alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Kadispora: Pelatih Fisik dan Terapis Harus Siaga

BANJARMASIN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel Hermansyah menuturkan pihaknya akan memboyong banyak orang menuju PON XX 2021 Papua. Selain atlet dan pelatih masing-masing cabor, Dispora Kalsel juga akan membawa para pelatih fisik dan para terapis.

Menurut Herman, pelatih fisik maupun para terapis memiliki peranan penting dalam mendampingi para atlet Kalsel selama di PON Papua nanti. Pelatih fisik bertugas memastikan kondisi fisik para atlet prima dan siap tempur. Sementara, para terapis juga berperan penting dalam melakukan pertolongan awal apabila ada atlet yang mengalami cedera.

Herman meminta agar para pelatih fisik dan terapis selalu siaga dalam mendampingi para atlet Kalsel di PON Papua nanti. “Ke manapun dan di manapun atlet bertanding, mereka juga harus stand by di lapangan. Ini penting, karena sewaktu-waktu atlet akan memerlukan para pelatih fisik dan terapis,” sebutnya.

Diperkirakan ada sekitar 25 pelatih fisik dan terapis yang bakal diboyong ke PON Papua. Mereka akan masuk dalam kontingen Kalsel. Namun, jumlah tersebut masih belum dipastikan. “Nanti baru akan diketahui setelah persiapan keberangkatan menuju PON Papua. Yang penting, saat ini kami bisa memastikan Kalsel memiliki pelatih fisik dan terapis yang mumpuni,” sebutnya.

Yang tak kalah penting, para pelatih fisik dan terapis Kalsel juga sudah dibekali pengetahuan di bidangnya masing-masing. Dispora Kalsel menyelenggarakan beberapa kali pelatihan untuk pelatih fisik dan terapis Kalsel. “Ke depan, kapasitas dan kualitas mereka akan semakin diasah dengan pelatihan-pelatihan lainnya menjelang PON Papua,” tuntasnya.(oza/dye/ema)

BANJARMASIN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel Hermansyah menuturkan pihaknya akan memboyong banyak orang menuju PON XX 2021 Papua. Selain atlet dan pelatih masing-masing cabor, Dispora Kalsel juga akan membawa para pelatih fisik dan para terapis.

Menurut Herman, pelatih fisik maupun para terapis memiliki peranan penting dalam mendampingi para atlet Kalsel selama di PON Papua nanti. Pelatih fisik bertugas memastikan kondisi fisik para atlet prima dan siap tempur. Sementara, para terapis juga berperan penting dalam melakukan pertolongan awal apabila ada atlet yang mengalami cedera.

Herman meminta agar para pelatih fisik dan terapis selalu siaga dalam mendampingi para atlet Kalsel di PON Papua nanti. “Ke manapun dan di manapun atlet bertanding, mereka juga harus stand by di lapangan. Ini penting, karena sewaktu-waktu atlet akan memerlukan para pelatih fisik dan terapis,” sebutnya.

Diperkirakan ada sekitar 25 pelatih fisik dan terapis yang bakal diboyong ke PON Papua. Mereka akan masuk dalam kontingen Kalsel. Namun, jumlah tersebut masih belum dipastikan. “Nanti baru akan diketahui setelah persiapan keberangkatan menuju PON Papua. Yang penting, saat ini kami bisa memastikan Kalsel memiliki pelatih fisik dan terapis yang mumpuni,” sebutnya.

Yang tak kalah penting, para pelatih fisik dan terapis Kalsel juga sudah dibekali pengetahuan di bidangnya masing-masing. Dispora Kalsel menyelenggarakan beberapa kali pelatihan untuk pelatih fisik dan terapis Kalsel. “Ke depan, kapasitas dan kualitas mereka akan semakin diasah dengan pelatihan-pelatihan lainnya menjelang PON Papua,” tuntasnya.(oza/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/