alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

HST Lakukan Simulasi Sekolah Tatap Muka, Setiap Kecamatan Hanya Satu

BARABAI – Pemerintah Hulu Sungai Tengah (HST) akan membuka sekolah di tahun ajaran 2020/2021 awal Januari nanti. Skema khusus dipersiapkan untuk memulai simulasi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Bupati HST, H A Chairansyah sudah mengizinkan membuka sekolah dengan kebijakan setiap kecamatan ada satu sekolah yang menjadi tempat simulasi. Simulasi berlangsung dari tingkat PAUD, SD, dan SMP.

“HST punya 13 kecamatan. Jadi masing-masing satu sekolah dijadikan simulasi,” kata bupati dalam rapat koordinasi pembelajaran tatap muka, Selasa (22/12) lalu.

Pemkab akan bekerja sama dengan seluruh pihak untuk penerapan simulasi pembelajaran tatap muka tersebut. “Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kami juga akan membekali para guru, sambil kami memantau perkembangan kasus Covid-19 di HST,” terangnya.

Bupati akan menutup sekolah jika ternyata perkembangan Covid-19 kian buruk. “Kebijakan membuka sekolah dengan pembelajaran tatap muka masa transisi ini akan ditinjau ulang atau dibatalkan,” tegasnya.

Pemkab akan mengevaluasi pembelajaran tatap muka setiap dua pekan. Untuk itu pembukaan sekolah di HST belum bisa dilaksanakan serentak. “Pembukaan sekolah tak permanen. Setiap pelaksanaan belajar tatap muka pun selalu dievaluasi per dua minggu atau satu bulan, dan perlu keterlibatan satuan tugas Covid-19 HST dalam pengawasannya,” tegasnya.

Kebijakan memulai pembelajaran tatap muka ini dikeluarkan setelah rapat dengar pendapat dengan pihak Dinkes HST, Satgas Covid-19 HST, dan Dinas Pendidikan HST. Dari hasil rapat tersebut, mereka sepakat memulai pembelajaran tatap muka tahun 2021 nanti.

Kepala Dinas Pendidikan HST, Chairiah mengatakan pihaknya sudah siap untuk memulai simulasi pembelajaran tatap muka ini. “Teknis pelaksanaannya diatur oleh satuan pendidikan mengacu panduan SKB dari 4 menteri tentang penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan di masa pandemi Covid 19,” terangnya.(mal/dye/ema)

BARABAI – Pemerintah Hulu Sungai Tengah (HST) akan membuka sekolah di tahun ajaran 2020/2021 awal Januari nanti. Skema khusus dipersiapkan untuk memulai simulasi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Bupati HST, H A Chairansyah sudah mengizinkan membuka sekolah dengan kebijakan setiap kecamatan ada satu sekolah yang menjadi tempat simulasi. Simulasi berlangsung dari tingkat PAUD, SD, dan SMP.

“HST punya 13 kecamatan. Jadi masing-masing satu sekolah dijadikan simulasi,” kata bupati dalam rapat koordinasi pembelajaran tatap muka, Selasa (22/12) lalu.

Pemkab akan bekerja sama dengan seluruh pihak untuk penerapan simulasi pembelajaran tatap muka tersebut. “Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kami juga akan membekali para guru, sambil kami memantau perkembangan kasus Covid-19 di HST,” terangnya.

Bupati akan menutup sekolah jika ternyata perkembangan Covid-19 kian buruk. “Kebijakan membuka sekolah dengan pembelajaran tatap muka masa transisi ini akan ditinjau ulang atau dibatalkan,” tegasnya.

Pemkab akan mengevaluasi pembelajaran tatap muka setiap dua pekan. Untuk itu pembukaan sekolah di HST belum bisa dilaksanakan serentak. “Pembukaan sekolah tak permanen. Setiap pelaksanaan belajar tatap muka pun selalu dievaluasi per dua minggu atau satu bulan, dan perlu keterlibatan satuan tugas Covid-19 HST dalam pengawasannya,” tegasnya.

Kebijakan memulai pembelajaran tatap muka ini dikeluarkan setelah rapat dengar pendapat dengan pihak Dinkes HST, Satgas Covid-19 HST, dan Dinas Pendidikan HST. Dari hasil rapat tersebut, mereka sepakat memulai pembelajaran tatap muka tahun 2021 nanti.

Kepala Dinas Pendidikan HST, Chairiah mengatakan pihaknya sudah siap untuk memulai simulasi pembelajaran tatap muka ini. “Teknis pelaksanaannya diatur oleh satuan pendidikan mengacu panduan SKB dari 4 menteri tentang penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan di masa pandemi Covid 19,” terangnya.(mal/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/