alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Tinggal Kiriman Formulir C

BANJARMASIN – Pemilihan kepala daerah 2020 tinggal menghitung hari. Bagaimana kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel jelang pencoblosan nanti?

Ketua KPU Provinsi Kalsel Sarmuji mengatakan masih menunggu kiriman logistik dari perusahaan percetakan di Kudus, Jawa Tengah (Jateng). “Tinggal formulir C yang masih kita tunggu,” kata Sarmuji yang ditemui wartawan, Senin (30/1) usai Sosialisasi Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula di salah satu hotel di Banjarmasin.

Informasi dari pihak percetakan, logistik sudah dikirim tanggal 29 November. Diprediksi tiba di Banjarmasin dalam beberapa hari ke depan. “Mudahan tanggal 2 Desember ini sudah datang,” ucapnya seraya mengatakan logistik akan langsung didistribusikan ke kabupaten/kota.

Hasil diskusi internal KPU Kalsel, pendistribusian akan mendahulukan daerah yang sulit dijangkau, contohnya Pulau Sembilan yang ada di Kabupaten Kotabaru. Untuk menuju ke sana memakan waktu lama, bisa 2-3 hari. Ia yakin sebelum masa tenang sudah beres.

Sedangkan untuk kabupaten/kota terdekat, seperti Banua Anam, akan dilakukan sehari sebelum pencoblosan. “Kita dahulukan Kotabaru, karena ada beberapa kawasan yang jarak tempuh perjalanan cukup memakan waktu, sedangkan kabupaten/kota terdekat H-1,” jelasnya.

Sarmuji menambahkan kesiapan protokol kesehatan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer dan sabun cuci tangan saat pencoblosan juga sudah didistribusikan. ]

“Karena KPU Provinsi tak punya gudang logistik, paling lama satu dua hari setelah tiba di Banjarmasin, kemudian didistribusikan ke kabupaten/kota,” ujarnya.

Begitu Pula dengan petugas KPPS, KPU Kalsel sudah menyiapkan sebanyak 63.642 anggota KPPS dan 12.198 orang petugas pengamanan. Mereka ini nantinya yang akan bertugas di 9.066 TPS di Kalsel.

“Semuanya sudah rapid test, kalau reaktif tentu akan diganti, tapi mudah-mudahan tidak,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)

BANJARMASIN – Pemilihan kepala daerah 2020 tinggal menghitung hari. Bagaimana kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel jelang pencoblosan nanti?

Ketua KPU Provinsi Kalsel Sarmuji mengatakan masih menunggu kiriman logistik dari perusahaan percetakan di Kudus, Jawa Tengah (Jateng). “Tinggal formulir C yang masih kita tunggu,” kata Sarmuji yang ditemui wartawan, Senin (30/1) usai Sosialisasi Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula di salah satu hotel di Banjarmasin.

Informasi dari pihak percetakan, logistik sudah dikirim tanggal 29 November. Diprediksi tiba di Banjarmasin dalam beberapa hari ke depan. “Mudahan tanggal 2 Desember ini sudah datang,” ucapnya seraya mengatakan logistik akan langsung didistribusikan ke kabupaten/kota.

Hasil diskusi internal KPU Kalsel, pendistribusian akan mendahulukan daerah yang sulit dijangkau, contohnya Pulau Sembilan yang ada di Kabupaten Kotabaru. Untuk menuju ke sana memakan waktu lama, bisa 2-3 hari. Ia yakin sebelum masa tenang sudah beres.

Sedangkan untuk kabupaten/kota terdekat, seperti Banua Anam, akan dilakukan sehari sebelum pencoblosan. “Kita dahulukan Kotabaru, karena ada beberapa kawasan yang jarak tempuh perjalanan cukup memakan waktu, sedangkan kabupaten/kota terdekat H-1,” jelasnya.

Sarmuji menambahkan kesiapan protokol kesehatan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer dan sabun cuci tangan saat pencoblosan juga sudah didistribusikan. ]

“Karena KPU Provinsi tak punya gudang logistik, paling lama satu dua hari setelah tiba di Banjarmasin, kemudian didistribusikan ke kabupaten/kota,” ujarnya.

Begitu Pula dengan petugas KPPS, KPU Kalsel sudah menyiapkan sebanyak 63.642 anggota KPPS dan 12.198 orang petugas pengamanan. Mereka ini nantinya yang akan bertugas di 9.066 TPS di Kalsel.

“Semuanya sudah rapid test, kalau reaktif tentu akan diganti, tapi mudah-mudahan tidak,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/