alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Thursday, 7 July 2022

Pasca Didemo, Manajemen Citraland Akan Lakukan Normalisasi Sungai

BANJARMASIN – Pasca aksi protes warga, manajemen Citraland memberikan keterangan resmi terkait genangan yang menggenangi perumahan elit tersebut.

Diungkapkan Stephanus perwakilan manajemen Citraland, dari hari pertama pihaknya sudah koordinasi dengan RT setempat untuk mengatasi persoalan banjir. “Kami sudah sediakan mobil derek untuk memindahkan kendaraan penghuni yang tidak bisa melewati banjir dan kita bantu juga kalau mau memindahkan barang-barang,” katanya didampingi Yosef, perwakilan manajemen Citraland lainnya, Selasa (26/1).

Yosef menambahkan, untuk menahan jumlah debit air pihaknya juga sudah memasang 10 unit pompa berukuran besar dan membuat bendungan sementara di kawasan sekolahan dan airnya dibuang ke Sungai Kalaka di samping perumahan.

“Kami akui ini banjir terbesar dan melanda beberapa daerah di Kalsel. Kami hingga sekarang terus berusaha mengurangi debit air di kawasan perumahan,” tandasnya.

Diungkapkan Yosef, selain jangka pendek, pihaknya juga melakukan rencana jangka panjang dengan membuat penampungan air permanen dengan pintu air yang dibuat buka tutup. Pihaknya juga akan melakukan normalisasi Sungai Kalaka dengan menurunkan alat berat untuk mengeruk sungai dan membersihkan sungai.

Pada kesempatan tersebut, manajemen Citraland membantah jika genangan disebabkan drainase. Sejak awal dibangun, pengembang sudah memikirkan matang sirkulasi air. “Kami akan terus melakukan upaya untuk mengurangi genangan, termasuk normalisasi sungai agar tahun depan kawasan ini bisa bebas banjir,” pungkasnya. (sya/ij/bin)

BANJARMASIN – Pasca aksi protes warga, manajemen Citraland memberikan keterangan resmi terkait genangan yang menggenangi perumahan elit tersebut.

Diungkapkan Stephanus perwakilan manajemen Citraland, dari hari pertama pihaknya sudah koordinasi dengan RT setempat untuk mengatasi persoalan banjir. “Kami sudah sediakan mobil derek untuk memindahkan kendaraan penghuni yang tidak bisa melewati banjir dan kita bantu juga kalau mau memindahkan barang-barang,” katanya didampingi Yosef, perwakilan manajemen Citraland lainnya, Selasa (26/1).

Yosef menambahkan, untuk menahan jumlah debit air pihaknya juga sudah memasang 10 unit pompa berukuran besar dan membuat bendungan sementara di kawasan sekolahan dan airnya dibuang ke Sungai Kalaka di samping perumahan.

“Kami akui ini banjir terbesar dan melanda beberapa daerah di Kalsel. Kami hingga sekarang terus berusaha mengurangi debit air di kawasan perumahan,” tandasnya.

Diungkapkan Yosef, selain jangka pendek, pihaknya juga melakukan rencana jangka panjang dengan membuat penampungan air permanen dengan pintu air yang dibuat buka tutup. Pihaknya juga akan melakukan normalisasi Sungai Kalaka dengan menurunkan alat berat untuk mengeruk sungai dan membersihkan sungai.

Pada kesempatan tersebut, manajemen Citraland membantah jika genangan disebabkan drainase. Sejak awal dibangun, pengembang sudah memikirkan matang sirkulasi air. “Kami akan terus melakukan upaya untuk mengurangi genangan, termasuk normalisasi sungai agar tahun depan kawasan ini bisa bebas banjir,” pungkasnya. (sya/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/