alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Dinas Kesehatan Kalsel Kunker ke Tanbu

BATULICIN-Tim Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Bumbu. Hal ini dalam rangka pembinaan wilayah dan rapat koordinasi penanganan dan pengendalian Covid-19.

Kunjungan yang dipimpin Kadinkes Kalsel

H Muhammad Muslim itu disambut Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo di ruang rapat bersujud Kantor Bupati.

Dikatakan Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo  kunker ini merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah daerah terutama berkaitan dengan komitmen bersama guna memutus mata rantai penyebaran Covid yang masih melanda.

“Pemerintah daerah sangat berharap, melalui kunker ini diharapkan dapat saling bertukar informasi, berbagi pengalaman dan saling bersinergi agar kita dapat memutus mata rantai penularan corona di Tanah Bumbu,” ujarnya.

Kadinkes Kalsel Muhammad Muslim mengatakan kegiatan kunjungan ini sudah terlaksana di berbagai kabupaten dan kota dalam rangka pemantauan kondisi pandemi dan penanganan pada tiap daerah.

Khusus untuk Tanah Bumbu pihaknya turut mengapresiasi dalam ap date penanganan bidang kesehatan terutama pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Dikatakannya, dalam hal terobosan penanganan Covid di provinsi maupun kabupaten dianggap sudah berjalan dengan baik.

“Semua dengan cara membangun sinergi, terlebih lagi lintas sektoral juga jalan, baik pemerintah  provinsi bersama pemerintah daerah baik kabupaten ataupun Kota, Forkopimda dan unsur terkait lainnya, kini dianggap sudah melakukan upaya itu,” paparnya.

Perlu diketahui, di awal pandemi semua mengalami begitu dahsyat dan siapapun hampir tak memiliki kesiapan. Namun dengan arah dan kebijakan gubernur dan kepala daerah lainnya, terus mengambil langkah strategis yang diambil pada saat itu dengan bagaimana upaya untuk mendeteksi Covid-19 ini lebih cepat.

Dalam kondisinya, bagaimana semua berupaya menangani Covid lebih cepat. Padahal Kalsel tidak memiliki laboratorium, sementara pada saat itu Kementerian Kesehatan mengarahkan Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengirimkan specimen ke litbangkes Jakarta atau Surabaya.

“Atas arahan Gubernur Kalsel dan harapan  bersama, bahwa kalau banyak dilakukan tes

maka upaya penghambatan penyebaran Covid-19 lebih cepat tertangani,” tutupnya. (kry/ij/ram)

BATULICIN-Tim Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Bumbu. Hal ini dalam rangka pembinaan wilayah dan rapat koordinasi penanganan dan pengendalian Covid-19.

Kunjungan yang dipimpin Kadinkes Kalsel

H Muhammad Muslim itu disambut Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo di ruang rapat bersujud Kantor Bupati.

Dikatakan Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo  kunker ini merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah daerah terutama berkaitan dengan komitmen bersama guna memutus mata rantai penyebaran Covid yang masih melanda.

“Pemerintah daerah sangat berharap, melalui kunker ini diharapkan dapat saling bertukar informasi, berbagi pengalaman dan saling bersinergi agar kita dapat memutus mata rantai penularan corona di Tanah Bumbu,” ujarnya.

Kadinkes Kalsel Muhammad Muslim mengatakan kegiatan kunjungan ini sudah terlaksana di berbagai kabupaten dan kota dalam rangka pemantauan kondisi pandemi dan penanganan pada tiap daerah.

Khusus untuk Tanah Bumbu pihaknya turut mengapresiasi dalam ap date penanganan bidang kesehatan terutama pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Dikatakannya, dalam hal terobosan penanganan Covid di provinsi maupun kabupaten dianggap sudah berjalan dengan baik.

“Semua dengan cara membangun sinergi, terlebih lagi lintas sektoral juga jalan, baik pemerintah  provinsi bersama pemerintah daerah baik kabupaten ataupun Kota, Forkopimda dan unsur terkait lainnya, kini dianggap sudah melakukan upaya itu,” paparnya.

Perlu diketahui, di awal pandemi semua mengalami begitu dahsyat dan siapapun hampir tak memiliki kesiapan. Namun dengan arah dan kebijakan gubernur dan kepala daerah lainnya, terus mengambil langkah strategis yang diambil pada saat itu dengan bagaimana upaya untuk mendeteksi Covid-19 ini lebih cepat.

Dalam kondisinya, bagaimana semua berupaya menangani Covid lebih cepat. Padahal Kalsel tidak memiliki laboratorium, sementara pada saat itu Kementerian Kesehatan mengarahkan Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengirimkan specimen ke litbangkes Jakarta atau Surabaya.

“Atas arahan Gubernur Kalsel dan harapan  bersama, bahwa kalau banyak dilakukan tes

maka upaya penghambatan penyebaran Covid-19 lebih cepat tertangani,” tutupnya. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/