alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Dinas PMPTSP Sudah Tempati Gedung Mall Pelayanan Publik, Sejumlah Layanan Instansi Sudah Cek Lokasi

BANJARBARU – Meski belum diresmikan secara formal. Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banjarbaru sudah beroperasi. Sentra pelayanan terpadu milik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Banjarbaru ini telah difungsikan pihak dinas.

Dari pantauan, bangunan atau gedung utama MPP sudah rampung. Di bagian lantai dasar tampak masih lenggang. Sementara di lantai kedua digunakan sebagai kantor Kepala Dinas dan jajaran PMPTSP Banjarbaru.

Menurut Kepala Dinas PMPTSP Banjarbaru, Rahma Khairita peresmian akan digelar di bulan April 2021. Mengincar momen hari jadi Kota Banjarbaru ke-22 nanti. Namun ia memastikan pemerintah pusat dari Kemendagri sudah melakukan peninjauan ke lokasi.

“Peresmian Insya Allah April, momentum Harjad. Tapi untuk operasional sebetulnya sudah jalan, ini secara prinsipnya sudah bisa digunakan. Sekarang kantor kita juga pindah ke sini secara bertahap,” katanya kemarin.

Karena MPP pada dasarnya merupakan sentra pelayanan terpadu untuk masyarakat. Gerai-gerai pelayanan dari SKPD di lingkup Pemko Banjarbaru kata Khairita akan segera mengisi.

“Kita sudah ada rapat koordinasi dengan SKPD yang bersifat pelayanan publik untuk mengisi gerai-gerai. Instansi vertikal dan pihak swasta juga segera masuk, kemungkinan Januari sudah mulai ada yang masuk,” katanya.

Semisal kata Khairita, perusahaan perbankan daerah sudah memastikan bakal mengisi gerainya di MPP. Bahkan perbankan ini ujarnya kemungkinan di awal tahun sudah efektif beroperasi.

“Beberapa waktu lalu dari kepolisian juga sudah survei lokasi. Nanti gerai yang dibuka kepolisian adalah pelayanan perpanjangan SIM, Insya Allah dalam waktu dekat juga sudah siap,” katanya.

Meskipun bangunan utama sudah rampung. Khairita mengakui bahwa masih diperlukan peningkatan sarana dan pra sarana (sarpras). Peningkatan ini pun terpaksa harus dilakukan di tahun anggaran 2021.

“Kita agendakan ada peningkatan sarpras. Semisal pembangunan musala, kantin, penambahan tempat duduk dan juga titik-titik AC. Ini akan di tahun 2021,” ceritanya.

Ia sendiri berharap bahwa dengan beroperasinya MPP, masyarakat tak harus jauh-jauh untuk menikmati pelayanan. Sebab di MPP katanya akan banyak gerai pelayanan nantinya yang bergabung.

“Kita berharap bisa menampung sampai 15-20 gerai pelayanan. Karena memang bangunan ini didesain untuk menampung banyak gerai. Sehingga bisa benar-benar lengkap,” tuntasnya.

Seperti diwartakan, pembangunannya  MPP ini diketahui bersumber dari APBD Kota Banjarbaru tahun 2020, dengan nilai kontrak Rp 6,5 miliar.

Adapun, fungsi dari MPP ini adalah pelayanan publik lintas instansi yang terpusat di satu bangunan. Saat ini Banjarbaru sudah memiliki Gerai Pelayanan Publik Terpadu (GPPT) yang beroperasi di Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Meski belum diresmikan secara formal. Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banjarbaru sudah beroperasi. Sentra pelayanan terpadu milik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Banjarbaru ini telah difungsikan pihak dinas.

Dari pantauan, bangunan atau gedung utama MPP sudah rampung. Di bagian lantai dasar tampak masih lenggang. Sementara di lantai kedua digunakan sebagai kantor Kepala Dinas dan jajaran PMPTSP Banjarbaru.

Menurut Kepala Dinas PMPTSP Banjarbaru, Rahma Khairita peresmian akan digelar di bulan April 2021. Mengincar momen hari jadi Kota Banjarbaru ke-22 nanti. Namun ia memastikan pemerintah pusat dari Kemendagri sudah melakukan peninjauan ke lokasi.

“Peresmian Insya Allah April, momentum Harjad. Tapi untuk operasional sebetulnya sudah jalan, ini secara prinsipnya sudah bisa digunakan. Sekarang kantor kita juga pindah ke sini secara bertahap,” katanya kemarin.

Karena MPP pada dasarnya merupakan sentra pelayanan terpadu untuk masyarakat. Gerai-gerai pelayanan dari SKPD di lingkup Pemko Banjarbaru kata Khairita akan segera mengisi.

“Kita sudah ada rapat koordinasi dengan SKPD yang bersifat pelayanan publik untuk mengisi gerai-gerai. Instansi vertikal dan pihak swasta juga segera masuk, kemungkinan Januari sudah mulai ada yang masuk,” katanya.

Semisal kata Khairita, perusahaan perbankan daerah sudah memastikan bakal mengisi gerainya di MPP. Bahkan perbankan ini ujarnya kemungkinan di awal tahun sudah efektif beroperasi.

“Beberapa waktu lalu dari kepolisian juga sudah survei lokasi. Nanti gerai yang dibuka kepolisian adalah pelayanan perpanjangan SIM, Insya Allah dalam waktu dekat juga sudah siap,” katanya.

Meskipun bangunan utama sudah rampung. Khairita mengakui bahwa masih diperlukan peningkatan sarana dan pra sarana (sarpras). Peningkatan ini pun terpaksa harus dilakukan di tahun anggaran 2021.

“Kita agendakan ada peningkatan sarpras. Semisal pembangunan musala, kantin, penambahan tempat duduk dan juga titik-titik AC. Ini akan di tahun 2021,” ceritanya.

Ia sendiri berharap bahwa dengan beroperasinya MPP, masyarakat tak harus jauh-jauh untuk menikmati pelayanan. Sebab di MPP katanya akan banyak gerai pelayanan nantinya yang bergabung.

“Kita berharap bisa menampung sampai 15-20 gerai pelayanan. Karena memang bangunan ini didesain untuk menampung banyak gerai. Sehingga bisa benar-benar lengkap,” tuntasnya.

Seperti diwartakan, pembangunannya  MPP ini diketahui bersumber dari APBD Kota Banjarbaru tahun 2020, dengan nilai kontrak Rp 6,5 miliar.

Adapun, fungsi dari MPP ini adalah pelayanan publik lintas instansi yang terpusat di satu bangunan. Saat ini Banjarbaru sudah memiliki Gerai Pelayanan Publik Terpadu (GPPT) yang beroperasi di Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/