alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

Tren Nongkrong dan Kerja di Kafe: Anak Muda Mencari Tempat yang Nyaman

Di Banjarmasin, anak muda dan nongkrong di kafe adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan.

***

BANJARMASIN – Menjamurnya kafe di Kota Banjarmasin membuat nongkrong sudah menjadi semacam kewajiban.

Bahkan, tak hanya di akhir pekan, pada hari-hari biasa pun tetap nongkrong. Sekadar singgah untuk rehat atau memboyong kerjaan kantor ke kafe.

Contoh di Bandarmasih Tempo Doeloe. Dari jam 8 pagi sampai jam 11, kawasan di Jalan Hasanuddin HM, Banjarmasin Tengah ini tak pernah sepi.

Dirintis sejak 2019 lalu, kawasan yang dulu sepi itu kini menjadi semarak. Pemko turut melirik. Dan wali kota meresmikannya pada Desember 2021 tadi.

Perihal nongkrong ini, menurut pengunjung kafe setia seperti Ricky Zulkarnain, ada beberapa syarat yang bisa membuatnya betah.

Baca Juga :  Siring Ditutup, Pawai Dilarang

Pertama, tempat yang nyaman. Kedua, teman nongkrong yang satu frekuensi.

“Entah dalam soal pekerjaan atau pergaulan. Dan syarat ketiga adalah tempat yang asyik untuk foto-foto,” ucapnya, kemarin (2/2).

Sama halnya dengan Nada. Gadis asal Jalan Sultan Adam ini mengutamakan suasana kafenya.

Di Banjarmasin, anak muda dan nongkrong di kafe adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan.

***

BANJARMASIN – Menjamurnya kafe di Kota Banjarmasin membuat nongkrong sudah menjadi semacam kewajiban.

Bahkan, tak hanya di akhir pekan, pada hari-hari biasa pun tetap nongkrong. Sekadar singgah untuk rehat atau memboyong kerjaan kantor ke kafe.

Contoh di Bandarmasih Tempo Doeloe. Dari jam 8 pagi sampai jam 11, kawasan di Jalan Hasanuddin HM, Banjarmasin Tengah ini tak pernah sepi.

Dirintis sejak 2019 lalu, kawasan yang dulu sepi itu kini menjadi semarak. Pemko turut melirik. Dan wali kota meresmikannya pada Desember 2021 tadi.

Perihal nongkrong ini, menurut pengunjung kafe setia seperti Ricky Zulkarnain, ada beberapa syarat yang bisa membuatnya betah.

Baca Juga :  Siring Ditutup, Pawai Dilarang

Pertama, tempat yang nyaman. Kedua, teman nongkrong yang satu frekuensi.

“Entah dalam soal pekerjaan atau pergaulan. Dan syarat ketiga adalah tempat yang asyik untuk foto-foto,” ucapnya, kemarin (2/2).

Sama halnya dengan Nada. Gadis asal Jalan Sultan Adam ini mengutamakan suasana kafenya.

Most Read

Artikel Terbaru

/