alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Dorong Upaya Sosialisasi dan Edukasi di Masyarakat Lebih Digalakkan

BANJARBARU – Kurva kasus positif Covid-19 di Banjarbaru terus bertambah. Kini, jumlah kasus sudah menyentuh angka hampir 600 kasus, tepatnya 594 kasus.

Tentunya upaya penekanan dan pengendalian pandemi harus digalakkan. Salah satunya adalah bagaimana agar masyarakat bisa disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penularan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman pun turut menyoroti hal ini. Menurutnya, saat ini masih ada ditemui masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan.

Favehotel Banjarmasin

“Dari pantauan saya, di lapangan Murjani misalnya masih ada warga yang tidak sadar pentingnya penggunaan masker. Tentu hal seperti ini harus jadi atensi, mengingat Lapangan Murjani adalah tempat publik yang ramai,” katanya.

Lalu, legislator Partai Golkar ini juga melihat bahwa ancaman virus ini benar-benar nyata dan tak pandang bulu. Apalagi katanya beberapa pejabat hingga level wali kota juga sampai tertular.

“Padahal di tengah kondisi Pak Wali Kota dan pejabat tinggi lainnya yang terpapar Covid-19 maka seharusnya pelaksana lapangan harus lebih tegas dalam mengedukasi dan menyosialisasikan soal protokol kesehatan,” pesannya.

Taufik pun meminta agar instansi terkait baik itu atas nama Satgas Penanganan Covid-19 atau SKPD agar bisa menaruh atensi penuh terhadap hal ini. Mengingat, keramaian di tempat publik katanya sudah mengkhawatirkan.

“Seharusnya Satgas atau instansi terkait bisa bertindak ekstra untuk menindaklanjuti hal ini, karena ini demi kebaikan dan kesehatan bersama,” sarannya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Kurva kasus positif Covid-19 di Banjarbaru terus bertambah. Kini, jumlah kasus sudah menyentuh angka hampir 600 kasus, tepatnya 594 kasus.

Tentunya upaya penekanan dan pengendalian pandemi harus digalakkan. Salah satunya adalah bagaimana agar masyarakat bisa disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penularan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman pun turut menyoroti hal ini. Menurutnya, saat ini masih ada ditemui masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan.

Favehotel Banjarmasin

“Dari pantauan saya, di lapangan Murjani misalnya masih ada warga yang tidak sadar pentingnya penggunaan masker. Tentu hal seperti ini harus jadi atensi, mengingat Lapangan Murjani adalah tempat publik yang ramai,” katanya.

Lalu, legislator Partai Golkar ini juga melihat bahwa ancaman virus ini benar-benar nyata dan tak pandang bulu. Apalagi katanya beberapa pejabat hingga level wali kota juga sampai tertular.

“Padahal di tengah kondisi Pak Wali Kota dan pejabat tinggi lainnya yang terpapar Covid-19 maka seharusnya pelaksana lapangan harus lebih tegas dalam mengedukasi dan menyosialisasikan soal protokol kesehatan,” pesannya.

Taufik pun meminta agar instansi terkait baik itu atas nama Satgas Penanganan Covid-19 atau SKPD agar bisa menaruh atensi penuh terhadap hal ini. Mengingat, keramaian di tempat publik katanya sudah mengkhawatirkan.

“Seharusnya Satgas atau instansi terkait bisa bertindak ekstra untuk menindaklanjuti hal ini, karena ini demi kebaikan dan kesehatan bersama,” sarannya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/