alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Barito Jadi Satu-satunya yang Masih Tanpa Kejelasan

BANJARMASIN – Belum ada keputusan dari Barito Putera untuk ikut lanjutan Liga 1 musim 2020, Oktober nanti. Konsep kompetisinya sendiri juga belum jelas. 

Manajer Barito Putera Mundari Karya masih menunggu arahan dari CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman. Direktur Akademi Barito Putera itu beberapa waktu lalu bersama Asisten manager (Asmen) Ikhsan Kamil memang ikut pertemuan manajer yang digelar PT LIB di Hotel Fairmont Jakarta, pada Jumat (7/8). Namun dalam pertemuan itu Mundari dan asmen Barito Putera juga hanya mendengarkan masukan. Bukan dalam kapasitas sebagai pengambil keputusan. “Kami hanya mendengarkan saja paparan dari PT LIB kemarin,” jelasnya.

Rencananya pertengahan Agustus nanti bakal ada paparan lebih lengkap. Termasuk dari tim kesehatan terkait pencegahan bagi pemain yang akan bertanding. “Nanti hasil dari pertemuan itu akan kami sampaikan lagi ke CEO. Semoga setelah itu ada keputusan,” paparnya.

Favehotel Banjarmasin

Pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman juga menunggu arahan resmi dari pihak manajemen. “Saya enggak bisa mendahului manajemen. Posisinya menunggu perintah,” ungkap Djanur.

Djanur meminta mencari informasi soal kepastian tim ikut Liga 1 kepada Hasnuryadi Sulaiman saja. “Bisa langsung tanya Pak Hasnur saja,” katanya.

Hingga kemarin, di antara klub-klub yang menolak melanjutkan kompetisi hanya Barito Putera tak kunjung menyerahkan lokasi kandang pilihannya. Sebagaimana diketahui, PT LIB meminta klub-klub dari luar Jawa untuk memilih homebase netral, dengan Pulau Jawa sebagai pusatnya. Sedangkan klub Pulau Jawa boleh mengajukan kandangnya sendiri.(bir/dye/ema)

BANJARMASIN – Belum ada keputusan dari Barito Putera untuk ikut lanjutan Liga 1 musim 2020, Oktober nanti. Konsep kompetisinya sendiri juga belum jelas. 

Manajer Barito Putera Mundari Karya masih menunggu arahan dari CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman. Direktur Akademi Barito Putera itu beberapa waktu lalu bersama Asisten manager (Asmen) Ikhsan Kamil memang ikut pertemuan manajer yang digelar PT LIB di Hotel Fairmont Jakarta, pada Jumat (7/8). Namun dalam pertemuan itu Mundari dan asmen Barito Putera juga hanya mendengarkan masukan. Bukan dalam kapasitas sebagai pengambil keputusan. “Kami hanya mendengarkan saja paparan dari PT LIB kemarin,” jelasnya.

Rencananya pertengahan Agustus nanti bakal ada paparan lebih lengkap. Termasuk dari tim kesehatan terkait pencegahan bagi pemain yang akan bertanding. “Nanti hasil dari pertemuan itu akan kami sampaikan lagi ke CEO. Semoga setelah itu ada keputusan,” paparnya.

Favehotel Banjarmasin

Pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman juga menunggu arahan resmi dari pihak manajemen. “Saya enggak bisa mendahului manajemen. Posisinya menunggu perintah,” ungkap Djanur.

Djanur meminta mencari informasi soal kepastian tim ikut Liga 1 kepada Hasnuryadi Sulaiman saja. “Bisa langsung tanya Pak Hasnur saja,” katanya.

Hingga kemarin, di antara klub-klub yang menolak melanjutkan kompetisi hanya Barito Putera tak kunjung menyerahkan lokasi kandang pilihannya. Sebagaimana diketahui, PT LIB meminta klub-klub dari luar Jawa untuk memilih homebase netral, dengan Pulau Jawa sebagai pusatnya. Sedangkan klub Pulau Jawa boleh mengajukan kandangnya sendiri.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/