alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Kebakaran di Kelayan A, Stok Bantuan Masih Banyak

BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina meninjau lokasi musibah kebakaran di Jalan Kelayan A, Jumat (21/8) siang.

Kamis (20/8) menjelang magrib, kebakaran dahsyat melanda perkampungan padat tersebut. Lima bangunan yang dihuni enam keluarga ludes terbakar.

Pemicu kebakaran, lagi-lagi diduga karena korsleting. “Saya sudah meminta PLN untuk mengawasi jaringan listrik hunian warga,” kata Ibnu di lokasi.

Favehotel Banjarmasin

Menurutnya, banyak kabel atau instalasi yang sudah uzur. Dia meminta PLN untuk rajin-rajin turun ke lapangan guna mengeceknya.

Terutama untuk mencegah pencurian arus listrik yang justru membahayakan permukiman.

Ibnu kemudian menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial. Seperti bahan makanan pokok, perkakas dapur, dan uang tunai.

Kepala Dinsos Banjarmasin, Iwan Ristianto menyebutkan, dari APBD 2020 dialokasikan Rp1,2 miliar untuk membantu korban kebakaran.

“Yang terpakai baru Rp400 juta. Belum sampai separuhnya. Stok bantuan masih banyak. Jadi masih bisa disalurkan kepada masyarakat,” jelas Iwan. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina meninjau lokasi musibah kebakaran di Jalan Kelayan A, Jumat (21/8) siang.

Kamis (20/8) menjelang magrib, kebakaran dahsyat melanda perkampungan padat tersebut. Lima bangunan yang dihuni enam keluarga ludes terbakar.

Pemicu kebakaran, lagi-lagi diduga karena korsleting. “Saya sudah meminta PLN untuk mengawasi jaringan listrik hunian warga,” kata Ibnu di lokasi.

Favehotel Banjarmasin

Menurutnya, banyak kabel atau instalasi yang sudah uzur. Dia meminta PLN untuk rajin-rajin turun ke lapangan guna mengeceknya.

Terutama untuk mencegah pencurian arus listrik yang justru membahayakan permukiman.

Ibnu kemudian menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial. Seperti bahan makanan pokok, perkakas dapur, dan uang tunai.

Kepala Dinsos Banjarmasin, Iwan Ristianto menyebutkan, dari APBD 2020 dialokasikan Rp1,2 miliar untuk membantu korban kebakaran.

“Yang terpakai baru Rp400 juta. Belum sampai separuhnya. Stok bantuan masih banyak. Jadi masih bisa disalurkan kepada masyarakat,” jelas Iwan. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

Dua Dibekuk, Satu DPO

Karyawati Gelapkan Uang Perusahaan

Jasad Itu Ternyata Masinis Kapal

Giliran Anak Wahid Jadi Saksi

/