alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 29 June 2022

Klaim Usung Calon Tanpa Mahar

BANJARBARU – Jelang pendaftaran di KPU, sejumlah partai politik mendeklarasikan jagoannya. Partai Nasional Demokrat (NasDem) misalnya, Sabtu (29/8) malam menyerahkan surat keterangan (SK) dukungan untuk delapan pasang bakal calon kepala daerah di Pilkada Kalsel 2020.

Bertempat di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, delapan pasangan yang menerima dukungan dari NasDem terdiri dari tujuh bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah tingkat kabupaten/kota, dan satu pasangan bakal calon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel.

Untuk Pilgub Kalsel, parpol besutan Surya Paloh ini menyerahkan SK dukungan untuk pasangan H Sahbirin Noor-H Muhidin. SK diserahkan langsung oleh Ketua DPW Nasdem Kalsel, Mansyur kepada Sahbirin Noor.

Favehotel Banjarmasin

Sedangkan di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin, pasangan Ananda- Mushaffa Zakir yang menerima dukungan dari NasDem. Lalu, di Pilwali Banjarbaru H Martinus-Darmawan Jaya Setiawan yang sukses merebut hati NasDem.

Di sisi lain, H Saidi Mansyur-Habib Iderus bin Ali Alhabsyi menjadi pasangan di Pilbup Banjar yang menerima dukungan Nasdem. Kemudian, di Pilbup Hulu Sungai Tengah (HST), pasangan H Saban Effendi-Habib Abdillah yang dipilih.

Selanjutnya, di Pilbup Balangan, NasDem menjagokan pasangan Abdul Hadi-H Supiani. Lalu, di Pilbup Tanah Bumbu, Sudian Noor-Muhammad Rusli dan pasangan H Sayed Jafar-Andi Rudi Latif di Pilbup Kotabaru.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW Nasdem Kalsel Mansyur memberi pesan supaya para calon kepala daerah yang mereka pilih bisa berusaha keras untuk memenangkan suara di daerahnya masing-masing.

“Selain itu, saya berpesan agar benar-benar memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan janji-janjinya direalisasikan,” katanya saat membuka sambutan sebelum simbolis penyerahan SK.

Mansyur juga menegaskan bahwa NasDem konsisten untuk tidak mengenakan mahar untuk para calon yang mereka usung di Pilkada tahun ini.

Bakal calon Wali Kota Banjarbaru Martinus mengaku bersyukur mendapatkan SK dukungan dari NasDem. “Kami juga sangat berterima kasih kepada NasDem. Kami siap berjuang dan bekerjasama demi melanjutkan pembangunan di Kota Banjarbaru,” katanya.

Dengan adanya SK dari NasDem, kini duet Martinus-Jaya telah siap menatap panggung Pilkada di Kota Banjarbaru dengan sokongan koalisi tiga parpol. Yakni, NasDem, PAN, dan Demokrat.

Selain Pilwali Banjarbaru yang diprediksi bakal ketat dan menarik, Pilwali Banjarmasin pun dipastikan berjalan sengit. Di sini, empat pasangan calon bakal berlaga.

Nama-nama yang berkontestasi di Pilwali Banjarmasin juga memiliki popularitas yang sama. Seperti calon petahana, Ibnu Sina yang maju diusung dua partai politik yakni Demokrat dan PKB. Selain itu nama Abdul Haris yang maju diusung oleh Gerindra, PPP dan PBB dan Ananda yang diusung koalisi partai gemuk: Golkar, PAN, PKS dan NasDem.

Calon perseorangan Khairul Saleh juga tak bisa dipandang sebelah mata oleh para rival. Dia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Disdukcapil Banjarmasin bisa mengambil keuntungan dari popularitas yang dibangunnya saat melayani administrasi pendudukan.

Jika melihat kekuatan kursi parlemen, Ananda yang berpasangan dengan Mushaffa Zakir boleh berbangga dengan banyaknya parpol di belakang mereka. Jika ditotal gerbong koalisi pasangan ini jumlahnya mencapai 21 kursi DPRD Banjarmasin.

Bahkan pasangan petahana Ibnu Sina-Arifin Noor hanya diusung dua parpol pemilik 10 kursi di DPRD, yakni PKB dan Demokrat. Begitu pula pasangan Abdul Haris-Ilham Nor, kursi parlemen yang mereka miliki sementara sembilan kursi.

Sementara, Khairul Saleh mengatakan, pihaknya tak gentar melawan calon dari usungan parpol. Menurutnya, kemenangan tak semua ditentukan melalui mesin parpol. “Meski sudah memegang dukungan, saya masih bergerilya mencari dukungan tambahan,” sebutnya. (ris/mof/ran/ema)

BANJARBARU – Jelang pendaftaran di KPU, sejumlah partai politik mendeklarasikan jagoannya. Partai Nasional Demokrat (NasDem) misalnya, Sabtu (29/8) malam menyerahkan surat keterangan (SK) dukungan untuk delapan pasang bakal calon kepala daerah di Pilkada Kalsel 2020.

Bertempat di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, delapan pasangan yang menerima dukungan dari NasDem terdiri dari tujuh bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah tingkat kabupaten/kota, dan satu pasangan bakal calon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel.

Untuk Pilgub Kalsel, parpol besutan Surya Paloh ini menyerahkan SK dukungan untuk pasangan H Sahbirin Noor-H Muhidin. SK diserahkan langsung oleh Ketua DPW Nasdem Kalsel, Mansyur kepada Sahbirin Noor.

Favehotel Banjarmasin

Sedangkan di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin, pasangan Ananda- Mushaffa Zakir yang menerima dukungan dari NasDem. Lalu, di Pilwali Banjarbaru H Martinus-Darmawan Jaya Setiawan yang sukses merebut hati NasDem.

Di sisi lain, H Saidi Mansyur-Habib Iderus bin Ali Alhabsyi menjadi pasangan di Pilbup Banjar yang menerima dukungan Nasdem. Kemudian, di Pilbup Hulu Sungai Tengah (HST), pasangan H Saban Effendi-Habib Abdillah yang dipilih.

Selanjutnya, di Pilbup Balangan, NasDem menjagokan pasangan Abdul Hadi-H Supiani. Lalu, di Pilbup Tanah Bumbu, Sudian Noor-Muhammad Rusli dan pasangan H Sayed Jafar-Andi Rudi Latif di Pilbup Kotabaru.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW Nasdem Kalsel Mansyur memberi pesan supaya para calon kepala daerah yang mereka pilih bisa berusaha keras untuk memenangkan suara di daerahnya masing-masing.

“Selain itu, saya berpesan agar benar-benar memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan janji-janjinya direalisasikan,” katanya saat membuka sambutan sebelum simbolis penyerahan SK.

Mansyur juga menegaskan bahwa NasDem konsisten untuk tidak mengenakan mahar untuk para calon yang mereka usung di Pilkada tahun ini.

Bakal calon Wali Kota Banjarbaru Martinus mengaku bersyukur mendapatkan SK dukungan dari NasDem. “Kami juga sangat berterima kasih kepada NasDem. Kami siap berjuang dan bekerjasama demi melanjutkan pembangunan di Kota Banjarbaru,” katanya.

Dengan adanya SK dari NasDem, kini duet Martinus-Jaya telah siap menatap panggung Pilkada di Kota Banjarbaru dengan sokongan koalisi tiga parpol. Yakni, NasDem, PAN, dan Demokrat.

Selain Pilwali Banjarbaru yang diprediksi bakal ketat dan menarik, Pilwali Banjarmasin pun dipastikan berjalan sengit. Di sini, empat pasangan calon bakal berlaga.

Nama-nama yang berkontestasi di Pilwali Banjarmasin juga memiliki popularitas yang sama. Seperti calon petahana, Ibnu Sina yang maju diusung dua partai politik yakni Demokrat dan PKB. Selain itu nama Abdul Haris yang maju diusung oleh Gerindra, PPP dan PBB dan Ananda yang diusung koalisi partai gemuk: Golkar, PAN, PKS dan NasDem.

Calon perseorangan Khairul Saleh juga tak bisa dipandang sebelah mata oleh para rival. Dia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Disdukcapil Banjarmasin bisa mengambil keuntungan dari popularitas yang dibangunnya saat melayani administrasi pendudukan.

Jika melihat kekuatan kursi parlemen, Ananda yang berpasangan dengan Mushaffa Zakir boleh berbangga dengan banyaknya parpol di belakang mereka. Jika ditotal gerbong koalisi pasangan ini jumlahnya mencapai 21 kursi DPRD Banjarmasin.

Bahkan pasangan petahana Ibnu Sina-Arifin Noor hanya diusung dua parpol pemilik 10 kursi di DPRD, yakni PKB dan Demokrat. Begitu pula pasangan Abdul Haris-Ilham Nor, kursi parlemen yang mereka miliki sementara sembilan kursi.

Sementara, Khairul Saleh mengatakan, pihaknya tak gentar melawan calon dari usungan parpol. Menurutnya, kemenangan tak semua ditentukan melalui mesin parpol. “Meski sudah memegang dukungan, saya masih bergerilya mencari dukungan tambahan,” sebutnya. (ris/mof/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/