alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Sidang Putusan Despi, Wartawan Tak Bisa Liput

KOTABARU – Senin (26/10) pagi, suasana di depan PN Kotabaru mendadak ramai. Puluhan anggota Polres Kotabaru berseragam dibantu sejumlah anggota TNI berjaga di depan gedung PN Kotabaru.

Hari ini, akses masuk ke PN pun ditutup setiap pengunjung yang ingin memasuki lokasi gedung PN pun harus melalui pemeriksaan ketat. Mulai dari identitas hingga pemeriksaan barang bawaan.

Sementara di dalam Gedung PN informasi yang didapat Radar Banjarmasin di lapangan tengah digelar agenda sidang pembacaan putusan kasus UU ITE yang menjerat Despianoor Wardani, seorang honorer SDLB terkait postingan bertema Khilafah di media sosial facebook.

Beberapa awak media sempat adu argumen dengan petugas PN Kotabaru. “Bagaimana kami bisa liput kalau gak boleh masuk,” sungut Heri wartawan.

Dia dan rekan-rekannya pun memilih balik kanan. Sekadar diketahui, jarak pusat kota ke PN sekitar 10 kilometer.

Sidang digelar secara online. Namun saat wartawan koran ini coba mengakses, tayangan tidak ada, sepertinya sidang sudah selesai, pukul 10.00.

Pantauan di lapangan juga terlihat sejumlah ulama dan tokoh agama yang hadir ingin memberikan dukungan terhadap Despi. Tetapi mereka tidak bisa langsung memasuki Gedung PN.

Namun setelah mereka komunikasi beberapa saat dengan petugas yang berjaga, akhirnya diperbolehkan masuk. Melewati pemeriksaan identitas, badan dan barang bawaan. (zal/ema)

KOTABARU – Senin (26/10) pagi, suasana di depan PN Kotabaru mendadak ramai. Puluhan anggota Polres Kotabaru berseragam dibantu sejumlah anggota TNI berjaga di depan gedung PN Kotabaru.

Hari ini, akses masuk ke PN pun ditutup setiap pengunjung yang ingin memasuki lokasi gedung PN pun harus melalui pemeriksaan ketat. Mulai dari identitas hingga pemeriksaan barang bawaan.

Sementara di dalam Gedung PN informasi yang didapat Radar Banjarmasin di lapangan tengah digelar agenda sidang pembacaan putusan kasus UU ITE yang menjerat Despianoor Wardani, seorang honorer SDLB terkait postingan bertema Khilafah di media sosial facebook.

Beberapa awak media sempat adu argumen dengan petugas PN Kotabaru. “Bagaimana kami bisa liput kalau gak boleh masuk,” sungut Heri wartawan.

Dia dan rekan-rekannya pun memilih balik kanan. Sekadar diketahui, jarak pusat kota ke PN sekitar 10 kilometer.

Sidang digelar secara online. Namun saat wartawan koran ini coba mengakses, tayangan tidak ada, sepertinya sidang sudah selesai, pukul 10.00.

Pantauan di lapangan juga terlihat sejumlah ulama dan tokoh agama yang hadir ingin memberikan dukungan terhadap Despi. Tetapi mereka tidak bisa langsung memasuki Gedung PN.

Namun setelah mereka komunikasi beberapa saat dengan petugas yang berjaga, akhirnya diperbolehkan masuk. Melewati pemeriksaan identitas, badan dan barang bawaan. (zal/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/