sementara itu, Hafiz salah seorang pegawai kontrak yang mengikuti tes antigen secara massal mengaku mendukung kegiatan tersebut. “Karena dengan ini kita tahu, apakah kita terpapar virus corona atau tidak,” paparnya.

Menurutnya, kalau seseorang tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi Covid-19 maka bisa jadi akan menularkan ke orang lain. “Kalau sudah tahu, maka kita bisa mengisolasi diri supaya tidak menularkan virus,” pungkasnya. (ris/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/