alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Lantik PAW Jombang

BATULICIN – Wakil Bupati Tanah Bumbu M Rusli melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawarata Desa (BPD) Jombang dan Al Kautsar, Selasa (9/3) di panggung Kantor Camat Satui.

Ada dua orang yang dilantik, yaitu Sunarti menggantikan Hartini, anggota BPD Jombang periode 2019-2025. Dan M Abdul Razak menggantikan Handaya Wicaksana, anggota BPD Al Kautsar periode 2017-2023.

Pelantikan ini dirangkai dengan peningkatan kapasitas anggota BPD se Kecamatan Satui yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bersama Pemerintah Kecamatan Satui.

Favehotel Banjarmasin

Rusli menyampaikan, para anggota BPD merupakan pewakilan yang dipilih masyarakat sebagai bagian dalam pemerintahan desa, sekaligus sebagai wujud demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Sebagai unsur pemerintahan desa, kepala desa dan BPD adalah mitra,” ujarnya.

Ia menekankan, dalam membangun sebuah wilayah, bukan hanya semangat dan kerja keras yang diperlukan, namun rasa kebersamaan, sinergitas dan gotong royong juga harus menyertai.

Kemudian, terkait kegiatan peningkatan kapasitas anggota BPD, saat ini kondisi wilayah dan masyarakatnya terus bergerak secara dinamis, baik sosial maupun ekonomi. Karena itu para anggota BPD harus berperan aktif dalam prosesnya. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Wakil Bupati Tanah Bumbu M Rusli melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawarata Desa (BPD) Jombang dan Al Kautsar, Selasa (9/3) di panggung Kantor Camat Satui.

Ada dua orang yang dilantik, yaitu Sunarti menggantikan Hartini, anggota BPD Jombang periode 2019-2025. Dan M Abdul Razak menggantikan Handaya Wicaksana, anggota BPD Al Kautsar periode 2017-2023.

Pelantikan ini dirangkai dengan peningkatan kapasitas anggota BPD se Kecamatan Satui yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bersama Pemerintah Kecamatan Satui.

Favehotel Banjarmasin

Rusli menyampaikan, para anggota BPD merupakan pewakilan yang dipilih masyarakat sebagai bagian dalam pemerintahan desa, sekaligus sebagai wujud demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Sebagai unsur pemerintahan desa, kepala desa dan BPD adalah mitra,” ujarnya.

Ia menekankan, dalam membangun sebuah wilayah, bukan hanya semangat dan kerja keras yang diperlukan, namun rasa kebersamaan, sinergitas dan gotong royong juga harus menyertai.

Kemudian, terkait kegiatan peningkatan kapasitas anggota BPD, saat ini kondisi wilayah dan masyarakatnya terus bergerak secara dinamis, baik sosial maupun ekonomi. Karena itu para anggota BPD harus berperan aktif dalam prosesnya. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/