alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Peminat Banyak, Vaksinnya Kurang

BANJARMASIN – Program vaksinasi Pemko Banjarmasin disambut antusias. Saking antusiasnya, kiriman vaksin pada termin pertama di tahap kedua ini disinyalir kurang.

Sebanyak 1.490 vial yang tersedia tak bisa menutupi jumlah penerima program vaksinasi.

Menyikapi itu, Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar mengajukan permohonan penambahan vaksin COVID-19 kepada Pemprov Kalsel.

Favehotel Banjarmasin

“Ada 17.000 vial yang kami usulkan. Alhamdulillah, pengajuan usulan itu direspons baik oleh Pj Gubernur Kalsel,” ujarnya belum lama ini di Balai Kota.

Diceritakannya, permintaan yang begitu besar atas vaksin itu datang dari semua kalangan target vaksinasi. Baik lansia, pelayan publik, hingga warga biasa.

Sampai-sampai, pada tanggal merah atau libur nasional, vaksinator di bawah Dinas Kesehatan Banjarmasin masih harus melayani penyuntikan.

Soal vaksin kurang, bukan masalah. Bagi Mukhyar, ini momen bagus untuk meminta kuota vaksin tambahan. “Mumpung masyarakat masih bersemangat,” tukasnya.

Diwartakan sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, terbatasnya stok vaksin menjadi kendala utama program ini.

“Pusat masih sangat terbatas dalam menyuplai vaksin. Sampai sekarang, vaksin yang diterima kurang lebih 12.500 vial,” sebutnya.

Padahal, target vaksinasi berjumlah 55.960 lansia dan 60.560 pelayan publik. “Terlihat, masih banyak sekali yang dibutuhkan,” tutup Machli. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Program vaksinasi Pemko Banjarmasin disambut antusias. Saking antusiasnya, kiriman vaksin pada termin pertama di tahap kedua ini disinyalir kurang.

Sebanyak 1.490 vial yang tersedia tak bisa menutupi jumlah penerima program vaksinasi.

Menyikapi itu, Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar mengajukan permohonan penambahan vaksin COVID-19 kepada Pemprov Kalsel.

Favehotel Banjarmasin

“Ada 17.000 vial yang kami usulkan. Alhamdulillah, pengajuan usulan itu direspons baik oleh Pj Gubernur Kalsel,” ujarnya belum lama ini di Balai Kota.

Diceritakannya, permintaan yang begitu besar atas vaksin itu datang dari semua kalangan target vaksinasi. Baik lansia, pelayan publik, hingga warga biasa.

Sampai-sampai, pada tanggal merah atau libur nasional, vaksinator di bawah Dinas Kesehatan Banjarmasin masih harus melayani penyuntikan.

Soal vaksin kurang, bukan masalah. Bagi Mukhyar, ini momen bagus untuk meminta kuota vaksin tambahan. “Mumpung masyarakat masih bersemangat,” tukasnya.

Diwartakan sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, terbatasnya stok vaksin menjadi kendala utama program ini.

“Pusat masih sangat terbatas dalam menyuplai vaksin. Sampai sekarang, vaksin yang diterima kurang lebih 12.500 vial,” sebutnya.

Padahal, target vaksinasi berjumlah 55.960 lansia dan 60.560 pelayan publik. “Terlihat, masih banyak sekali yang dibutuhkan,” tutup Machli. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/