alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Sempat Sehari Dibuka, XXI Ditutup lagi

BANJARMASIN – Cuma sempat dibuka selama sehari, bioskop XXI di Duta Mall kembali ditutup. Penutupan pada Sabtu (3/10) itu menyusul keberatan banyak pihak.

Mengingat penularan COVID-19 di Banjarmasin belum bisa dikendalikan. Apalagi belum ada izin dari Tim Gugus Tugas P2 COVID-19 Banjarmasin.

Manajer Operasional Duta Mall Banjarmasin, Yenny Purnawati mengatakan, mereka memilih menahan diri untuk tidak membuka tempat hiburan tersebut hingga izin resmi dikantongi.

“Kami tutup sampai suratnya dikeluarkan ketua gugus tugas, Plt Wali Kota Banjarmasin, Bapak Hermansyah,” bebernya.

Yenny menekankan, operasional bioskop pada Jumat (2/10) lalu hanya sebagai uji coba. Tujuannya, untuk melihat apakah protokol kesehatan bisa diterapkan atau tidak.

“Juga melihat antusiasme pengunjung. Ternyata tidak seperti yang diperkirakan,” tutupnya. Jika pengunjung sepi, ongkos operasional bioskop pun juga tak bisa ditutupi.

Diwartakan sebelumnya, pembukaan XXI mendapat perhatian Wakil Ketua Gugas, Kolonel Czi M Leo Pola Ardiansa S.

Dandim 1007/Banjarmasin itu menyayangkan pembukaan bioskop di tengah pandemi. Sebab, grafik kasus Kalsel termasuk yang disoroti pemerintah pusat.

“Yang masuk juga dari mana-mana. Belum tentu warga Banjarmasin sendiri, bisa saja OTG dari luar daerah yang kasusnya masih tinggi,” kata Leo. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Cuma sempat dibuka selama sehari, bioskop XXI di Duta Mall kembali ditutup. Penutupan pada Sabtu (3/10) itu menyusul keberatan banyak pihak.

Mengingat penularan COVID-19 di Banjarmasin belum bisa dikendalikan. Apalagi belum ada izin dari Tim Gugus Tugas P2 COVID-19 Banjarmasin.

Manajer Operasional Duta Mall Banjarmasin, Yenny Purnawati mengatakan, mereka memilih menahan diri untuk tidak membuka tempat hiburan tersebut hingga izin resmi dikantongi.

“Kami tutup sampai suratnya dikeluarkan ketua gugus tugas, Plt Wali Kota Banjarmasin, Bapak Hermansyah,” bebernya.

Yenny menekankan, operasional bioskop pada Jumat (2/10) lalu hanya sebagai uji coba. Tujuannya, untuk melihat apakah protokol kesehatan bisa diterapkan atau tidak.

“Juga melihat antusiasme pengunjung. Ternyata tidak seperti yang diperkirakan,” tutupnya. Jika pengunjung sepi, ongkos operasional bioskop pun juga tak bisa ditutupi.

Diwartakan sebelumnya, pembukaan XXI mendapat perhatian Wakil Ketua Gugas, Kolonel Czi M Leo Pola Ardiansa S.

Dandim 1007/Banjarmasin itu menyayangkan pembukaan bioskop di tengah pandemi. Sebab, grafik kasus Kalsel termasuk yang disoroti pemerintah pusat.

“Yang masuk juga dari mana-mana. Belum tentu warga Banjarmasin sendiri, bisa saja OTG dari luar daerah yang kasusnya masih tinggi,” kata Leo. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/