alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Diburu Sebulan, Pengedar Sabu di Cempaka Dicokok

BANJARBARU – Dua pengedar sabu-sabu diringkus jajaran Polsek Banjarbaru Timur. Kedua tersangka ini diamankan di waktu yang bersamaan kemarin. Penangkapan berlangsung secara dua tahap. Yakni tersangka pertama dicokok duluan, baru merujuk ke tersangka lainnya. Keduanya juga diketahui sama-sama merupakan warga Sungai Tiung Cempaka.

Kedua tersangka ini adalah Ali Topan (29) dan Eyeng (35). Secara alur, Eyeng lebih dulu diringkus baru kemudian kepada Ali Topan. Sebelum berhasil diamankan, keduanya sempat berdalih tidak terlibat dalam bisnis haram ini.

“Mereka sempat tidak mengaku, namun kami sudah mendapati data dan laporan. Kedua orang ini memang berstatus TO (Target Operasi) kita untuk peredaran narkotika jenis sabu,” kata Kapolsek Banjarbaru Timur, Iptu Khamdari yang memimpin penangkapan.

Favehotel Banjarmasin

Untuk wilayah peredaran sendiri, Kapolsek mengatakan jika duo tersangka ini khusus di wilayah Kecamatan Cempaka. Mereka mengedarkan sabu dari tangan ke tangan.

“Memang kalau dari tangan Ali Topan kita tidak mendapati barang bukti sabu-sabu, namun mengamankan uang sebesar 350 ribu rupiah hasil penjualan. Untuk tersangka Eyeng ada barbuk 0,28 gram sabu kita amankan,” katanya.

Baik Eyeng atau Ali Topan kata Kapolsek sudah diburu mereka sejak kurang lebih satu bulan terakhir. Penangkapan sendiri katanya usai pihaknya mendapat laporan soal keberadaan mereka.

“Setelah kita pastikan ternyata itu benar mereka. Pertama kami dapat informasi dari masyarakat soal peredaran narkotika ini, setelah diselidiki mengarahkan kita kepada kedua tersangka ini,” ujarnya.

Adapun, kasus ini tegas Kapolsek akan terus dikembangkan. Karena dikhawatirkan ada tersangka lain yang lebih tinggi perannya dalam mengatur peredaran barang haram ini.

“Kita masih terus kembangkan, karena bisa saja ada potensi mengarah kepada tersangka yang punya peran lebih besar. Kembali kita ingatkan agar warga dapat pro aktif melaporkan jika ada indikasi-indikasi transaksi narkotika di wilayahnya,” tuntasnya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Dua pengedar sabu-sabu diringkus jajaran Polsek Banjarbaru Timur. Kedua tersangka ini diamankan di waktu yang bersamaan kemarin. Penangkapan berlangsung secara dua tahap. Yakni tersangka pertama dicokok duluan, baru merujuk ke tersangka lainnya. Keduanya juga diketahui sama-sama merupakan warga Sungai Tiung Cempaka.

Kedua tersangka ini adalah Ali Topan (29) dan Eyeng (35). Secara alur, Eyeng lebih dulu diringkus baru kemudian kepada Ali Topan. Sebelum berhasil diamankan, keduanya sempat berdalih tidak terlibat dalam bisnis haram ini.

“Mereka sempat tidak mengaku, namun kami sudah mendapati data dan laporan. Kedua orang ini memang berstatus TO (Target Operasi) kita untuk peredaran narkotika jenis sabu,” kata Kapolsek Banjarbaru Timur, Iptu Khamdari yang memimpin penangkapan.

Favehotel Banjarmasin

Untuk wilayah peredaran sendiri, Kapolsek mengatakan jika duo tersangka ini khusus di wilayah Kecamatan Cempaka. Mereka mengedarkan sabu dari tangan ke tangan.

“Memang kalau dari tangan Ali Topan kita tidak mendapati barang bukti sabu-sabu, namun mengamankan uang sebesar 350 ribu rupiah hasil penjualan. Untuk tersangka Eyeng ada barbuk 0,28 gram sabu kita amankan,” katanya.

Baik Eyeng atau Ali Topan kata Kapolsek sudah diburu mereka sejak kurang lebih satu bulan terakhir. Penangkapan sendiri katanya usai pihaknya mendapat laporan soal keberadaan mereka.

“Setelah kita pastikan ternyata itu benar mereka. Pertama kami dapat informasi dari masyarakat soal peredaran narkotika ini, setelah diselidiki mengarahkan kita kepada kedua tersangka ini,” ujarnya.

Adapun, kasus ini tegas Kapolsek akan terus dikembangkan. Karena dikhawatirkan ada tersangka lain yang lebih tinggi perannya dalam mengatur peredaran barang haram ini.

“Kita masih terus kembangkan, karena bisa saja ada potensi mengarah kepada tersangka yang punya peran lebih besar. Kembali kita ingatkan agar warga dapat pro aktif melaporkan jika ada indikasi-indikasi transaksi narkotika di wilayahnya,” tuntasnya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

Dua Dibekuk, Satu DPO

Karyawati Gelapkan Uang Perusahaan

Jasad Itu Ternyata Masinis Kapal

Giliran Anak Wahid Jadi Saksi

/