alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Pohon Tumbang, Dua Pengendara Nyaris Celaka

BARABAI – Jalan Merdeka Desa Kapar-Kapur Jawa RT 10, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) mendadak macet. Ternyata pohon asam dengan ukuran besar tumbang di tengah jalan, Sabtu (12/12) sekira pukul 20.30 Wita.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja dua pengendara nyaris tertimpa pohon. Babinsa Batang Alai Selatan, Serda Mardiyanto menjelaskan peristiwa pohon tumbang itu diduga terjadi karena terpaan angin kencang.

“Curah hujan kala itu memang sedang, tapi anginnya sangat kencang. Beruntung pengendara motor matic dan satu mobil kijang selamat, nyaris saja tertimpa,” katanya kepada Radar Banjarmasin, Minggu (13/12).

Pohon yang tumbang itu, Lanjut Mardiyanto, langsung disingkirkan oleh petugas BPBD dibantu TNI-Polri. Sekitar satu jam untuk mengevakuasi pohon besar tersebut. Akibatnya jalan macet tak terindahkan.

“Di tengah rintik hujan dibantu warga sekitar membersihkan pohon itu, kondisi jalan juga gelap karena listrik padam. Setelah pohon selesai di potong-potong akhirnya lalu lintas kembali normal,” jelasnya.

Serda Mardiyanto meminta warga untuk tetap waspada. Di musim hujan disertai angin kencang ini memang sangat berisiko melintas di bawah pepohonan. “Apalagi pohon itu sudah lapuk. Lebih baik kalau hujan lebat berteduh sampai hujan reda untuk mengurangi risiko,” pesannya.

Sementara itu mengutip laman BMKG Kalsel per 13 Desember, potensi hujan di Barabai saat ini mulai menurun. Hujan ringan akan turun dalam beberapa hari Suhu dan kelembaban berada di angka 23-32 derajat celcius dan 65-95 persen. (mal/bin/ema)

BARABAI – Jalan Merdeka Desa Kapar-Kapur Jawa RT 10, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) mendadak macet. Ternyata pohon asam dengan ukuran besar tumbang di tengah jalan, Sabtu (12/12) sekira pukul 20.30 Wita.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja dua pengendara nyaris tertimpa pohon. Babinsa Batang Alai Selatan, Serda Mardiyanto menjelaskan peristiwa pohon tumbang itu diduga terjadi karena terpaan angin kencang.

“Curah hujan kala itu memang sedang, tapi anginnya sangat kencang. Beruntung pengendara motor matic dan satu mobil kijang selamat, nyaris saja tertimpa,” katanya kepada Radar Banjarmasin, Minggu (13/12).

Pohon yang tumbang itu, Lanjut Mardiyanto, langsung disingkirkan oleh petugas BPBD dibantu TNI-Polri. Sekitar satu jam untuk mengevakuasi pohon besar tersebut. Akibatnya jalan macet tak terindahkan.

“Di tengah rintik hujan dibantu warga sekitar membersihkan pohon itu, kondisi jalan juga gelap karena listrik padam. Setelah pohon selesai di potong-potong akhirnya lalu lintas kembali normal,” jelasnya.

Serda Mardiyanto meminta warga untuk tetap waspada. Di musim hujan disertai angin kencang ini memang sangat berisiko melintas di bawah pepohonan. “Apalagi pohon itu sudah lapuk. Lebih baik kalau hujan lebat berteduh sampai hujan reda untuk mengurangi risiko,” pesannya.

Sementara itu mengutip laman BMKG Kalsel per 13 Desember, potensi hujan di Barabai saat ini mulai menurun. Hujan ringan akan turun dalam beberapa hari Suhu dan kelembaban berada di angka 23-32 derajat celcius dan 65-95 persen. (mal/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/