alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Tak Pakai Masker di Pasar Ikan, Dapat Sanksi

KOTABARU – Ketua OPIN (Organisasi Pedagang Ikan dan Nelayan) Kotabaru Saharudin meminta semua pedagang mematuhi protokol kesehatan. Ada sanksi bila melanggar.

“Kalau ada enggak pakai masker, saya push up,” ujarnya Rabu (21/10) tadi, usai menemani Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta mengunjungi pasar ikan daerah ini.

Menurut Saharudin, protokol kesehatan menunjang peningkatan kembali jumlah kunjungan konsumen ke pasar harian di Kotabaru. “Kita akui, ada penurunan walau tidak signifikan sejak masa pandemi,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kembali rasa aman konsumen ke pasar harian, pihaknya sejak beberapa waktu lalu memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Khususnya untuk para pedagang.

Nico Afinta melihat pasar ikan bisa menjadi mercusuar kampanye pola hidup sehat. “Bisa dengan mengajak semua masyarakat untuk aktif konsumsi ikan. Di tengah pandemi, kecukupan vitamin dan protein menjadi penunjang melawan wabah,” ujarnya.

Kapolda mengapresiasi pasar yang berada di pusat kota Kotabaru itu. Menurutnya, protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik. Tinggal peningkatan kualitasnya saja.

Sejauh ini hasil nelayan masih terserap pasar. Memang sempat terjadi penurunan beberapa waktu lalu karena faktor cuaca. “Sekarang sudah mulai naik. Pasar juga sudah mulai normal aktivitasnya,” ucapnya.

Nico meminta masyarakat tidak perlu khawatir berbelanja di pasar ikan. Para pedagang menggunakan alat pelindung diri. Dan juga di beberapa sudut pasar disediakan sarana cuci tangan.(zal/dye/ema)

KOTABARU – Ketua OPIN (Organisasi Pedagang Ikan dan Nelayan) Kotabaru Saharudin meminta semua pedagang mematuhi protokol kesehatan. Ada sanksi bila melanggar.

“Kalau ada enggak pakai masker, saya push up,” ujarnya Rabu (21/10) tadi, usai menemani Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta mengunjungi pasar ikan daerah ini.

Menurut Saharudin, protokol kesehatan menunjang peningkatan kembali jumlah kunjungan konsumen ke pasar harian di Kotabaru. “Kita akui, ada penurunan walau tidak signifikan sejak masa pandemi,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kembali rasa aman konsumen ke pasar harian, pihaknya sejak beberapa waktu lalu memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Khususnya untuk para pedagang.

Nico Afinta melihat pasar ikan bisa menjadi mercusuar kampanye pola hidup sehat. “Bisa dengan mengajak semua masyarakat untuk aktif konsumsi ikan. Di tengah pandemi, kecukupan vitamin dan protein menjadi penunjang melawan wabah,” ujarnya.

Kapolda mengapresiasi pasar yang berada di pusat kota Kotabaru itu. Menurutnya, protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik. Tinggal peningkatan kualitasnya saja.

Sejauh ini hasil nelayan masih terserap pasar. Memang sempat terjadi penurunan beberapa waktu lalu karena faktor cuaca. “Sekarang sudah mulai naik. Pasar juga sudah mulai normal aktivitasnya,” ucapnya.

Nico meminta masyarakat tidak perlu khawatir berbelanja di pasar ikan. Para pedagang menggunakan alat pelindung diri. Dan juga di beberapa sudut pasar disediakan sarana cuci tangan.(zal/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/