alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 6 July 2022

Kalsel Usul Tiga Proyek Prioritas

BANJARBARU – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA mengusulkan tiga proyek prioritas untuk mendukung Program Prioritas Nasional tahun 2022 pada Rakorgub 2021 secara virtual yang digelar Bappenas baru-baru tadi.

Tiga proyek tersebut yakni pemulihan daerah aliran sungai kritis, pengembangan wilayah metropolitan dan penguatan jaminan usaha korporasi petani nelayan.

Safrizal mengatakan, proyek pemulihan daerah aliran sungai kritis yang mereka usulkan meliputi normalisasi Sungai Martapura, rehabilitasi Daerah aliran sungai (DAS) Barito dan pembangunan embung jaro di Tabalong.

Sedangkan usulan pengembangan wilayah metropolitan, dia mengungkapkan, meliputi pembangunan jalan lintas Banjarmasin-Batulicin dan pembangunan pusat jantung terpadu RSUD Ulin Banjarmasin. Serta penataan kawasan permukiman, seperti air minum, sanitasi,RTLH dan kawasan permukiman kumuh.

“Juga kawasan karet, sarpras koporasi petani padi dan pembangunan pusat distribusi regional PDR di KSN Banjarmasin untuk pengendalian inflasi,” ungkapnya didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira.

Sedangkan usulan ketiga, kata Safrizal penguatan jaminan usaha korporasi petani nelayan meliputi kawasan karet, sarana prasarana korporasi petani padi dan pembangunan pusat distribusi regional di KSN Banjarmasin.

Dirinya berharap, Bappenas memberikan dukungan penuh sehingga dapat mengakomodir usulan dari Pemprov Kalsel. “Besar harapan kami agar kegiatan yang kami usulkan dapat diakomodir dalam rencana kerja pemerintah tahun 2022,” harapnya.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan setiap daerah harus mengusulkan tiga proyek prioritas yang paling berdampak signifikan untuk kesejahteraan masyarakat dan memiliki daya ungkit besar terhadap perekonomian Indonesia.

“Ketiga usulan paling prioritas ini dapat dipilih dari proyek yang direncanakan dalam RPJMN 2020-2024, maupun proyek lain dari pemerintah daerah untuk mendukung prioritas nasional,”paparnya.

Hal ini menurutnya penting, agar berbagai rencana proyek prioritas strategis yang diusulkan dapat diimplementasikan dengan lebih terukur dan mempertimbangkan kesiapan daerah. (ris/ran/ema)

BANJARBARU – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA mengusulkan tiga proyek prioritas untuk mendukung Program Prioritas Nasional tahun 2022 pada Rakorgub 2021 secara virtual yang digelar Bappenas baru-baru tadi.

Tiga proyek tersebut yakni pemulihan daerah aliran sungai kritis, pengembangan wilayah metropolitan dan penguatan jaminan usaha korporasi petani nelayan.

Safrizal mengatakan, proyek pemulihan daerah aliran sungai kritis yang mereka usulkan meliputi normalisasi Sungai Martapura, rehabilitasi Daerah aliran sungai (DAS) Barito dan pembangunan embung jaro di Tabalong.

Sedangkan usulan pengembangan wilayah metropolitan, dia mengungkapkan, meliputi pembangunan jalan lintas Banjarmasin-Batulicin dan pembangunan pusat jantung terpadu RSUD Ulin Banjarmasin. Serta penataan kawasan permukiman, seperti air minum, sanitasi,RTLH dan kawasan permukiman kumuh.

“Juga kawasan karet, sarpras koporasi petani padi dan pembangunan pusat distribusi regional PDR di KSN Banjarmasin untuk pengendalian inflasi,” ungkapnya didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira.

Sedangkan usulan ketiga, kata Safrizal penguatan jaminan usaha korporasi petani nelayan meliputi kawasan karet, sarana prasarana korporasi petani padi dan pembangunan pusat distribusi regional di KSN Banjarmasin.

Dirinya berharap, Bappenas memberikan dukungan penuh sehingga dapat mengakomodir usulan dari Pemprov Kalsel. “Besar harapan kami agar kegiatan yang kami usulkan dapat diakomodir dalam rencana kerja pemerintah tahun 2022,” harapnya.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan setiap daerah harus mengusulkan tiga proyek prioritas yang paling berdampak signifikan untuk kesejahteraan masyarakat dan memiliki daya ungkit besar terhadap perekonomian Indonesia.

“Ketiga usulan paling prioritas ini dapat dipilih dari proyek yang direncanakan dalam RPJMN 2020-2024, maupun proyek lain dari pemerintah daerah untuk mendukung prioritas nasional,”paparnya.

Hal ini menurutnya penting, agar berbagai rencana proyek prioritas strategis yang diusulkan dapat diimplementasikan dengan lebih terukur dan mempertimbangkan kesiapan daerah. (ris/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/