alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Melihat Penjagaan Vaksin Covid-19 di Liang Anggang

Karena belum ada arahan dari pemerintah pusat terkait jadwal pelaksanaan vaksinasi, Pemprov Kalsel masih menyimpan 25 ribu dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba Selasa (5/1) tadi.

VAKSIN disimpan di tempat khusus bernama cool-room di Gudang Instalasi Farmasi milik Pemprov Kalsel, Jalan A Yani Km 21,5, Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Favehotel Banjarmasin

Kepala Instalasi Farmasi Kalsel, Rahmadi mengatakan, seluruh vaksin yang disimpan kondisinya sangat baik. Sebab, pihaknya selalu mengatur suhu coolroom. “Suhu harus 2 sampai 8 derajat celsius,” katanya. Untuk pengamanannya, dia mengungkapkan, sejumlah personel polisi melakukan penjagaan di area gudang selama 24 jam penuh. “Jadi, selama penyimpanan vaksin sangat aman,” ungkapnya.

Sedangkan pendistribusiannya, pihaknya menunggu instruksi dari pemerintah pusat. “Kalau sudah ada instruksi langsung didistribusikan ke 13 kabupaten/kota di Kalsel,” beber Rahmadi.

Dia memperkirakan, sebelum pertengahan Januari 2020 ini vaksin sudah mulai didistribusikan. Sebab, pemerintah menargetkan vaksinasi dilaksanakan sebelum akhir Januari.

“Nanti pendistribusian dilakukan secara serentak. Instalasi Farmasi di kabupaten/kota juga sudah menyiapkan tempat penyimpanannya,” bebernya.

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Pengawa  Obat dan Makanan (BPOM) Kalsel, Ary Yustantiningsih menuturkan, pemerintah pusat belum menginstruksikan pelaksanaan vaksinasi lantaran masih menunggu izin edar darurat (Emergency Use Authorization/UEA) dari BPOM Pusat. “Sekarang masih menunggu hasil uji klinis tahap ketiga,” tuturnya.

Ditambahkannya, ketika hasil uji klinis didapatkan, barulah vaksin buatan Sinovac, perusahaan biomedis asal Cina tersebut bisa didistribusikan untuk dilakukan vaksinasi. “Yang pertama divaksin nanti para tenaga kesehatan,” tambahnya.

Di sisi lain, selama vaksin disimpan di Instalasi Farmasi milik Pemprov Kalsel, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rikwanto melalui Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Moch Noor Subchan mengatakan, pihaknya akan melakukan penjagaan selama 24 jam dengan shift 12 jam sekali.

Diutarakannya, dalam melakukan penjagaan mereka menyiagakan personel polisi dari berbagai satuan. “Ada Brimob 6 orang, Samapta 4 orang dan dari Polres Banjarbaru 3 orang,” rincinya.

Saat pendistribusian nanti, Subchan menyampaikan, personel Polda Kalsel juga bakal melakukan pengawalan. Dari gudang instalasi sampai ke kabupaten/kota. “Sampai ke Puskesmas pun kami kawal,” pungkasnya. (ris/ran/ema)

Karena belum ada arahan dari pemerintah pusat terkait jadwal pelaksanaan vaksinasi, Pemprov Kalsel masih menyimpan 25 ribu dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba Selasa (5/1) tadi.

VAKSIN disimpan di tempat khusus bernama cool-room di Gudang Instalasi Farmasi milik Pemprov Kalsel, Jalan A Yani Km 21,5, Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Favehotel Banjarmasin

Kepala Instalasi Farmasi Kalsel, Rahmadi mengatakan, seluruh vaksin yang disimpan kondisinya sangat baik. Sebab, pihaknya selalu mengatur suhu coolroom. “Suhu harus 2 sampai 8 derajat celsius,” katanya. Untuk pengamanannya, dia mengungkapkan, sejumlah personel polisi melakukan penjagaan di area gudang selama 24 jam penuh. “Jadi, selama penyimpanan vaksin sangat aman,” ungkapnya.

Sedangkan pendistribusiannya, pihaknya menunggu instruksi dari pemerintah pusat. “Kalau sudah ada instruksi langsung didistribusikan ke 13 kabupaten/kota di Kalsel,” beber Rahmadi.

Dia memperkirakan, sebelum pertengahan Januari 2020 ini vaksin sudah mulai didistribusikan. Sebab, pemerintah menargetkan vaksinasi dilaksanakan sebelum akhir Januari.

“Nanti pendistribusian dilakukan secara serentak. Instalasi Farmasi di kabupaten/kota juga sudah menyiapkan tempat penyimpanannya,” bebernya.

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Pengawa  Obat dan Makanan (BPOM) Kalsel, Ary Yustantiningsih menuturkan, pemerintah pusat belum menginstruksikan pelaksanaan vaksinasi lantaran masih menunggu izin edar darurat (Emergency Use Authorization/UEA) dari BPOM Pusat. “Sekarang masih menunggu hasil uji klinis tahap ketiga,” tuturnya.

Ditambahkannya, ketika hasil uji klinis didapatkan, barulah vaksin buatan Sinovac, perusahaan biomedis asal Cina tersebut bisa didistribusikan untuk dilakukan vaksinasi. “Yang pertama divaksin nanti para tenaga kesehatan,” tambahnya.

Di sisi lain, selama vaksin disimpan di Instalasi Farmasi milik Pemprov Kalsel, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rikwanto melalui Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Moch Noor Subchan mengatakan, pihaknya akan melakukan penjagaan selama 24 jam dengan shift 12 jam sekali.

Diutarakannya, dalam melakukan penjagaan mereka menyiagakan personel polisi dari berbagai satuan. “Ada Brimob 6 orang, Samapta 4 orang dan dari Polres Banjarbaru 3 orang,” rincinya.

Saat pendistribusian nanti, Subchan menyampaikan, personel Polda Kalsel juga bakal melakukan pengawalan. Dari gudang instalasi sampai ke kabupaten/kota. “Sampai ke Puskesmas pun kami kawal,” pungkasnya. (ris/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/