alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Kompak Berbagi Tugas: Suami Bobol Kios, Istri Bantu Jual Barang Curian

BANJARMASIN – Pasangan suami istri ini kompak sekali dalam urusan kejahatan. Suami membobol ritel dan kios ponsel, sedangkan istrinya menjual barang hasil curian.

Mereka adalah Ali Akbar Jailani (42) yang punya julukan Ijai Kunat dan Fatimah (40).

Keluarga asal Kompleks Herlina Keruwing I Sungai Andai, Banjarmasin Utara ini dibekuk Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin pada Senin (1/3) malam di Jalan Anang Adenansi, Banjarmasin Tengah.

Favehotel Banjarmasin

Sementara teman Ijai Kunat yang kerap membantunya, Rahman Nulhakim (42) ditangkap Selasa (2/3) dini hari. Ketika warga Jalan Haryono MT Gang Belasung itu sedang menjaga parkir.

Kasus ini berawal dari laporan Toko Phone Borneo di Jalan Pangeran Hidayatullah yang dibobol pada Minggu (28/2) dini hari. Sebanyak 41 unit smartphone baik baru maupun bekas digondol. Korban menderita kerugian hingga Rp170 juta.

Nah, pada 22 Januari, ada laporan pembobolan ritel Indomaret di Jalan Haryono MT, dekat Tugu Kelabau. Kerugiannya sekitar Rp81,7 juta.

Satu bulan kemudian, pada 5 Februari, giliran ritel Indomaret di Jalan Anang Adenansi yang dibobol. Kerugiannya sekitar Rp19 juta.

Polisi melihat kesamaan dari rentetan laporan ini. Yakni, menggunakan cairan kimia khusus untuk melunakkan beton.

“Cairan itu disapukan sampai meresap ke tembok. Ditunggu beberapa menit, begitu bereaksi, tembok pun melunak. Jadi mereka tak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk menjebol temboknya,” beber Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Alfian Tri Permadi, kemarin (3/3).

Dia mengakui, kawanan pelaku bekerja dengan rapi. “Mereka survei dulu ke lapangan. Memantau situasi dan kondisi target. Pagi hari saat sepi baru beraksi,” tambahnya.

Polisi menyita bahan-bahan kimia, gergaji, linggis, pisau dan gunting.

Ditambah lima buah ponsel yang belum sempat dijual. “Si istri menawarkan barang-barang curian itu kepada peminat,” jelasnya.

Ijai dan Rahman berkolaborasi pada pembobolan dua ritel. Sementara untuk kios ponsel, Ijai beraksi sendirian. “Mereka kami jerat Pasal 363 KUHP,” tutup Alfian.

Penyelidikan kasus ini melibatkan Macan Polresta, dibantu Resmob Polda Kalsel dan Buser Polsek Banjarmasin Tengah. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Pasangan suami istri ini kompak sekali dalam urusan kejahatan. Suami membobol ritel dan kios ponsel, sedangkan istrinya menjual barang hasil curian.

Mereka adalah Ali Akbar Jailani (42) yang punya julukan Ijai Kunat dan Fatimah (40).

Keluarga asal Kompleks Herlina Keruwing I Sungai Andai, Banjarmasin Utara ini dibekuk Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin pada Senin (1/3) malam di Jalan Anang Adenansi, Banjarmasin Tengah.

Favehotel Banjarmasin

Sementara teman Ijai Kunat yang kerap membantunya, Rahman Nulhakim (42) ditangkap Selasa (2/3) dini hari. Ketika warga Jalan Haryono MT Gang Belasung itu sedang menjaga parkir.

Kasus ini berawal dari laporan Toko Phone Borneo di Jalan Pangeran Hidayatullah yang dibobol pada Minggu (28/2) dini hari. Sebanyak 41 unit smartphone baik baru maupun bekas digondol. Korban menderita kerugian hingga Rp170 juta.

Nah, pada 22 Januari, ada laporan pembobolan ritel Indomaret di Jalan Haryono MT, dekat Tugu Kelabau. Kerugiannya sekitar Rp81,7 juta.

Satu bulan kemudian, pada 5 Februari, giliran ritel Indomaret di Jalan Anang Adenansi yang dibobol. Kerugiannya sekitar Rp19 juta.

Polisi melihat kesamaan dari rentetan laporan ini. Yakni, menggunakan cairan kimia khusus untuk melunakkan beton.

“Cairan itu disapukan sampai meresap ke tembok. Ditunggu beberapa menit, begitu bereaksi, tembok pun melunak. Jadi mereka tak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk menjebol temboknya,” beber Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Alfian Tri Permadi, kemarin (3/3).

Dia mengakui, kawanan pelaku bekerja dengan rapi. “Mereka survei dulu ke lapangan. Memantau situasi dan kondisi target. Pagi hari saat sepi baru beraksi,” tambahnya.

Polisi menyita bahan-bahan kimia, gergaji, linggis, pisau dan gunting.

Ditambah lima buah ponsel yang belum sempat dijual. “Si istri menawarkan barang-barang curian itu kepada peminat,” jelasnya.

Ijai dan Rahman berkolaborasi pada pembobolan dua ritel. Sementara untuk kios ponsel, Ijai beraksi sendirian. “Mereka kami jerat Pasal 363 KUHP,” tutup Alfian.

Penyelidikan kasus ini melibatkan Macan Polresta, dibantu Resmob Polda Kalsel dan Buser Polsek Banjarmasin Tengah. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

Dua Dibekuk, Satu DPO

Karyawati Gelapkan Uang Perusahaan

Jasad Itu Ternyata Masinis Kapal

Giliran Anak Wahid Jadi Saksi

/