alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Kompleks Elit Terendam, Warga Citraland Bunyikan Klakson Mobil-Mobil Mewah

BANJARMASIN – Bencana banjir di Kalsel tak hanya menyasar masyarakat kampung, namun warga di kompleks elite juga merasakannya. Di perumahan Citraland, Jalan A Yani Km 8, Kabupaten Banjar, warga sampai menggelar aksi, Senin (25/1). Mereka membunyikan klakson mobil-mobil mewah sebagai tanda protes.

Aksi itu dihelat karena sudah hampir dua pekan, beberapa cluster rumah di sana terendam air. Warga harus berjibaku dengan banjir yang menggenangi jalan. Hingga kemarin, air belum juga surut. Padahal, di lingkungan kompleks perumahan lain, juga di permukiman warga sekitar, rendaman air mulai berangsur turun.

Beberapa perwakilan penghuni Citraland akhirnya mendatangi manajemen perusahan. Mereka mempertanyakan banjir yang tidak surut-surut itu. “Di perumahan lain sudah surut. Di sini justru tidak turun-turun. Hampir dua minggu, kami menaruh mobil di luar perumahan karena air masih tinggi,”  ungkap Edy, salah satu warga.

Favehotel Banjarmasin

Ia menyebut, perumahan yang sudah kering tersebut kelasnya biasa saja. Sementara Citraland, rumahnya bernilai miliaran rupiah. Namun, mengapa harus terendam dalam waktu lama. “Kami ingin air segera bersih dalam satu dua hari ini,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Didi, warga Citraland yang lain. Ia mendesak manajemen untuk melakukan tindakan cepat dan tepat. Agar para penghuni perumahan tetap aman dan nyaman.

Perwakilan warga Citraland yang demo diterima Matius, perwakilan perusahaan. Ia mengaku sudah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi persoalan banjir yang terjadi. “Besok (hari ini.Red), kami akan langsung terjun untuk melakukan pengecekan di lapangan,” tandasnya. (sya/ema)

BANJARMASIN – Bencana banjir di Kalsel tak hanya menyasar masyarakat kampung, namun warga di kompleks elite juga merasakannya. Di perumahan Citraland, Jalan A Yani Km 8, Kabupaten Banjar, warga sampai menggelar aksi, Senin (25/1). Mereka membunyikan klakson mobil-mobil mewah sebagai tanda protes.

Aksi itu dihelat karena sudah hampir dua pekan, beberapa cluster rumah di sana terendam air. Warga harus berjibaku dengan banjir yang menggenangi jalan. Hingga kemarin, air belum juga surut. Padahal, di lingkungan kompleks perumahan lain, juga di permukiman warga sekitar, rendaman air mulai berangsur turun.

Beberapa perwakilan penghuni Citraland akhirnya mendatangi manajemen perusahan. Mereka mempertanyakan banjir yang tidak surut-surut itu. “Di perumahan lain sudah surut. Di sini justru tidak turun-turun. Hampir dua minggu, kami menaruh mobil di luar perumahan karena air masih tinggi,”  ungkap Edy, salah satu warga.

Favehotel Banjarmasin

Ia menyebut, perumahan yang sudah kering tersebut kelasnya biasa saja. Sementara Citraland, rumahnya bernilai miliaran rupiah. Namun, mengapa harus terendam dalam waktu lama. “Kami ingin air segera bersih dalam satu dua hari ini,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Didi, warga Citraland yang lain. Ia mendesak manajemen untuk melakukan tindakan cepat dan tepat. Agar para penghuni perumahan tetap aman dan nyaman.

Perwakilan warga Citraland yang demo diterima Matius, perwakilan perusahaan. Ia mengaku sudah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi persoalan banjir yang terjadi. “Besok (hari ini.Red), kami akan langsung terjun untuk melakukan pengecekan di lapangan,” tandasnya. (sya/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/