alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

Bawaslu Keluhkan Baliho Petahana yang Masih Terpasang

BANJARMASIN – Memasuki hari keenam tahapan kampanye, Bawaslu Banjarmasin menemukan sejumlah alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon yang terpasang di luar aturan. Jumlahnya mencapai belasan.

“APK sudah mulai marak terpasang. Sayangnya banyak yang memasang tak mengikuti aturan. Padahal sudah kami sosialisasi sejak lama,” keluh Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani, Jumat (10/2) kemarin.

Dia menyebut, APK pasangan calon yang terpasang di luar aturan itu bahkan mengganggu kenyamanan kota. “Ini selalu berulang seperti ketika tahapan kampanye pemilu lalu. Kami bingung juga,” tukasnya.

Subhan memberi contoh, APK seharusnya tak boleh dipasang di tiang listrik bahkan hingga menancapkannya di pohon. “Masih saja ada yang memasang di dua tempat itu,” imbuhnya.

Pemasangan APK di luar ketentuan ini, sebutnya, tersebar di lima kecamatan yang ada di Banjarmasin. Semua APK itu sudah didata pihaknya. “Sudah kami surati dan hubungi langsung. Tapi masih ada yang belum dilepas. Dalam waktu dekat akan kami bersihkan setelah kami kumpulkan semua data temuan dalam 2-3 hari ini,” janjinya.

Selain masih ada APK yang terpasang di media yang dilarang tersebut, Bawaslu Banjarmasin juga masih menemukan spanduk milik pemerintah daerah yang terpasang di tempat swasta seperti hotel yang ada foto petahana.

“Kalau ini, jumlahnya memang tak banyak. Tapi masih ada yang memasang foto kepala daerah. Dalam waktu dekat kami lepas paksa,” tegasnya.

Sementara, Bawaslu Banjarmasin mengaku belum menemukan pelanggaran protokol kesehatan ketika kandidat melakukan sosialisasi atau kampanye tatap muka dengan warga.

“Tak ada kerumunan yang kami temukan. Bahkan pasangan calon sangat aktif untuk memberitahukan kepada warga agar selalu menerapkan protokol kesehatan,” tambah Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Yasar. (mof/ema)

BANJARMASIN – Memasuki hari keenam tahapan kampanye, Bawaslu Banjarmasin menemukan sejumlah alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon yang terpasang di luar aturan. Jumlahnya mencapai belasan.

“APK sudah mulai marak terpasang. Sayangnya banyak yang memasang tak mengikuti aturan. Padahal sudah kami sosialisasi sejak lama,” keluh Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani, Jumat (10/2) kemarin.

Dia menyebut, APK pasangan calon yang terpasang di luar aturan itu bahkan mengganggu kenyamanan kota. “Ini selalu berulang seperti ketika tahapan kampanye pemilu lalu. Kami bingung juga,” tukasnya.

Subhan memberi contoh, APK seharusnya tak boleh dipasang di tiang listrik bahkan hingga menancapkannya di pohon. “Masih saja ada yang memasang di dua tempat itu,” imbuhnya.

Pemasangan APK di luar ketentuan ini, sebutnya, tersebar di lima kecamatan yang ada di Banjarmasin. Semua APK itu sudah didata pihaknya. “Sudah kami surati dan hubungi langsung. Tapi masih ada yang belum dilepas. Dalam waktu dekat akan kami bersihkan setelah kami kumpulkan semua data temuan dalam 2-3 hari ini,” janjinya.

Selain masih ada APK yang terpasang di media yang dilarang tersebut, Bawaslu Banjarmasin juga masih menemukan spanduk milik pemerintah daerah yang terpasang di tempat swasta seperti hotel yang ada foto petahana.

“Kalau ini, jumlahnya memang tak banyak. Tapi masih ada yang memasang foto kepala daerah. Dalam waktu dekat kami lepas paksa,” tegasnya.

Sementara, Bawaslu Banjarmasin mengaku belum menemukan pelanggaran protokol kesehatan ketika kandidat melakukan sosialisasi atau kampanye tatap muka dengan warga.

“Tak ada kerumunan yang kami temukan. Bahkan pasangan calon sangat aktif untuk memberitahukan kepada warga agar selalu menerapkan protokol kesehatan,” tambah Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Yasar. (mof/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/