alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Satgas Pangan Pantau Harga Sembako

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Satgas Pangan memantau harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah distributor dan pasar yang ada di wilayah Kecamatan Simpang Empat.

“Kegiatan ini dilaksanakan guna memantau stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanbu H Denny Harianto.

Satgas Pangan yang melakukan pemantauan harga terdiri dari Disdagri, Dinas Ketahanan Pangan, Polres Tanah Bumbu, dan Bagian Perekonomian Setda Tanah Bumbu.

“Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengawasan distribusi, ketersediaan dan harga bapok dan sembako,” kata Denny.

Menurutnya distribusi bapok lancar dan ketersediaan bapok sampai tiga bulan kedepan kondisi masih terkendali. “Sedangkan harga bapok secara umum juga tidak mengalami kenaikan yang signifikan,” jelasnya.

Terdata ada beberapa komponen bapok yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng curah dari harga Rp11.400 menjadi Rp13.000 per liter.

Kemudian, cabai rawit, cabai merah besar dan cabai keriting mengalami kenaikan yang sebelumnya Rp45 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp60 ribu.

Telur ayam ras ada kenaikan Rp2 ribu per kilogram dari harga Rp24 ribu menjadi Rp26 ribu.

Satgas Pangan mengimbau kepada pedagang agar menjual bapok dengan harga yang wajar.

“Masyarakat juga diimbau agar membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan aksi borong yang dapat memicu kenaikan harga di luar kewajaran,” pungkasnya. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Satgas Pangan memantau harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah distributor dan pasar yang ada di wilayah Kecamatan Simpang Empat.

“Kegiatan ini dilaksanakan guna memantau stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanbu H Denny Harianto.

Satgas Pangan yang melakukan pemantauan harga terdiri dari Disdagri, Dinas Ketahanan Pangan, Polres Tanah Bumbu, dan Bagian Perekonomian Setda Tanah Bumbu.

“Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengawasan distribusi, ketersediaan dan harga bapok dan sembako,” kata Denny.

Menurutnya distribusi bapok lancar dan ketersediaan bapok sampai tiga bulan kedepan kondisi masih terkendali. “Sedangkan harga bapok secara umum juga tidak mengalami kenaikan yang signifikan,” jelasnya.

Terdata ada beberapa komponen bapok yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng curah dari harga Rp11.400 menjadi Rp13.000 per liter.

Kemudian, cabai rawit, cabai merah besar dan cabai keriting mengalami kenaikan yang sebelumnya Rp45 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp60 ribu.

Telur ayam ras ada kenaikan Rp2 ribu per kilogram dari harga Rp24 ribu menjadi Rp26 ribu.

Satgas Pangan mengimbau kepada pedagang agar menjual bapok dengan harga yang wajar.

“Masyarakat juga diimbau agar membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan aksi borong yang dapat memicu kenaikan harga di luar kewajaran,” pungkasnya. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/