alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Bandara Layani 200 Tes Antigen Sehari

BANJARBARU – Guna memudahkan calon penumpang yang ingin bepergian ke wilayah yang mewajibkan menunjukkan hasil tes antigen, Bandara Internasional Syamsudin Noor membuka layanan rapid test antigen.

Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, semenjak libur Natal dan tahun baru (Nataru) banyak penumpang yang memanfaatkan layanan ini.

“Sehari rata-rata kami melayani 200 penumpang,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, layanan tes antigen dibuka mulai pukul 07.00 Wita sampai  15.00 Wita. “Pelayanan diutamakan kepada penumpang yang akan terbang besok harinya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, rapid test antigen untuk sementara diwajibkan kepada calon penumpang dari dan ke pulau Jawa. “Masa berlaku hasil tes hanya tiga hari. Jika lewat dari masa itu, maka pelaku perjalanan harus melakukan tes lagi,” tambahnya.

Terkait biayanya, Zulfian menyampaikan, rapid test antigen dihargai Rp170 ribu. Sedangkan rapid test antibodi cuma Rp85 ribu.  “Kalau tes antibodi tidak banyak. Sehari rata-rata hanya sekitar 15 orang,” ucapnya.

Rapid test antigen sendiri berbeda dengan rapid test antibodi yang biasanya diberlakukan untuk bepergian ke luar kota. Adapun perbedaan utama dari kedua tes ini adalah dari sampel yang diambil.

Sampel rapid test antibodi diambil dari darah. Sementara sampel rapid test antigen diambil dari lendir di hidung dan tenggorokan.

Cara kerja rapid test antibodi dengan rapid test antigen pun berbeda. Rapid test antibodi hanya mengetahui aktif tidaknya antibodi terhadap virus corona. Sedangkan cara kerja rapid test antigen ialah untuk mengidentifikasi virus dalam sekresi hidung dan tenggorokan.

Selain bandara, maskapai penerbangan juga berencana membuka layanan tes antigen. Salah satunya, Lion Air. “Jika pemerintah menetapkan standarisasi rapid antigen, kami tentunya segera menyiapkan hal tersebut,” kata Area Manager Lion Air Banjarmasin, Agung Purnama.

Disampaikannya, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Lion Air pusat ihwal penyediaan layanan rapid test antigen di Bandara Internasional Syamsudin Noor. (ris/bin/ema)

 

BANJARBARU – Guna memudahkan calon penumpang yang ingin bepergian ke wilayah yang mewajibkan menunjukkan hasil tes antigen, Bandara Internasional Syamsudin Noor membuka layanan rapid test antigen.

Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, semenjak libur Natal dan tahun baru (Nataru) banyak penumpang yang memanfaatkan layanan ini.

“Sehari rata-rata kami melayani 200 penumpang,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, layanan tes antigen dibuka mulai pukul 07.00 Wita sampai  15.00 Wita. “Pelayanan diutamakan kepada penumpang yang akan terbang besok harinya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, rapid test antigen untuk sementara diwajibkan kepada calon penumpang dari dan ke pulau Jawa. “Masa berlaku hasil tes hanya tiga hari. Jika lewat dari masa itu, maka pelaku perjalanan harus melakukan tes lagi,” tambahnya.

Terkait biayanya, Zulfian menyampaikan, rapid test antigen dihargai Rp170 ribu. Sedangkan rapid test antibodi cuma Rp85 ribu.  “Kalau tes antibodi tidak banyak. Sehari rata-rata hanya sekitar 15 orang,” ucapnya.

Rapid test antigen sendiri berbeda dengan rapid test antibodi yang biasanya diberlakukan untuk bepergian ke luar kota. Adapun perbedaan utama dari kedua tes ini adalah dari sampel yang diambil.

Sampel rapid test antibodi diambil dari darah. Sementara sampel rapid test antigen diambil dari lendir di hidung dan tenggorokan.

Cara kerja rapid test antibodi dengan rapid test antigen pun berbeda. Rapid test antibodi hanya mengetahui aktif tidaknya antibodi terhadap virus corona. Sedangkan cara kerja rapid test antigen ialah untuk mengidentifikasi virus dalam sekresi hidung dan tenggorokan.

Selain bandara, maskapai penerbangan juga berencana membuka layanan tes antigen. Salah satunya, Lion Air. “Jika pemerintah menetapkan standarisasi rapid antigen, kami tentunya segera menyiapkan hal tersebut,” kata Area Manager Lion Air Banjarmasin, Agung Purnama.

Disampaikannya, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Lion Air pusat ihwal penyediaan layanan rapid test antigen di Bandara Internasional Syamsudin Noor. (ris/bin/ema)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/