alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Berkerumun Langsung Dirapid Antigen, di Tanah Laut Tanpa KTP Lokal Bakal Dipulangkan

BANJARMASIN – Setelah membatasi perayaan tahun baru, sanksi ditempat mulai diputuskan pemerintah. Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto mengatakan pihaknya akan menyasar seluruh kegiatan yang berbau keramaian di pusat kota Banjarmasin.

Jika ditemukan kerumunan massa yang menolak dibubarkan, pihaknya akan melakukan Rapid Test Antigen di tempat. “Jika dengan cara humanis tak mau dibubarkan, maka akan dirapid di lokasi,” tegasnya usai apel gelar pasukan pengamanan Tahun Baru 2021, di Jalan Jendral Sudirman Banjarmasin kemarin.

Hal ini sebutnya, agar masyarakat paham dan mengerti bahwa Covid-19 ini membahayakan dan tak bisa dianggap enteng. “Ini serius. Meski masih mengedepankan sikap humanis, tapi di sisi lain kami tak main-main,” tegasnya lagi.

Untuk diketahui, di Kota Banjarmasin sendiri beberapa tempat publik selalu menjadi titik keramaian pada saat malam pergantian tahun. Contohnya kawasan Siring Nol KM, Menara Pandang, serta kawasan Taman Kamboja, dan siring Balai Kota.

Pengamanan tahun baru 2021 sendiri tak hanya dari Polda Kalsel, tetapi melibatkan anggota Korem 101/ Antasari, Lanud dan Lanal Banjarmasin serta pihak pemerintah provinsi sekaligus Satgas Penangan Covid-19 Kalsel dan kabupaten dan kota.

“Satgas Covid-19 juga ikut andil dalam pengamanan dan operasi pergantian tahun, karena mereka akan menilai apakah tempat yang memenuhi itu sudah standar prokes atau tidak. Kalau tidak akan kami ‘cerai-berai’,” tandasnya.

Malam pergantian tahun, pintu masuk Kota Banjarmasin seperti KM 6 Banjarmasin dan Handil Bakti perbatasan Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala juga akan diperketat.

Tak hanya jalur darat, jalur udara pun diberlakukan sama. Pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji rapid tes antigen.

Selain itu, selama masih berada di Kalsel, mereka wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis RT-PCR atau negatif uji rapid tes antigen yang masih berlaku.

Wisata Tanah Laut Dijaga

Kepolisian Polres Tala akan memulangkan penduduk yang tidak ber-KTP Tanah Laut untuk menekan penularan Covid-19 pada malam tahun baru. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi SIK usai gelar apel bersama pengamanan malam tahun baru di GOR Berseri Kota Pelaihari, Selasa (30/12).

“Kalau tidak ada tujuan pasti, KTP dari luar wilayah Tala kita suruh balik,” ucapnya. Pemulangan ini untuk menguatkan imbauan dari pemerintah daerah tentang batasan pengunjung hingga pukul 17.00 Wita di Tanah Laut.

Untuk pengamanan objek wisata pihaknya juga menempatkan tiga pos di Bentok, Pantai Takisung dan Pantai Batakan. Ada 300 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan juga petugas kesehatan yang melakukan operasi ini.

Bupati Tanah Laut Sukamta juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pesta tahun baru, terlebih malam hari. Tahun Baru 2021 nanti, Tala juga diduga akan mengalami cuaca ekstrim. Sehingga sangat membahayakan para wisatawan yang berkunjung ke pantai.

Sukamta menyampaikan ini, lantaran saat malam tahun baru bertepatan dengan malam bulan purnama. Sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi gelombang tinggi dan debit air meninggi. “Untuk itu semua waspada terhadap hal ini semua,” tutupnya.

Perlu diketahui, Kabupaten Tala menjadi lokasi andalan wisata di Kalsel. Topografi daerahnya yang terdiri dari gunung dan pantai membuat Tala memiliki berbagai macam lokasi wisata, seperti Pantai Takisung, Pantai Batakan, Pantai Asmara, Pantai Muara Kintap, Pantai Tabanio, Gunung Kayangan, Air Terjun Bajuin, dan juga ada wisata religi di Pulau Datu Pamulutan Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan. (mof/ard/ran/ema)

BANJARMASIN – Setelah membatasi perayaan tahun baru, sanksi ditempat mulai diputuskan pemerintah. Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto mengatakan pihaknya akan menyasar seluruh kegiatan yang berbau keramaian di pusat kota Banjarmasin.

Jika ditemukan kerumunan massa yang menolak dibubarkan, pihaknya akan melakukan Rapid Test Antigen di tempat. “Jika dengan cara humanis tak mau dibubarkan, maka akan dirapid di lokasi,” tegasnya usai apel gelar pasukan pengamanan Tahun Baru 2021, di Jalan Jendral Sudirman Banjarmasin kemarin.

Hal ini sebutnya, agar masyarakat paham dan mengerti bahwa Covid-19 ini membahayakan dan tak bisa dianggap enteng. “Ini serius. Meski masih mengedepankan sikap humanis, tapi di sisi lain kami tak main-main,” tegasnya lagi.

Untuk diketahui, di Kota Banjarmasin sendiri beberapa tempat publik selalu menjadi titik keramaian pada saat malam pergantian tahun. Contohnya kawasan Siring Nol KM, Menara Pandang, serta kawasan Taman Kamboja, dan siring Balai Kota.

Pengamanan tahun baru 2021 sendiri tak hanya dari Polda Kalsel, tetapi melibatkan anggota Korem 101/ Antasari, Lanud dan Lanal Banjarmasin serta pihak pemerintah provinsi sekaligus Satgas Penangan Covid-19 Kalsel dan kabupaten dan kota.

“Satgas Covid-19 juga ikut andil dalam pengamanan dan operasi pergantian tahun, karena mereka akan menilai apakah tempat yang memenuhi itu sudah standar prokes atau tidak. Kalau tidak akan kami ‘cerai-berai’,” tandasnya.

Malam pergantian tahun, pintu masuk Kota Banjarmasin seperti KM 6 Banjarmasin dan Handil Bakti perbatasan Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala juga akan diperketat.

Tak hanya jalur darat, jalur udara pun diberlakukan sama. Pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji rapid tes antigen.

Selain itu, selama masih berada di Kalsel, mereka wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis RT-PCR atau negatif uji rapid tes antigen yang masih berlaku.

Wisata Tanah Laut Dijaga

Kepolisian Polres Tala akan memulangkan penduduk yang tidak ber-KTP Tanah Laut untuk menekan penularan Covid-19 pada malam tahun baru. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi SIK usai gelar apel bersama pengamanan malam tahun baru di GOR Berseri Kota Pelaihari, Selasa (30/12).

“Kalau tidak ada tujuan pasti, KTP dari luar wilayah Tala kita suruh balik,” ucapnya. Pemulangan ini untuk menguatkan imbauan dari pemerintah daerah tentang batasan pengunjung hingga pukul 17.00 Wita di Tanah Laut.

Untuk pengamanan objek wisata pihaknya juga menempatkan tiga pos di Bentok, Pantai Takisung dan Pantai Batakan. Ada 300 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan juga petugas kesehatan yang melakukan operasi ini.

Bupati Tanah Laut Sukamta juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pesta tahun baru, terlebih malam hari. Tahun Baru 2021 nanti, Tala juga diduga akan mengalami cuaca ekstrim. Sehingga sangat membahayakan para wisatawan yang berkunjung ke pantai.

Sukamta menyampaikan ini, lantaran saat malam tahun baru bertepatan dengan malam bulan purnama. Sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi gelombang tinggi dan debit air meninggi. “Untuk itu semua waspada terhadap hal ini semua,” tutupnya.

Perlu diketahui, Kabupaten Tala menjadi lokasi andalan wisata di Kalsel. Topografi daerahnya yang terdiri dari gunung dan pantai membuat Tala memiliki berbagai macam lokasi wisata, seperti Pantai Takisung, Pantai Batakan, Pantai Asmara, Pantai Muara Kintap, Pantai Tabanio, Gunung Kayangan, Air Terjun Bajuin, dan juga ada wisata religi di Pulau Datu Pamulutan Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan. (mof/ard/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/