alexametrics
34.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

5 Staf Dewan Positif Corona, Gedung DPRD Banjarbaru Tutup Sementara

BANJARBARU – Gedung wakil rakyat bakal ditutup sementara. Usai, terjadi penularan Covid-19 di kantor para legislator ini. Yang mana pasca tiga anggota DPRD Banjarbaru terkonfirmasi positif, kini lima pegawai staf DPRD juga dikonfirmasi ikut tertular.

Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menyebut bahwa memang ada lima staf DPRD Banjarbaru yang tertular. Usai pihaknya melakukan tes usap (swab test) kepada para staf beberapa waktu lalu.

“Setelah anggota DPRD Banjarbaru dinyatakan positif (Covid-19), Jumat kemarin kita lakukan tes swab terhadap sejumlah pegawai yang pernah kontak (dengan yang positif). Hasilnya, lima diantaranta dinyatakan positif,” kata Kadinkes Banjarbaru, Rizana Mirza.Karena telah terkonfirmasi positif, kelima pegawai ini katanya akan menjalani karantina milik Pemprov Kalsel. Seperti di gedung Bapelkes atau BPSDM yang masih berlokasi di wilayah Banjarbaru.

“Kita masih koordinasi dengan pihak Pemprov untuk tempat karantinanya, yang jelas pasti akan kita tangani sesuai SOP,” katanya.

Gedung DPRD Banjarbaru sendiri telah dilakukan proses sterilisasi dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruangan-ruangan. Terbaru, segala aktivitas di gedung ini juga akan dinonaktifkan untuk sementara waktu.

Menurut pihak Sekretariat DPRD Banjarbaru, dinonaktifkannya sementara aktivitas guna mencegah potensi penularan virus meluas. Mengingat, virus corona diketahui punya tingkat penularan yang cepat dan masif.

“Jadi merespons hal ini, maka kita putuskan bahwa aktivitas di lingkungan kantor DPRD Banjarbaru ditiadakan sampai pada tanggal 9 Oktober,” kata Sekretaris DPRD Banjarbaru, Aida Yunani.

Meski di Gedung ditiadakan aktivitas, pekerjaan para staf dan anggota DPRD kata Aida tetap berlaku. Hanya saja katanya pihaknya akan menerapkan pola Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

“Jadi aktivitas di kantor atau WFO (Work From Office) akan berlaku lagi pekan depan. Karena tadi juga dilakukan disinfeksi oleh Satgas, dan untuk sementara agenda rapat juga sementara ditiadakan dulu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, tiga anggota DPRD Banjarbaru terkonfirmasi positif Covid-19. Tak diketahui secara pasti bagaimana penularan tersebut terjadi. Adapun, kondisi ketiga anggota DPRD yang positif tertular juga dikonfirmasi dalam keadaan stabil alias Orang Tanpa Gejala (OTG). (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Gedung wakil rakyat bakal ditutup sementara. Usai, terjadi penularan Covid-19 di kantor para legislator ini. Yang mana pasca tiga anggota DPRD Banjarbaru terkonfirmasi positif, kini lima pegawai staf DPRD juga dikonfirmasi ikut tertular.

Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menyebut bahwa memang ada lima staf DPRD Banjarbaru yang tertular. Usai pihaknya melakukan tes usap (swab test) kepada para staf beberapa waktu lalu.

“Setelah anggota DPRD Banjarbaru dinyatakan positif (Covid-19), Jumat kemarin kita lakukan tes swab terhadap sejumlah pegawai yang pernah kontak (dengan yang positif). Hasilnya, lima diantaranta dinyatakan positif,” kata Kadinkes Banjarbaru, Rizana Mirza.Karena telah terkonfirmasi positif, kelima pegawai ini katanya akan menjalani karantina milik Pemprov Kalsel. Seperti di gedung Bapelkes atau BPSDM yang masih berlokasi di wilayah Banjarbaru.

“Kita masih koordinasi dengan pihak Pemprov untuk tempat karantinanya, yang jelas pasti akan kita tangani sesuai SOP,” katanya.

Gedung DPRD Banjarbaru sendiri telah dilakukan proses sterilisasi dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruangan-ruangan. Terbaru, segala aktivitas di gedung ini juga akan dinonaktifkan untuk sementara waktu.

Menurut pihak Sekretariat DPRD Banjarbaru, dinonaktifkannya sementara aktivitas guna mencegah potensi penularan virus meluas. Mengingat, virus corona diketahui punya tingkat penularan yang cepat dan masif.

“Jadi merespons hal ini, maka kita putuskan bahwa aktivitas di lingkungan kantor DPRD Banjarbaru ditiadakan sampai pada tanggal 9 Oktober,” kata Sekretaris DPRD Banjarbaru, Aida Yunani.

Meski di Gedung ditiadakan aktivitas, pekerjaan para staf dan anggota DPRD kata Aida tetap berlaku. Hanya saja katanya pihaknya akan menerapkan pola Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

“Jadi aktivitas di kantor atau WFO (Work From Office) akan berlaku lagi pekan depan. Karena tadi juga dilakukan disinfeksi oleh Satgas, dan untuk sementara agenda rapat juga sementara ditiadakan dulu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, tiga anggota DPRD Banjarbaru terkonfirmasi positif Covid-19. Tak diketahui secara pasti bagaimana penularan tersebut terjadi. Adapun, kondisi ketiga anggota DPRD yang positif tertular juga dikonfirmasi dalam keadaan stabil alias Orang Tanpa Gejala (OTG). (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/