alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Dewan: Sanksi Pelanggaran di THM Harus Tegas dan Berefek

BANJARBARU – Beberapa waktu lalu, tempat hiburan malam (THM) di Kota Banjarbaru disorot. Pasalnya, dari sidak yang dilakukan pemerintah kota, ditemukan sejumlah pelanggaran. Mulai dari miras hingga abai dengan protokol kesehatan (prokes). 

Terkat polemik ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman menilai jika pengawasan serta penertiban THM yang melanggar harus masif dilaksanakan. Sebab katanya saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Tentu kita mendorong agar kegiatan berupa pemantauan hingga penindakan ini lebih masif. Jangan sampai hal-hal seperti ini luput dari pantauan petugas, karena potensi penularan tentu ada karena terjadi kerumunan,” katanya.

Legislator Partai Golkar ini juga menyarankan agar petugas bisa lebih sungguh-sungguh dalam melakukan penindakan. Tidak hanya melacak atau mendeteksi pelanggaran, namun katanya juga soal sanksi yang dikenakan.

“Sebenarnya banyak cara kalau petugas mau bersungguh sungguh. Misalnya bisa berikan sanksi tegas berupa penutupan sementara jika memang terbukti melanggar,” pesannya.

Taufik pun juga mengingatkan agar di situasi pandemi seperti ini bisa disadari semua pihak. Sebab situasi sekarang menurutnya sangat sensitif terlebih soal sanksi protokol kesehatan.

“Penindakan harus sama, artinya jangan sampai ada kesan bahwa yang disanksi cuman masyarakat di jalanan namun tempat-tempat seperti THM ini luput dari pantauan,” pungkasnya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Beberapa waktu lalu, tempat hiburan malam (THM) di Kota Banjarbaru disorot. Pasalnya, dari sidak yang dilakukan pemerintah kota, ditemukan sejumlah pelanggaran. Mulai dari miras hingga abai dengan protokol kesehatan (prokes). 

Terkat polemik ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman menilai jika pengawasan serta penertiban THM yang melanggar harus masif dilaksanakan. Sebab katanya saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Tentu kita mendorong agar kegiatan berupa pemantauan hingga penindakan ini lebih masif. Jangan sampai hal-hal seperti ini luput dari pantauan petugas, karena potensi penularan tentu ada karena terjadi kerumunan,” katanya.

Legislator Partai Golkar ini juga menyarankan agar petugas bisa lebih sungguh-sungguh dalam melakukan penindakan. Tidak hanya melacak atau mendeteksi pelanggaran, namun katanya juga soal sanksi yang dikenakan.

“Sebenarnya banyak cara kalau petugas mau bersungguh sungguh. Misalnya bisa berikan sanksi tegas berupa penutupan sementara jika memang terbukti melanggar,” pesannya.

Taufik pun juga mengingatkan agar di situasi pandemi seperti ini bisa disadari semua pihak. Sebab situasi sekarang menurutnya sangat sensitif terlebih soal sanksi protokol kesehatan.

“Penindakan harus sama, artinya jangan sampai ada kesan bahwa yang disanksi cuman masyarakat di jalanan namun tempat-tempat seperti THM ini luput dari pantauan,” pungkasnya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/