alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

Jelang Nataru, Stok Daging dan Bahan Pokok Aman

BANJARBARU – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel memastikan stok daging dalam keadaaan aman. Meski nantinya permintaan diprediksi meningkat dari biasanya.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi mengatakan, pihaknya jauh-jauh hari sudah mengantisipasi ketersediaan daging untuk kebutuhan Nataru. Sehingga, dirinya meminta masyarakat tak perlu khawatir.

“Alhamdulillah, daging sapi maupun ayam ketersediaannya sangat cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, khusus untuk ayam ras, pada Desember 2020 ini ketersediaannya diperkirakan mencapai 7.180.536 ekor. Sedangkan kebutuhan hanya di kisaran 4.243.517 ekor.

“Jadi ketersediaan ayam ras surplus untuk kebutuhan di Kalsel. Sehingga kita bisa menyediakan stok untuk provinsi lain. Salah satunya, Kalteng (Kalimantan Tengah),” ungkapnya.

Sementara stok daging sapi, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel mencatat bulan ini tersedia sekitar 2.169 ekor. Sedangkan kebutuhan diprediksi hanya 1.998 ekor.

“Untuk stok daging sapi, kita sudah menyiapkan dan selalu mengecek secara rutin. Kalau kurang para pelaku usaha langsung mengantisipasinya dengan mengambil dari luar Kalsel,” beber Suparmi.

Selain daging sapi, dia menyebut, ketersediaan daging kerbau juga aman untuk kebutuhan Nataru. “Ketersediaan daging kerbau bulan ini ada 204 ekor, sementara keperluan mungkin hanya 196 ekor,” sebutnya.

Lalu bagaimana dengan stok bahan pokok lainnya? Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani menuturkan, berdasarkan pantauan mereka, stok bahan pokok, seperti beras, gula, minyak dan lain-lain sejauh ini masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat pada masa libur Nataru. “Terlebih dengan bertambahnya pasokan baru yang terus mengalir ke Bulog Kalsel dan distributor,” tuturnya.

Dia berharap, masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong. Agar ketersediaan bahan pokok selalu terjaga. “Jangan membeli secara berlebihan, karena hal itu bisa membuat stok bahan pokok cepat menipis,” pintanya.

Untuk para pedagang, Birhasani meminta supaya tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah. Seperti penimbunan dan sewenang-wenang menaikkan harga.

“Apalagi melakukan tipudaya dengan mengoplos produk antara yang berkualitas baik dengan yang jelek. Itu bisa berakibat pada pelanggaran hukum,” pungkasnya. (risa/ran/ema)

STOK DAGING JELANG NATARU

DAGING AYAM RAS
Kebutuhan : 4.243.517 ekor
Ketersediaan : 7.180.536 ekor

DAGING SAPI
Kebutuhan : 1.998 ekor
Ketersediaan : 2.196 ekor

DAGING KERBAU
Kebutuhan : 196 ekor
Ketersediaan : 204 ekor

BANJARBARU – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel memastikan stok daging dalam keadaaan aman. Meski nantinya permintaan diprediksi meningkat dari biasanya.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi mengatakan, pihaknya jauh-jauh hari sudah mengantisipasi ketersediaan daging untuk kebutuhan Nataru. Sehingga, dirinya meminta masyarakat tak perlu khawatir.

“Alhamdulillah, daging sapi maupun ayam ketersediaannya sangat cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, khusus untuk ayam ras, pada Desember 2020 ini ketersediaannya diperkirakan mencapai 7.180.536 ekor. Sedangkan kebutuhan hanya di kisaran 4.243.517 ekor.

“Jadi ketersediaan ayam ras surplus untuk kebutuhan di Kalsel. Sehingga kita bisa menyediakan stok untuk provinsi lain. Salah satunya, Kalteng (Kalimantan Tengah),” ungkapnya.

Sementara stok daging sapi, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel mencatat bulan ini tersedia sekitar 2.169 ekor. Sedangkan kebutuhan diprediksi hanya 1.998 ekor.

“Untuk stok daging sapi, kita sudah menyiapkan dan selalu mengecek secara rutin. Kalau kurang para pelaku usaha langsung mengantisipasinya dengan mengambil dari luar Kalsel,” beber Suparmi.

Selain daging sapi, dia menyebut, ketersediaan daging kerbau juga aman untuk kebutuhan Nataru. “Ketersediaan daging kerbau bulan ini ada 204 ekor, sementara keperluan mungkin hanya 196 ekor,” sebutnya.

Lalu bagaimana dengan stok bahan pokok lainnya? Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani menuturkan, berdasarkan pantauan mereka, stok bahan pokok, seperti beras, gula, minyak dan lain-lain sejauh ini masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat pada masa libur Nataru. “Terlebih dengan bertambahnya pasokan baru yang terus mengalir ke Bulog Kalsel dan distributor,” tuturnya.

Dia berharap, masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong. Agar ketersediaan bahan pokok selalu terjaga. “Jangan membeli secara berlebihan, karena hal itu bisa membuat stok bahan pokok cepat menipis,” pintanya.

Untuk para pedagang, Birhasani meminta supaya tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah. Seperti penimbunan dan sewenang-wenang menaikkan harga.

“Apalagi melakukan tipudaya dengan mengoplos produk antara yang berkualitas baik dengan yang jelek. Itu bisa berakibat pada pelanggaran hukum,” pungkasnya. (risa/ran/ema)

STOK DAGING JELANG NATARU

DAGING AYAM RAS
Kebutuhan : 4.243.517 ekor
Ketersediaan : 7.180.536 ekor

DAGING SAPI
Kebutuhan : 1.998 ekor
Ketersediaan : 2.196 ekor

DAGING KERBAU
Kebutuhan : 196 ekor
Ketersediaan : 204 ekor

Most Read

Artikel Terbaru

/