alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Pakai Pisau Pembelah Jeruk Nipis, Pedagang Soto Gagal Bunuh Diri

BANJARMASIN – Warga Jalan Adhyaksa gempar. Seorang penjual soto Banjar diduga hendak bunuh diri, Kamis (8/10) sekitar jam 3 siang.

Namanya adalah Muhammad Hendra alias Oyong. Pria 27 tahun itu nekat menikamkan pisau ke pelipis wajahnya.

Untung saja, sang istri, Samiyah keburu memergoki. Perempuan 31 tahun itu mendapati Oyong terkapar di ruang dapur warung soto.

Menurut saksi mata, Oyong datang ke warung dengan menaiki sepeda motor. Dia sempat bertanya, tapi tak terdengar jelas. Tak lama, terdengar kegaduhan di dapur warung.

“Istrinya mendapati suaminya terjatuh. Wajahnya luka dan mengeluarkan banyak darah. Istrinya pulang yang berteriak meminta tolong,” kata tetangga yang enggan namanya dikorankan tersebut.

Warga pun berdatangan untuk memberi pertolongan. “Kebetulan di sebelah warung ada puskesmas. Langsung saja dibawa ke sana. Diperban untuk menghentikan darahnya,” tambahnya.

Seingat warga, tak pernah terdengar keributan antar pasangan itu. Setahu mereka, rukun-rukun saja.

“Pagi tadi ia bantu istrinya jualan. Siang berangka. Mendadak langsung ke dapur, mengambil pisau yang sering dipakai untuk membelah jeruk nipis,” tambahnya.

Setelah dirawat di Puskesmas Kayu Tangi, Oyong dirujuk ke Rumah Sakit Ansari Saleh.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Hendra Agustian Ginting mengungkapkan, korban mendapat lima jahitan. “Istrinya juga terluka di jari kedua tangan. Keterangannya, suaminya tiba-tiba masuk dapur dan melukai wajahnya sendiri,” tutupnya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Warga Jalan Adhyaksa gempar. Seorang penjual soto Banjar diduga hendak bunuh diri, Kamis (8/10) sekitar jam 3 siang.

Namanya adalah Muhammad Hendra alias Oyong. Pria 27 tahun itu nekat menikamkan pisau ke pelipis wajahnya.

Untung saja, sang istri, Samiyah keburu memergoki. Perempuan 31 tahun itu mendapati Oyong terkapar di ruang dapur warung soto.

Menurut saksi mata, Oyong datang ke warung dengan menaiki sepeda motor. Dia sempat bertanya, tapi tak terdengar jelas. Tak lama, terdengar kegaduhan di dapur warung.

“Istrinya mendapati suaminya terjatuh. Wajahnya luka dan mengeluarkan banyak darah. Istrinya pulang yang berteriak meminta tolong,” kata tetangga yang enggan namanya dikorankan tersebut.

Warga pun berdatangan untuk memberi pertolongan. “Kebetulan di sebelah warung ada puskesmas. Langsung saja dibawa ke sana. Diperban untuk menghentikan darahnya,” tambahnya.

Seingat warga, tak pernah terdengar keributan antar pasangan itu. Setahu mereka, rukun-rukun saja.

“Pagi tadi ia bantu istrinya jualan. Siang berangka. Mendadak langsung ke dapur, mengambil pisau yang sering dipakai untuk membelah jeruk nipis,” tambahnya.

Setelah dirawat di Puskesmas Kayu Tangi, Oyong dirujuk ke Rumah Sakit Ansari Saleh.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Hendra Agustian Ginting mengungkapkan, korban mendapat lima jahitan. “Istrinya juga terluka di jari kedua tangan. Keterangannya, suaminya tiba-tiba masuk dapur dan melukai wajahnya sendiri,” tutupnya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/