alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Kenali Ciri Pengguna Narkoba

BANJARBARU – Pandemi Covid-19 tak membuat peredaran narkoba terhenti. Meski ekonomi terpuruk, masih ada ditemui peredaran barang haram ini. Bahkan dibatasinya aktivitas disinyalir membuat pengguna narkotika tambah menjadi-jadi.

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru mengungkapkan, pola pencegahan yang melibatkan masyarakat langsung, dipercaya jitu menekan peredaran dan penyalahgunaan. Sehingga, perlu sekali kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

“Kita hari ini menggelar sosialisasi P4GN tentang ancaman dan bahaya narkoba, tak terkecuali di saat pandemi. Kita menyasar tempat yang ramai, misalnya sekarang kita di Pasar Cempaka Banjarbaru,” kata Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Husni Thamrin.

Favehotel Banjarmasin

Kemarin (14/8) pagi, Husni bersama jajaran, siaga di halaman pasar. Mereka meminta warga dan pengunjung pasar untuk terlibat dalam upaya pencegahan bahaya narkoba. Karena pandemi, sosialisasi digelar terbatas dan memerhatikan kerumunan. BNN juga membagikan ratusan masker gratis.

“Dari data yang kami ambil dari BNN Provinsi Kalsel, Banjarbaru ini dijadikan lintasan transaksi. Tentu ini sangat rawan. Baru-baru saja BNN Provinsi menangkap tersangka narkoba sabu-sabu dengan berat mencapai 2 kg di sini,” kata Husni.

Melihat data tersebut, maka penting katanya masyarakat juga membantu dalam program P4GN atau Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

“Kita tadi mengedukasi masyarakat tentang pencegahan dini dari lingkungan terkecil. Misalnya keluarga terdekat. Nah kita memberikan informasi bagaimana mengenali ciri-ciri dari orang yang menggunakan narkoba,” katanya.

Misalnya ciri-ciri ini kata Husni bisa dilihat dari kondisi fisik dan sikap. Mulai dari suka menyendiri, lalu bersikap cuek dengan lingkungannya dan juga bisa dilihat dari cara dia berjalan atau beraktivitas.

“Narkoba ini kan menyerang otak manusia, jadi biasanya efeknya orang yang menggunakan ini bicaranya tidak jelas, lalu jalannya sempoyongan. Nah hal seperti ini kita harapkan bisa diketahui masyarakat agar ada langkah penanggulangan,” mintanya.

Ia mengatakan apabila warga ada yang menemukan kasus seperti ini. BNNK Banjarbaru siap mengakomodir. Yang mana ia memastikan juga bahwa identitas pelapor dipastikan terjaga.

“Karena semakin cepat ditangani maka tentu lebih baik, karena harus kita ketahui bahwa bahaya narkoba ini nyata. Jadi perlu aksi kolektif semua elemen, termasuk masyarakat,” pungkasnya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Pandemi Covid-19 tak membuat peredaran narkoba terhenti. Meski ekonomi terpuruk, masih ada ditemui peredaran barang haram ini. Bahkan dibatasinya aktivitas disinyalir membuat pengguna narkotika tambah menjadi-jadi.

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru mengungkapkan, pola pencegahan yang melibatkan masyarakat langsung, dipercaya jitu menekan peredaran dan penyalahgunaan. Sehingga, perlu sekali kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

“Kita hari ini menggelar sosialisasi P4GN tentang ancaman dan bahaya narkoba, tak terkecuali di saat pandemi. Kita menyasar tempat yang ramai, misalnya sekarang kita di Pasar Cempaka Banjarbaru,” kata Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Husni Thamrin.

Favehotel Banjarmasin

Kemarin (14/8) pagi, Husni bersama jajaran, siaga di halaman pasar. Mereka meminta warga dan pengunjung pasar untuk terlibat dalam upaya pencegahan bahaya narkoba. Karena pandemi, sosialisasi digelar terbatas dan memerhatikan kerumunan. BNN juga membagikan ratusan masker gratis.

“Dari data yang kami ambil dari BNN Provinsi Kalsel, Banjarbaru ini dijadikan lintasan transaksi. Tentu ini sangat rawan. Baru-baru saja BNN Provinsi menangkap tersangka narkoba sabu-sabu dengan berat mencapai 2 kg di sini,” kata Husni.

Melihat data tersebut, maka penting katanya masyarakat juga membantu dalam program P4GN atau Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

“Kita tadi mengedukasi masyarakat tentang pencegahan dini dari lingkungan terkecil. Misalnya keluarga terdekat. Nah kita memberikan informasi bagaimana mengenali ciri-ciri dari orang yang menggunakan narkoba,” katanya.

Misalnya ciri-ciri ini kata Husni bisa dilihat dari kondisi fisik dan sikap. Mulai dari suka menyendiri, lalu bersikap cuek dengan lingkungannya dan juga bisa dilihat dari cara dia berjalan atau beraktivitas.

“Narkoba ini kan menyerang otak manusia, jadi biasanya efeknya orang yang menggunakan ini bicaranya tidak jelas, lalu jalannya sempoyongan. Nah hal seperti ini kita harapkan bisa diketahui masyarakat agar ada langkah penanggulangan,” mintanya.

Ia mengatakan apabila warga ada yang menemukan kasus seperti ini. BNNK Banjarbaru siap mengakomodir. Yang mana ia memastikan juga bahwa identitas pelapor dipastikan terjaga.

“Karena semakin cepat ditangani maka tentu lebih baik, karena harus kita ketahui bahwa bahaya narkoba ini nyata. Jadi perlu aksi kolektif semua elemen, termasuk masyarakat,” pungkasnya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/