alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Sungai Nagara Meluap, Puluhan Rumah di Daha Tergenang

KANDANGAN – Sungai Nagara yang merupakan sub daerah aliran sungai (DAS) dari empat kabupaten dengan DAS Barito, airnya meluap. Akibantnya menyebabkan puluhan rumah tersebar di dua Kecamatan Daha, Daha Utara dan Selatan, tergenang air.

Air Sungai Nagara meluap menyebabkan rumah warga tergenang terjadi mulai Kamis (21/1) lalu. Saat ini ketinggian airnya sudah mencapai sekitar 3 sampai 5 sentimeter.

Berdasarkan data Kecamatan Daha Selatan, rumah warga yang tergenang terdapat di delapan desa. Yaitu Habirau, Banua Hanyar, Samuda, Sungai Pinang, Baruh Jaya, Pihanin Raya, Tambangan dan Bayanan. Total ada 38 rumah warga yang tergenang air. Sedangkan jalan ada beberapa titik yang tergenang air, tapi masih aman untuk dilewati pengendara roda dua dan empat.

Favehotel Banjarmasin

Rincian rumah tergenang air di Kecamatan Daha Selatan, yaitu Habirau sebanyak 10 unit rumah, Banua Hanyar 8 unit rumah, Samuda 2 unit rumah, Sungai Pinang 2 rumah, Baruh Jaya 4 rumah, Pihanin Raya 10 rumah, Tambangan 1 rumah dan Bayanan 1 rumah.

Sementara rumah warga tergenang air di Kecamatan Daha Utara terjadi mulai Minggu (24/1) tadi, terdapat di 12 desa. Yaitu Taluk Haur, Paharangan, Hakurung, Sungai Mandala, Pakapuran Kacil, Panggandingan, Hamayung, Balah Paikat, Tambak Bitin, Mandala Murung Masjid, Murung Raya dan Desa Hamayung Utara. Total ada 26 rumah warga yang tergenang air.

Camat Daha Selatan Nafarin mengatakan puluhan warga yang rumahnya tergenang air saat ini masih bertahan di rumah masing-masing. “Warga yang rumahnya tergenang air tidak mengungsi dengan meninggikan lantai supaya bisa beristirahat di rumah,” ujarnya.

Saat ini Kecamatan sudah mendirikan posko induk di kecamatan dan warga juga sudah mendapatkan bantuan paket sembako dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemprov Kalsel.

Mengantisipasi debit air Sungai Nagara semakin meninggi, Kecamatan Daha Selatan juga sudah menyiapkan lokasi evakuasi, jika diperlukan. “Lokasi evakuasi warga direncanakan gedung badminton, SMKN 1 Daha Selatan, kantor camat dan Perpustakaan Daha Selatan,” tutur Nafarin. (shn/ema)

KANDANGAN – Sungai Nagara yang merupakan sub daerah aliran sungai (DAS) dari empat kabupaten dengan DAS Barito, airnya meluap. Akibantnya menyebabkan puluhan rumah tersebar di dua Kecamatan Daha, Daha Utara dan Selatan, tergenang air.

Air Sungai Nagara meluap menyebabkan rumah warga tergenang terjadi mulai Kamis (21/1) lalu. Saat ini ketinggian airnya sudah mencapai sekitar 3 sampai 5 sentimeter.

Berdasarkan data Kecamatan Daha Selatan, rumah warga yang tergenang terdapat di delapan desa. Yaitu Habirau, Banua Hanyar, Samuda, Sungai Pinang, Baruh Jaya, Pihanin Raya, Tambangan dan Bayanan. Total ada 38 rumah warga yang tergenang air. Sedangkan jalan ada beberapa titik yang tergenang air, tapi masih aman untuk dilewati pengendara roda dua dan empat.

Favehotel Banjarmasin

Rincian rumah tergenang air di Kecamatan Daha Selatan, yaitu Habirau sebanyak 10 unit rumah, Banua Hanyar 8 unit rumah, Samuda 2 unit rumah, Sungai Pinang 2 rumah, Baruh Jaya 4 rumah, Pihanin Raya 10 rumah, Tambangan 1 rumah dan Bayanan 1 rumah.

Sementara rumah warga tergenang air di Kecamatan Daha Utara terjadi mulai Minggu (24/1) tadi, terdapat di 12 desa. Yaitu Taluk Haur, Paharangan, Hakurung, Sungai Mandala, Pakapuran Kacil, Panggandingan, Hamayung, Balah Paikat, Tambak Bitin, Mandala Murung Masjid, Murung Raya dan Desa Hamayung Utara. Total ada 26 rumah warga yang tergenang air.

Camat Daha Selatan Nafarin mengatakan puluhan warga yang rumahnya tergenang air saat ini masih bertahan di rumah masing-masing. “Warga yang rumahnya tergenang air tidak mengungsi dengan meninggikan lantai supaya bisa beristirahat di rumah,” ujarnya.

Saat ini Kecamatan sudah mendirikan posko induk di kecamatan dan warga juga sudah mendapatkan bantuan paket sembako dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemprov Kalsel.

Mengantisipasi debit air Sungai Nagara semakin meninggi, Kecamatan Daha Selatan juga sudah menyiapkan lokasi evakuasi, jika diperlukan. “Lokasi evakuasi warga direncanakan gedung badminton, SMKN 1 Daha Selatan, kantor camat dan Perpustakaan Daha Selatan,” tutur Nafarin. (shn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/