alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Libur Panjang, Warga Tak Kuat untuk Tak Berwisata

BANJARBARU – Pandemi memang belum usai, tapi momen libur panjang dan cuti bersama membuat masyarakat tak kuasa untuk menahan diri di rumah saja. Karena itulah, kini tempat wisata jadi destinasi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu liburnya.

Di Kota Banjarbaru, momen liburan juga dijadikan sejumlah masyarakat untuk menyambangi tempat wisata. Salah satu yang terpantau ramai adalah wisata Danau Seran di Palm Banjarbaru.

Semenjak momen libur dari Rabu (28/10), danau dengan panorama lanskap yang cantik ini sudah dikunjungi lebih dari 500 orang. Diprediksi, hingga akhir pekan nanti pengunjung bertambah banyak.

“Kalau hari ini (kemarin, red) kurang lebihnya 300an pengunjung. Untuk hari Rabu (28/10) lebih sedikit, ya berkisar 200an. Hari ini cukup banyak yang datang karena momen libur kan,” kata Rubadi, salah seorang pengelola Danau Seran.

Memang katanya, dibanding hari normal, momen libur panjang seperti sekarang membuat jumlah pengunjung naik signifikan. Yang mana jika dihari biasa hanya berkisar di 50an orang.

“Selama Covid-19 ini memang turun sekali, ya pas libur sekarang mulai ramai, kalau sebelumnya sepi, paling yang datang cuman 10 orang. Ya sekarang mulai naik lah,” katanya.

Di momentum libur ini, Subardi mengatakan sudah mendapat surat edaran dari Pemko Banjarbaru. Hal ini terkait upaya pencegahan penularan Covid-19 selama libur panjang di tempat-tempat wisata.

Ia sendiri mengklaim sudah menerapkan protokol kesehatan tersebut. Yang mana ditegaskannya bahwa pengunjung wajib mengenakan masker dan mencuci tangan.

“Kalau ada yang tidak pakai masker kita minta membeli, karena ada pedagang masker juga di sini. Kalau tidak mau, ya kita dengan tegas meminta balik kanan, karena kami tak mau mengambil risiko,” tegasnya.

Meski mulai ramai, angka kunjungan ini kata Subardi masih jauh jika dikomparasikan dengan momen yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Memang, pandemi katanya sangat berimbas terhadap tren wisatawan.

“Ya beda kalau dibanding tahun lalu sebelum Covid-19. Kalau dahulu ada yang tembus seribu orang. Bahkan wisatawannya dari mana-mana, ada yang dari Kaltim atau Kalteng,” tuntasnya.

Sementara, Hana Asyifa salah satu pengunjung mengaku datang ke Danau Seran karena ingin sekadar berlibur. Lantaran ia sendiri sebelumnya mendengar informasi bahwa Danah Seran sudah dibuka.

“Ya mengisi waktu libur saja, kebetulan kan juga tanggal merah. Ini yang kedua kali kesini, alasannya ke sini ya dekat dan terjangkau harganya. Kalau soal protokol, saya lihat sudah bagus,” kata warga Martapura ini.

Memang sebelumnya, Pemko Banjarbaru menegaskan agar pengelola tempat wisata dapat menerapkan protokol kesehatan. Hal ini untuk memgantisipasi dan upaya pencegahan Covid-19 sewaktu momentum liburan. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Pandemi memang belum usai, tapi momen libur panjang dan cuti bersama membuat masyarakat tak kuasa untuk menahan diri di rumah saja. Karena itulah, kini tempat wisata jadi destinasi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu liburnya.

Di Kota Banjarbaru, momen liburan juga dijadikan sejumlah masyarakat untuk menyambangi tempat wisata. Salah satu yang terpantau ramai adalah wisata Danau Seran di Palm Banjarbaru.

Semenjak momen libur dari Rabu (28/10), danau dengan panorama lanskap yang cantik ini sudah dikunjungi lebih dari 500 orang. Diprediksi, hingga akhir pekan nanti pengunjung bertambah banyak.

“Kalau hari ini (kemarin, red) kurang lebihnya 300an pengunjung. Untuk hari Rabu (28/10) lebih sedikit, ya berkisar 200an. Hari ini cukup banyak yang datang karena momen libur kan,” kata Rubadi, salah seorang pengelola Danau Seran.

Memang katanya, dibanding hari normal, momen libur panjang seperti sekarang membuat jumlah pengunjung naik signifikan. Yang mana jika dihari biasa hanya berkisar di 50an orang.

“Selama Covid-19 ini memang turun sekali, ya pas libur sekarang mulai ramai, kalau sebelumnya sepi, paling yang datang cuman 10 orang. Ya sekarang mulai naik lah,” katanya.

Di momentum libur ini, Subardi mengatakan sudah mendapat surat edaran dari Pemko Banjarbaru. Hal ini terkait upaya pencegahan penularan Covid-19 selama libur panjang di tempat-tempat wisata.

Ia sendiri mengklaim sudah menerapkan protokol kesehatan tersebut. Yang mana ditegaskannya bahwa pengunjung wajib mengenakan masker dan mencuci tangan.

“Kalau ada yang tidak pakai masker kita minta membeli, karena ada pedagang masker juga di sini. Kalau tidak mau, ya kita dengan tegas meminta balik kanan, karena kami tak mau mengambil risiko,” tegasnya.

Meski mulai ramai, angka kunjungan ini kata Subardi masih jauh jika dikomparasikan dengan momen yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Memang, pandemi katanya sangat berimbas terhadap tren wisatawan.

“Ya beda kalau dibanding tahun lalu sebelum Covid-19. Kalau dahulu ada yang tembus seribu orang. Bahkan wisatawannya dari mana-mana, ada yang dari Kaltim atau Kalteng,” tuntasnya.

Sementara, Hana Asyifa salah satu pengunjung mengaku datang ke Danau Seran karena ingin sekadar berlibur. Lantaran ia sendiri sebelumnya mendengar informasi bahwa Danah Seran sudah dibuka.

“Ya mengisi waktu libur saja, kebetulan kan juga tanggal merah. Ini yang kedua kali kesini, alasannya ke sini ya dekat dan terjangkau harganya. Kalau soal protokol, saya lihat sudah bagus,” kata warga Martapura ini.

Memang sebelumnya, Pemko Banjarbaru menegaskan agar pengelola tempat wisata dapat menerapkan protokol kesehatan. Hal ini untuk memgantisipasi dan upaya pencegahan Covid-19 sewaktu momentum liburan. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/