alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

6 Ular Kobra Sudah Diamankan dari Pemukiman Warga Banjarmasin

BANJARMASIN – Memasuki Desember, puncak musim hujan, reptil juga merayakan musim telur menetas. Laporan ular yang memasuki rumah warga pun kian sering terdengar.

Tim Animal Rescue Banjarmasin, gabungan dari BPBD, Bidang Kesehatan DKP3, BKSDA, dan polisi hewan K-9 Polda Kalsel pun dibuat sibuk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarmasin, sekaligus koordinator tim itu, HM Hilmi menyebutkan, setidaknya sudah sembilan ekor ular yang mereka tangkap dari permukiman warga.

“Kami sudah mengamankan sembilan ekor dari berbagai jenis ular,” ujarnya.

Selama November saja, sudah dua induk dan empat anak jenis ular sendok Sumatra yang ditangkap. “Ini memang bulan-bulan indukan menetaskan telur,” tambahnya.

Ada pula piton dan sanca yang dievakuasi dari rumah warga. “Dua ekor bahkan panjangnya sampai lima meter,” kisahnya.

Lantas, bagaimana mencegahnya? Hilmi memberikan tips, rajin-rajinlah membersihkan rumah. Jangan menumpuk barang. Memotong rumput liar yang sudah tinggi. Dan menutup retakan atau lubang di sekitar halaman rumah.

“Intinya, kalau melihat ular, jangan panik. Segera hubungi kami,” tambahnya.

Pengamanan ular, terutama yang berbisa, merupakan amanah dari Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 657 Tahun 2020.

“Silakan hubungi kami di 0831-5986-1450 atau 0821-5391-2194. Pelayanan ini tidak dipungut biaya,” tutupnya. (fud/ema)

BANJARMASIN – Memasuki Desember, puncak musim hujan, reptil juga merayakan musim telur menetas. Laporan ular yang memasuki rumah warga pun kian sering terdengar.

Tim Animal Rescue Banjarmasin, gabungan dari BPBD, Bidang Kesehatan DKP3, BKSDA, dan polisi hewan K-9 Polda Kalsel pun dibuat sibuk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarmasin, sekaligus koordinator tim itu, HM Hilmi menyebutkan, setidaknya sudah sembilan ekor ular yang mereka tangkap dari permukiman warga.

“Kami sudah mengamankan sembilan ekor dari berbagai jenis ular,” ujarnya.

Selama November saja, sudah dua induk dan empat anak jenis ular sendok Sumatra yang ditangkap. “Ini memang bulan-bulan indukan menetaskan telur,” tambahnya.

Ada pula piton dan sanca yang dievakuasi dari rumah warga. “Dua ekor bahkan panjangnya sampai lima meter,” kisahnya.

Lantas, bagaimana mencegahnya? Hilmi memberikan tips, rajin-rajinlah membersihkan rumah. Jangan menumpuk barang. Memotong rumput liar yang sudah tinggi. Dan menutup retakan atau lubang di sekitar halaman rumah.

“Intinya, kalau melihat ular, jangan panik. Segera hubungi kami,” tambahnya.

Pengamanan ular, terutama yang berbisa, merupakan amanah dari Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 657 Tahun 2020.

“Silakan hubungi kami di 0831-5986-1450 atau 0821-5391-2194. Pelayanan ini tidak dipungut biaya,” tutupnya. (fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/