alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

TFC Pantau Percepatan Penanggulangan Covid-19

BATULICIN – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengunjungi Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan.

Kunjungan dalam rangka memantau percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 di Bumi Bersujud.

Kunjungan Tim Kemenkes ke Bumi Bersujud diterima langsung Wakil Bupati H Ready Kambo bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani, serta Kepala Dinkes Tanbu H Setia Budi beserta Jajarannya di Ruang Bersujud 1 Kantor Bupati di Gunung Tinggi, Batulicin.

Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, Riki Ikbal, selaku ketua rombongan mengatakan pemerintah melalui Kemenkes membentuk tim Task Force Covid-19 (TFC).

TFC ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden dalam penanganan Covid-19 di sembilan provinsi prioritas.

“Salah satu provinsi prioritas penurunan Covid-19 yakni Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dikatakannya, tugas TFC yakni untuk menurunkan jumlah kasus positif di sembilan daerah tersebut.

“TFC bertugas untuk menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan keberadaan TFC untuk menjembatani pemerintah pusat dan daerah dalam menangani Covid-19.

Pada kesempatan itu, ia juga menyambut baik dengan penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan yang trendnya semakin membaik.

Meski demikian sebutnya, Provinsi Kalsel harus tetap mengantisipasi terjadinya klaster Pilkada.

Untuk klaster pilkada ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu harus benar-benar mengantisipasinya dengan strategi-strategi yang perlu dipersiapkan.

Disisi lain, ia juga menjelaskan untuk penanganan Covid-19 tidak bisa diserahkan ke tenaga kesehatan saja, namun harus melibatkan gotong royong masyarakat seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam mensosialisasikan Covid-19.

“Masyarakat harus terus diingatkan bahaya Covid-19 melalui sosialisasi maupun lainnya,” terangnya.

Pengetahuan ini harus diberikan ke masyarakat, tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Pada kesempatan itu pula, ia menyambut baik dengan upaya yang dilakukan Pemkab Tanbu untuk mencegah penularan Covid-19, yang salah satunya dengan menggandeng perusahaan dalam hal pengadaan PCR. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengunjungi Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan.

Kunjungan dalam rangka memantau percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 di Bumi Bersujud.

Kunjungan Tim Kemenkes ke Bumi Bersujud diterima langsung Wakil Bupati H Ready Kambo bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani, serta Kepala Dinkes Tanbu H Setia Budi beserta Jajarannya di Ruang Bersujud 1 Kantor Bupati di Gunung Tinggi, Batulicin.

Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, Riki Ikbal, selaku ketua rombongan mengatakan pemerintah melalui Kemenkes membentuk tim Task Force Covid-19 (TFC).

TFC ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden dalam penanganan Covid-19 di sembilan provinsi prioritas.

“Salah satu provinsi prioritas penurunan Covid-19 yakni Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dikatakannya, tugas TFC yakni untuk menurunkan jumlah kasus positif di sembilan daerah tersebut.

“TFC bertugas untuk menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan keberadaan TFC untuk menjembatani pemerintah pusat dan daerah dalam menangani Covid-19.

Pada kesempatan itu, ia juga menyambut baik dengan penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan yang trendnya semakin membaik.

Meski demikian sebutnya, Provinsi Kalsel harus tetap mengantisipasi terjadinya klaster Pilkada.

Untuk klaster pilkada ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu harus benar-benar mengantisipasinya dengan strategi-strategi yang perlu dipersiapkan.

Disisi lain, ia juga menjelaskan untuk penanganan Covid-19 tidak bisa diserahkan ke tenaga kesehatan saja, namun harus melibatkan gotong royong masyarakat seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam mensosialisasikan Covid-19.

“Masyarakat harus terus diingatkan bahaya Covid-19 melalui sosialisasi maupun lainnya,” terangnya.

Pengetahuan ini harus diberikan ke masyarakat, tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Pada kesempatan itu pula, ia menyambut baik dengan upaya yang dilakukan Pemkab Tanbu untuk mencegah penularan Covid-19, yang salah satunya dengan menggandeng perusahaan dalam hal pengadaan PCR. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/