alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Monday, 4 July 2022

Akali Razia, Pengedar Miras Punya Jurus Baru, Aparat pun Tak Tahu Siapa Pemilik Barang Haram ini

BANJARBARU – Akal pelaku bisnis miras ilegal rupanya makin tokcer. Mengakali razia yang kian lebih intens. Kini, modus baru penjualan miras ilegal di Kota Banjarbaru mulai terungkap.

Kejadian baru-baru tadi yang ditemui jajaran Sat Sabhara Polres Banjarbaru, jadi pertanda ada modus baru. Spot jual beli kini tak lagi di warung terselubung atau toko tertentu.

Dari hasil patroli UKL Sat Sabhara di momen pergantian tahun lalu, tim mendapati belasan botol miras bernilai total jutaan rupiah disembunyikan di semak belukar. Lokasinya di wilayah warung LIK Liang Anggang Banjarbaru.

Favehotel Banjarmasin

Diceritakan pimpinan patroli, Kasat Sabhara Polres Banjarbaru AKP Suko, penemuan ini tergolong modus baru. Sebab, pihaknya tak mendapati siapa pemilik atau yang bertanggung jawab atas miras itu.

“Lokasinya di dalam semak belukar. Dari pinggir jalan utama sekitar hampir 20 meter lebih. Saat ditemukan, miras disembunyikan di antara semak-semak,” katanya.

Memang, di dekat area penemuan miras tak bertuan ini terdapat sebuah warung yang dijaga oleh seorang perempuan. Namun usai diperiksa dan digeledah, warung ini dipastikan tak ada kaitannya.

“Malah pemilik warung tidak tahu ada miras yang disembunyikan di belakang. Kita sudah geledah juga, jadi memang tidak ada hubungan,” ucapnya.

Soal miras misterius ini, ia menduga di waktu tertentu pemilik akan melakukan transaksi di kawasan sana. Mengingat, dari temuan di lapangan, modus ini bukan kali pertama yang dilakukan.

“Karena sekarang warung-warung, rumah atau toko sudah dicurigai dan sering dirazia. Mungkin pelaku memilih menyimpan di semak, karena sulit dideteksi dan ketika ketahuan tidak diketahui punya siapa,” tambahnya.

Lantas bagaimana aparat mengetahui ada miras tersembunyi di semak-semak? Menurut Suko, temuan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa curiga ada orang yang masuk ke area semak-semak sebelumnya.

“Kita akan cari tahu siapa pemiliknya. Sementara kita sita dulu. Indikasinya juga mengarah kepada seseorang yang kita curigai bertanggung jawab atas miras ini. Seseorang ini pemain lama dan berdomisili di kawasan sana juga, kita masih telusuri,” pungkasnya.

Memang peredaran miras di Kota Banjarbaru sepertinya sulit diberantas. Meski sering digelar razia, namun transaksi barang haram ini masih menjamur. Selain temuan miras tak bertuan di semak-semak, tim jajaran Polsek Banjarbaru Barat juga mengamankan puluhan miras di kawasan eks lokalisasi Pembatuan Landasan Ulin di momen pergantian tahun. (rvn/ema)

BANJARBARU – Akal pelaku bisnis miras ilegal rupanya makin tokcer. Mengakali razia yang kian lebih intens. Kini, modus baru penjualan miras ilegal di Kota Banjarbaru mulai terungkap.

Kejadian baru-baru tadi yang ditemui jajaran Sat Sabhara Polres Banjarbaru, jadi pertanda ada modus baru. Spot jual beli kini tak lagi di warung terselubung atau toko tertentu.

Dari hasil patroli UKL Sat Sabhara di momen pergantian tahun lalu, tim mendapati belasan botol miras bernilai total jutaan rupiah disembunyikan di semak belukar. Lokasinya di wilayah warung LIK Liang Anggang Banjarbaru.

Favehotel Banjarmasin

Diceritakan pimpinan patroli, Kasat Sabhara Polres Banjarbaru AKP Suko, penemuan ini tergolong modus baru. Sebab, pihaknya tak mendapati siapa pemilik atau yang bertanggung jawab atas miras itu.

“Lokasinya di dalam semak belukar. Dari pinggir jalan utama sekitar hampir 20 meter lebih. Saat ditemukan, miras disembunyikan di antara semak-semak,” katanya.

Memang, di dekat area penemuan miras tak bertuan ini terdapat sebuah warung yang dijaga oleh seorang perempuan. Namun usai diperiksa dan digeledah, warung ini dipastikan tak ada kaitannya.

“Malah pemilik warung tidak tahu ada miras yang disembunyikan di belakang. Kita sudah geledah juga, jadi memang tidak ada hubungan,” ucapnya.

Soal miras misterius ini, ia menduga di waktu tertentu pemilik akan melakukan transaksi di kawasan sana. Mengingat, dari temuan di lapangan, modus ini bukan kali pertama yang dilakukan.

“Karena sekarang warung-warung, rumah atau toko sudah dicurigai dan sering dirazia. Mungkin pelaku memilih menyimpan di semak, karena sulit dideteksi dan ketika ketahuan tidak diketahui punya siapa,” tambahnya.

Lantas bagaimana aparat mengetahui ada miras tersembunyi di semak-semak? Menurut Suko, temuan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa curiga ada orang yang masuk ke area semak-semak sebelumnya.

“Kita akan cari tahu siapa pemiliknya. Sementara kita sita dulu. Indikasinya juga mengarah kepada seseorang yang kita curigai bertanggung jawab atas miras ini. Seseorang ini pemain lama dan berdomisili di kawasan sana juga, kita masih telusuri,” pungkasnya.

Memang peredaran miras di Kota Banjarbaru sepertinya sulit diberantas. Meski sering digelar razia, namun transaksi barang haram ini masih menjamur. Selain temuan miras tak bertuan di semak-semak, tim jajaran Polsek Banjarbaru Barat juga mengamankan puluhan miras di kawasan eks lokalisasi Pembatuan Landasan Ulin di momen pergantian tahun. (rvn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/