alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Tidak Taat, Sudah 559 Warga HSS Disanksi

KANDANGAN – Selama penerapan Peraturan Bupati (Perbup) HSS Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pada bulan September tadi, total ada 500 orang warga dikenakan sanksi.

Kepala Satpol-PP HSS Iwan Friady mengatakan, sesuai perbup warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti tak mengenakan masker saat beraktivitas ke luar rumah diberikan sanksi. Mulai teguran, menyapu jalanan, menjadi juru kampanye pencegahan penyebaran Covid-19, sampai denda berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

“Dari hasil rekapitulasi sampai 30 September, total ada 559 warga yang telah dikenakan sanksi,” sebutnya.

Dari jumlah tersebut, paling banyak diberikan sanksi sosial seperti menyapu jalan sebanyak 265 orang dan menjadi juru kampanye Covid-19 sebanyak 212 orang.

“Kemudian sanksi denda total Rp 2.935.000 dari 54 orang dan teguran tertulis sebanyak 36 orang,” rinci Iwan.

Dalam penegakan perbup ini, tim gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri, siang dan malam menyasar beberapa fasilitas umum. Seperti kawasan Pasar Terpadu HM Yusi Kandangan, Pasar Los Batu, Pasar Nagara, sampai seluruh kecamatan.

“Operasi yustisi dengan sidang di tempat bagi para pelanggar dilakukan dalam setiap pekan,” kata Iwan.
Pemberian sanksi dilakukan sebagai bentuk pembelajaran bagi warga, agar lebih menaati protokol kesehatan saat ke luar rumah. Apalagi di berbagai daerah kasus positif Covid-19 mulai meningkat kembali.

“Jadi jangan sampai daerah kita menjadi zona merah. Mari lebih taat protokol kesehatan mencegah pandemi Covid-19,” ajak Iwan.

Sementara itu, warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas ke luar rumah berdalih macam-macam. Mulai lupa membawa, sampai lupa menggunakan masker. Padahal masker sudah dibawa, tetapi disimpan dalam tas atau saku celana. (shn/ema)

KANDANGAN – Selama penerapan Peraturan Bupati (Perbup) HSS Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pada bulan September tadi, total ada 500 orang warga dikenakan sanksi.

Kepala Satpol-PP HSS Iwan Friady mengatakan, sesuai perbup warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti tak mengenakan masker saat beraktivitas ke luar rumah diberikan sanksi. Mulai teguran, menyapu jalanan, menjadi juru kampanye pencegahan penyebaran Covid-19, sampai denda berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

“Dari hasil rekapitulasi sampai 30 September, total ada 559 warga yang telah dikenakan sanksi,” sebutnya.

Dari jumlah tersebut, paling banyak diberikan sanksi sosial seperti menyapu jalan sebanyak 265 orang dan menjadi juru kampanye Covid-19 sebanyak 212 orang.

“Kemudian sanksi denda total Rp 2.935.000 dari 54 orang dan teguran tertulis sebanyak 36 orang,” rinci Iwan.

Dalam penegakan perbup ini, tim gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri, siang dan malam menyasar beberapa fasilitas umum. Seperti kawasan Pasar Terpadu HM Yusi Kandangan, Pasar Los Batu, Pasar Nagara, sampai seluruh kecamatan.

“Operasi yustisi dengan sidang di tempat bagi para pelanggar dilakukan dalam setiap pekan,” kata Iwan.
Pemberian sanksi dilakukan sebagai bentuk pembelajaran bagi warga, agar lebih menaati protokol kesehatan saat ke luar rumah. Apalagi di berbagai daerah kasus positif Covid-19 mulai meningkat kembali.

“Jadi jangan sampai daerah kita menjadi zona merah. Mari lebih taat protokol kesehatan mencegah pandemi Covid-19,” ajak Iwan.

Sementara itu, warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas ke luar rumah berdalih macam-macam. Mulai lupa membawa, sampai lupa menggunakan masker. Padahal masker sudah dibawa, tetapi disimpan dalam tas atau saku celana. (shn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/