alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Bakal Benahi Pariwisata Banua Seperti Australia

AMUNTAI- Geliat sosialisasi terus dilakukan Calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana. Kali ini, Wamenkum HAM era Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyapa warga di Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (29/10) kemarin.

Haji Denny, sapaan akrab Denny Indrayana di sela padatnya jadwal kampanye menyempatkan diri mengunjungi lokasi wisata di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan.

Ia mengaku kagum dengan kreativitas masyarakat yang mengolah obyek lahan rawa yang bisa mendatangkan manfaat bagi perekonomian warga sekitar. “Kreativitas seperti ini yang perlu dijadikan contoh. Sehingga bisa menggerakkan putaran ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Haji Denny mengatakan, Kalsel memiliki banyak potensi untuk mengembangkan sektor pariwisata. Baik wisata alam, dengan kekayaan hutan dan pegunungan, wisata kota, hingga wisata religi dengan banyaknya makam para wali dan sejarah penyebaran Islam.

“Dengan berbagai potensi tersebut, pastinya yang harus diselesaikan adalah pembenahan infrastruktur dan manajemen pengelolaan,” terang mantan Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan HAM ini.

Pria kelahiran Kotabaru mengaku beruntung pernah punya kesempatan tinggal di Australia. Dari situ ia bisa membandingkan bagaimana manajemen dan infrastruktur menjadi kunci pengembangan sektor wisata. “Dari sisi keragaman dan potensi, kita jauh lebih baik. Tapi mereka punya infrastruktur dan manajemen lebih baik. Intinya kita perlu terus berbenah dan melakukan pembinaan,” ucapnya.

Cagub yang diusung koalisi Partai Gerindra, Demokrat, dan PPP, serta gabungan parpol nonkoalisi ini mengemukakan, di bidang infrastruktur Kalsel masih tertinggal dengan daerah lain. Ia mencontohkan, bagaimana kualitas jalan di berbagai lokasi yang rusak sehingga menghambat mobilitas ekonomi. “Ini harus menjadi perhatian ke depan dengan serius, selain pentingnya promosi,” katanya.

Selain wisata alam, di Desa Banyu Hirang juga ada wisata edukasi. Karena titian tradisional dari kayu menghubungkan ke galeri Kembang Ilung, tempat pelatihan pembuatan kerajinan purun, rotan dan eceng gondok. Selain melihat cara pembuatannya, pengunjung juga bisa membeli hasil kerajinan tersebut.

Di lokasi ini, Haji Denny mendapat sambutan hangat warga setempat dan mereka yang sedang berwisata di lokasi. Bahkan di antaranya berebut untuk foto bersama.

Sirajuddin, warga Balangan yang datang ke tempat itu kaget saat mengetahui ada Haji Denny di sana. Karena sejak lama, ia memang mengidolakan pegiat anti korupsi tersebut. “Selama ini saya hanya melihat di televisi. Tak menyangka hari ini (kemarin.Red) bisa berkesempatan bertemu,” tuturnya. Sirajudin yang datang bersama keluarganya berharap Haji Denny bisa membawa perubahan Kalsel lebih baik. (tri/ay/ran)

AMUNTAI- Geliat sosialisasi terus dilakukan Calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana. Kali ini, Wamenkum HAM era Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyapa warga di Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (29/10) kemarin.

Haji Denny, sapaan akrab Denny Indrayana di sela padatnya jadwal kampanye menyempatkan diri mengunjungi lokasi wisata di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan.

Ia mengaku kagum dengan kreativitas masyarakat yang mengolah obyek lahan rawa yang bisa mendatangkan manfaat bagi perekonomian warga sekitar. “Kreativitas seperti ini yang perlu dijadikan contoh. Sehingga bisa menggerakkan putaran ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Haji Denny mengatakan, Kalsel memiliki banyak potensi untuk mengembangkan sektor pariwisata. Baik wisata alam, dengan kekayaan hutan dan pegunungan, wisata kota, hingga wisata religi dengan banyaknya makam para wali dan sejarah penyebaran Islam.

“Dengan berbagai potensi tersebut, pastinya yang harus diselesaikan adalah pembenahan infrastruktur dan manajemen pengelolaan,” terang mantan Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan HAM ini.

Pria kelahiran Kotabaru mengaku beruntung pernah punya kesempatan tinggal di Australia. Dari situ ia bisa membandingkan bagaimana manajemen dan infrastruktur menjadi kunci pengembangan sektor wisata. “Dari sisi keragaman dan potensi, kita jauh lebih baik. Tapi mereka punya infrastruktur dan manajemen lebih baik. Intinya kita perlu terus berbenah dan melakukan pembinaan,” ucapnya.

Cagub yang diusung koalisi Partai Gerindra, Demokrat, dan PPP, serta gabungan parpol nonkoalisi ini mengemukakan, di bidang infrastruktur Kalsel masih tertinggal dengan daerah lain. Ia mencontohkan, bagaimana kualitas jalan di berbagai lokasi yang rusak sehingga menghambat mobilitas ekonomi. “Ini harus menjadi perhatian ke depan dengan serius, selain pentingnya promosi,” katanya.

Selain wisata alam, di Desa Banyu Hirang juga ada wisata edukasi. Karena titian tradisional dari kayu menghubungkan ke galeri Kembang Ilung, tempat pelatihan pembuatan kerajinan purun, rotan dan eceng gondok. Selain melihat cara pembuatannya, pengunjung juga bisa membeli hasil kerajinan tersebut.

Di lokasi ini, Haji Denny mendapat sambutan hangat warga setempat dan mereka yang sedang berwisata di lokasi. Bahkan di antaranya berebut untuk foto bersama.

Sirajuddin, warga Balangan yang datang ke tempat itu kaget saat mengetahui ada Haji Denny di sana. Karena sejak lama, ia memang mengidolakan pegiat anti korupsi tersebut. “Selama ini saya hanya melihat di televisi. Tak menyangka hari ini (kemarin.Red) bisa berkesempatan bertemu,” tuturnya. Sirajudin yang datang bersama keluarganya berharap Haji Denny bisa membawa perubahan Kalsel lebih baik. (tri/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/