alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Amandit Meluap, Banjir Melanda Kandangan

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sejak Rabu (13/1) sampai Kamis (14/1) pagi, menyebabkan Sungai Amandit kembali meluap.

Akibatnya sejumlah ruas jalan dan rumah warga tergenang air di Kecamatan Loksado, Padang Batung, Angkinang dan Kandangan.

Kedalaman air sekitar 20 centimeter sampai satu meter, juga membuat beberapa perkantoran yang berada di daerah rendah, seperti kantor KPU HSS, Dinas Pertanian dan halaman rumah dinas Ketua DPRD sempat tergenang.

Favehotel Banjarmasin

Supaya warga tidak melintas di ruas jalan yang tergenang air, dipasangi pembatas jalan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), sampai relawan ke lokasi tergenang air untuk membantu warga melakuan evakuasi.

Dari pantauan sampai pukul 16.30 Wita, kemarin, genangan air masih terjadi di sejumlah ruas jalan dan gerimis masih terjadi di sejumlah wilayah.

Kepala BPBD HSS Syamsudin mengatakan, luapan air Sungai Amandit sempat menggenang di Kecamatan Loskado pada Rabu (13/1) malam. Sedangkan di wilayah Kandangan, air mulai menggenang rumah warga, Kamis (14/1) pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

“Untuk wilayah Loksado sudah tidak tergenang air lagi. Kecamatan Kandangan masih. Semoga cepat surut,” ujarnya.

BPBD saat ini terus melakukan pendataan warga yang rumahnya terggenang air sampai membantu warga melakukan evakuasi.

Bupati HSS Achmad Fikry saat turun ke lapangan mengatakan, luapan air Sungai Amandit kali ini cukup meluas dibanding sebelumnya. 
“Statusnya saat ini masih siaga bencana. Jika tiga hari berturut-turut masih terjadi, kita tetapkan darurat bencana,” tegasnya.

H Mursid, warga Kota Kandangan mengatakan, debit air mulai menggenangi rumahnya sekitar pukul 08.00 Wita pagi. “Genangan air tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.(shn/ema)

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sejak Rabu (13/1) sampai Kamis (14/1) pagi, menyebabkan Sungai Amandit kembali meluap.

Akibatnya sejumlah ruas jalan dan rumah warga tergenang air di Kecamatan Loksado, Padang Batung, Angkinang dan Kandangan.

Kedalaman air sekitar 20 centimeter sampai satu meter, juga membuat beberapa perkantoran yang berada di daerah rendah, seperti kantor KPU HSS, Dinas Pertanian dan halaman rumah dinas Ketua DPRD sempat tergenang.

Favehotel Banjarmasin

Supaya warga tidak melintas di ruas jalan yang tergenang air, dipasangi pembatas jalan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), sampai relawan ke lokasi tergenang air untuk membantu warga melakuan evakuasi.

Dari pantauan sampai pukul 16.30 Wita, kemarin, genangan air masih terjadi di sejumlah ruas jalan dan gerimis masih terjadi di sejumlah wilayah.

Kepala BPBD HSS Syamsudin mengatakan, luapan air Sungai Amandit sempat menggenang di Kecamatan Loskado pada Rabu (13/1) malam. Sedangkan di wilayah Kandangan, air mulai menggenang rumah warga, Kamis (14/1) pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

“Untuk wilayah Loksado sudah tidak tergenang air lagi. Kecamatan Kandangan masih. Semoga cepat surut,” ujarnya.

BPBD saat ini terus melakukan pendataan warga yang rumahnya terggenang air sampai membantu warga melakukan evakuasi.

Bupati HSS Achmad Fikry saat turun ke lapangan mengatakan, luapan air Sungai Amandit kali ini cukup meluas dibanding sebelumnya. 
“Statusnya saat ini masih siaga bencana. Jika tiga hari berturut-turut masih terjadi, kita tetapkan darurat bencana,” tegasnya.

H Mursid, warga Kota Kandangan mengatakan, debit air mulai menggenangi rumahnya sekitar pukul 08.00 Wita pagi. “Genangan air tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.(shn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/