alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

Jangan Berlibur Dulu, Pelancong Sumbang 20 Persen Kasus Positif di Banjarmasin

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Banjarmasin mengeluarkan peringatan. Warga sebaiknya tak bepergian keluar daerah. Terutama ke kota-kota besar dengan risiko penularan tinggi COVID-19.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan, salah satu penyumbang kasus terkonfirmasi positif berasal dari pelancong.

Hasil penelusuran Dinkes, 20 persen kasus corona di Banjarmasin berawal dari perjalanan jauh.

“Penambahan kasus beberapa hari ini cukup signifikan. Jadi kami mengimbau agar warga Banjarmasin untuk menimbang kembali rencana bepergian ke daerah yang penularannya masih berbahaya,” imbaunya, kemarin (17/12).

Laporan ini menjadi atensi Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Di Balai Kota, ia mengatakan bahwa di bandara masyarakat hampir tak bisa dicegah untuk pergi berlibur.

“Meski tetap menerapkan protokol, sangat rentan terjadinya penularan dari satu tempat ke tempat lain. Apalagi seiring dengan liburan akhir tahun,” ujarnya.

Mengapa ini tak bisa dianggap remeh, karena dari kemunculan zona merah di Banjarmasin, tenaga kesehatan sudah ikut tertular.

“Mungkin saat mereka melayani pasien. Kelelehan dan terpapar,” duga Ibnu.

Setidaknya, ada kabar baik. Belum ada penambahan kasus meninggal dunia. “Alhamdulillah saat ini kondisi mereka baik. Sedang menjalani isolasi mandiri,” tutup Ibnu. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Banjarmasin mengeluarkan peringatan. Warga sebaiknya tak bepergian keluar daerah. Terutama ke kota-kota besar dengan risiko penularan tinggi COVID-19.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan, salah satu penyumbang kasus terkonfirmasi positif berasal dari pelancong.

Hasil penelusuran Dinkes, 20 persen kasus corona di Banjarmasin berawal dari perjalanan jauh.

“Penambahan kasus beberapa hari ini cukup signifikan. Jadi kami mengimbau agar warga Banjarmasin untuk menimbang kembali rencana bepergian ke daerah yang penularannya masih berbahaya,” imbaunya, kemarin (17/12).

Laporan ini menjadi atensi Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Di Balai Kota, ia mengatakan bahwa di bandara masyarakat hampir tak bisa dicegah untuk pergi berlibur.

“Meski tetap menerapkan protokol, sangat rentan terjadinya penularan dari satu tempat ke tempat lain. Apalagi seiring dengan liburan akhir tahun,” ujarnya.

Mengapa ini tak bisa dianggap remeh, karena dari kemunculan zona merah di Banjarmasin, tenaga kesehatan sudah ikut tertular.

“Mungkin saat mereka melayani pasien. Kelelehan dan terpapar,” duga Ibnu.

Setidaknya, ada kabar baik. Belum ada penambahan kasus meninggal dunia. “Alhamdulillah saat ini kondisi mereka baik. Sedang menjalani isolasi mandiri,” tutup Ibnu. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/