alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Pilkada HST Sepi Berita Televisi

BARABAI- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel menyoroti pemberitaan tentang Pilkada HST 2020 di media penyiaran yang minim. Untuk itu mereka datang ke KPU setempat, baru-baru tadi, guna menjalin koordinasi terkait masalah tersebut.

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Penyiaran KPID Marliyana menjelaskan, kurangnya pemberitaan seputar Pilkada HST di media penyiaran televisi terkendala jaringan televisi. Berita seputar pilkada paling banyak disiarkan hanya di daerah perkotaan.

“Di sini (HST) pemberitaan pilkada masih kurang. Iklan kampanye juga hanya bisa di radio, di Barabai tidak ada jaringan televisi lokal,” katanya setelah bertemu dengan para Komisioner KPU HST.

Terkait hal itu, Marliyana memaklumi masalah tersebut. Sebab, Barabai memang tidak ada televisi lembaga penyiaran publik dam lembaga penyiaran swasta. Semua berpusat di kota.

“Berita seputar pilkada cuma tanyang di TVRI, yang lain tidak ada. Ya maklum di daerah masih banyak yang tidak terakses televisi,” ujarnya seraya menjelaskan jika KPID juga datang ke seluruh daerah yang menggelar pilkada.

Komisioner KPU HST Mardani tak menampik jika pemberitaan pilkada tak banyak disorot media penyiaran. Ia menjelaskan jika Barabai belum bisa mengakses saluran televisi lokal.

“Kita juga sudah menjelaskan ke KPID, jika tv berlangganan bukan merupakan media dalam jaringan. Sehingga berdasarkan peraturan tidak bisa digunakan sebagai media kampanye. Jadi di Barabai akan memaksimalkan radio yang ada,” ujarnya.

Mardani menjelaskan, ada lima radio yang bisa digunakan sebagai media penyiaran. “KPU nanti akan memfasilitasi untuk kampanye para paslon sesuai jadwal,” katanya.

Jadwal kampanye yang difasilitasi oleh KPU sendiri dimulai pada tanggal 22 November – 5 Desember 2020. (mal/ema)

BARABAI- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel menyoroti pemberitaan tentang Pilkada HST 2020 di media penyiaran yang minim. Untuk itu mereka datang ke KPU setempat, baru-baru tadi, guna menjalin koordinasi terkait masalah tersebut.

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Penyiaran KPID Marliyana menjelaskan, kurangnya pemberitaan seputar Pilkada HST di media penyiaran televisi terkendala jaringan televisi. Berita seputar pilkada paling banyak disiarkan hanya di daerah perkotaan.

“Di sini (HST) pemberitaan pilkada masih kurang. Iklan kampanye juga hanya bisa di radio, di Barabai tidak ada jaringan televisi lokal,” katanya setelah bertemu dengan para Komisioner KPU HST.

Terkait hal itu, Marliyana memaklumi masalah tersebut. Sebab, Barabai memang tidak ada televisi lembaga penyiaran publik dam lembaga penyiaran swasta. Semua berpusat di kota.

“Berita seputar pilkada cuma tanyang di TVRI, yang lain tidak ada. Ya maklum di daerah masih banyak yang tidak terakses televisi,” ujarnya seraya menjelaskan jika KPID juga datang ke seluruh daerah yang menggelar pilkada.

Komisioner KPU HST Mardani tak menampik jika pemberitaan pilkada tak banyak disorot media penyiaran. Ia menjelaskan jika Barabai belum bisa mengakses saluran televisi lokal.

“Kita juga sudah menjelaskan ke KPID, jika tv berlangganan bukan merupakan media dalam jaringan. Sehingga berdasarkan peraturan tidak bisa digunakan sebagai media kampanye. Jadi di Barabai akan memaksimalkan radio yang ada,” ujarnya.

Mardani menjelaskan, ada lima radio yang bisa digunakan sebagai media penyiaran. “KPU nanti akan memfasilitasi untuk kampanye para paslon sesuai jadwal,” katanya.

Jadwal kampanye yang difasilitasi oleh KPU sendiri dimulai pada tanggal 22 November – 5 Desember 2020. (mal/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/