alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Tinggal Serumah, Putri Tak Tahu Ayahnya Meninggal

BANJARMASIN – Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di Jalan Sutoyo S Kompleks Bukit Raya, kemarin (1/12) siang.

Ternyata, jenazah itu merupakan anggota TNI aktif. Namanya Peltu Anthony, 52 tahun. Kondisinya membujur kaku, telentang di kasur.

“Sudah setahun beliau mengontrak rumah di RT saya. Setahu saya bersama anak perempuannya. Tapi kurang tahu berdinas di mana,” kata Ketua RT 38 Kelurahan Teluk Dalam, Sahidan Arifin.

“Pas menerima kabar itu, saya langsung ke sana. Sudah tercium aroma busuk,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan putrinya, sang ayah tak pernah mengeluhkan sakit. Namun, Sahidan merasa heran. Sebab, putrinya itu di rumah saja.

Anthony terakhir kali terlihat mata tetangga pada Minggu (29/11) siang. Dia baru pulang bekerja. Keadaannya tampak sehat bugar.

“Saya tanya pada anak almarhum, kok baru mengetahui ayah meninggal setelah membusuk? Jawabannya, sudah kebiasaan ayahnya, sepulang bekerja lebih banyak berdiam di kamar. Jarang keluar. Ia pun enggan mengganggu,” kisahnya.

Putrinya baru menyadari ada yang salah setelah mencium bau tak sedap dari dalam kamar.

Tetangga korban, Kartinah, juga mencium bau serupa. “Pagi tadi, putrinya membuka pintu rumah kontrakan. Saya sedang di luar, mencium baunya. Tapi tak mengira itu bau mayat,” kata perempuan 36 tahun itu.

“Agak siangan, baru geger bahwa Pak Anthony sudah meninggal dunia,” lanjutnya.

Pantauan di lokasi, ada Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Ipda I Gusti Ngurah Utama Putra bersama beberapa personel TNI. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di Jalan Sutoyo S Kompleks Bukit Raya, kemarin (1/12) siang.

Ternyata, jenazah itu merupakan anggota TNI aktif. Namanya Peltu Anthony, 52 tahun. Kondisinya membujur kaku, telentang di kasur.

“Sudah setahun beliau mengontrak rumah di RT saya. Setahu saya bersama anak perempuannya. Tapi kurang tahu berdinas di mana,” kata Ketua RT 38 Kelurahan Teluk Dalam, Sahidan Arifin.

“Pas menerima kabar itu, saya langsung ke sana. Sudah tercium aroma busuk,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan putrinya, sang ayah tak pernah mengeluhkan sakit. Namun, Sahidan merasa heran. Sebab, putrinya itu di rumah saja.

Anthony terakhir kali terlihat mata tetangga pada Minggu (29/11) siang. Dia baru pulang bekerja. Keadaannya tampak sehat bugar.

“Saya tanya pada anak almarhum, kok baru mengetahui ayah meninggal setelah membusuk? Jawabannya, sudah kebiasaan ayahnya, sepulang bekerja lebih banyak berdiam di kamar. Jarang keluar. Ia pun enggan mengganggu,” kisahnya.

Putrinya baru menyadari ada yang salah setelah mencium bau tak sedap dari dalam kamar.

Tetangga korban, Kartinah, juga mencium bau serupa. “Pagi tadi, putrinya membuka pintu rumah kontrakan. Saya sedang di luar, mencium baunya. Tapi tak mengira itu bau mayat,” kata perempuan 36 tahun itu.

“Agak siangan, baru geger bahwa Pak Anthony sudah meninggal dunia,” lanjutnya.

Pantauan di lokasi, ada Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Ipda I Gusti Ngurah Utama Putra bersama beberapa personel TNI. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/