alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Lawan Petahana, Denny-Difri Ditargetkan Peroleh 60 Persen Suara

BANJARMASIN – Partai Gerindra akhirnya meresmikan pilihan mereka kepada Denny Indrayana dan Difriadi Darjat untuk maju berpasangan dalam Pilgub Kalsel 2020 mendatang.

Surat Keputusan (SK) usungan pasangan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Ahmad Muzani kemarin, di Jakarta. Hadir pula saat itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel, Abidin dan Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Nor.

SK usungan dari Gerindra ini menjawab resmi kemana arah usungan mereka di Pilgub Kalsel. Mereka tak lagi bersama Golkar seperti Pilgub 2015 lalu.

Favehotel Banjarmasin

Keluarnya SK dari DPP kemarin sebut Ilham, menjadi start awal partainya untuk melakukan konsolidasi internal partai dari tingkat terbawah hingga organisasi sayap partai demi memenangkan Pilgub Kalsel tahun ini.

Bagi pihaknya, Gerindra yang memiliki modal konstituen militan, akan membuat langkah memenangkan pasangan ini lebih mudah. “Sejak SK ini keluar, mulai sekarang seluruh jajaran partai hingga relawan diminta bekerja keras memenangkan pasangan ini,” serunya.

Menurutnya, Gerindra memilih tak mengusung petahana karena ingin memajukan Kalsel sejalan dengan visi dan misi Partai Gerindra. “Dinamika politik di Kalsel sangat dinamis. Kami menyebutnya tak pecah kongsi dengan petahana,” sebut Ilham.

Sudah dua kali mengusung pasangan calon gubernur dan memenangkannya di Pilgub Kalsel, menjadi modal pihaknya sebagai pengalaman kembali di Pilgub tahun ini. “Kami memiliki trik dan strategi untuk memenangkan kembali Pilgub tahun ini,” yakinnya.

Dia menargetkan 60 persen kemenangan dengan modal mesin politik Partai Gerindra dan Partai Demokrat yang juga berencana mengusung Denny dan Difri. “Pasangan ini adalah alternatif yang diinginkan oleh masyarakat sesuai hasil survei internal partai,” sebut Ilham.

Dia membeberkan, pihaknya kemarin masih berada di Jakarta untuk menerima kembali SK usungan dari Partai Demokrat yang dijadwalkan diserahkan pula oleh pengurus inti DPP Demokrat. “Kami masih mengincar partai lain untuk berkoalisi. Sudah ada partai lain, tunggu saja,” bebernya.

Dua partai ini jika berkoalisi sudah memenuhi syarat kursi untuk mengusung pasangan calon. Syarat untuk mengusung calon sendiri adalah 11 kursi DPRD Kalsel. Sementara Partai Gerindra memiliki delapan kursi, dan Partai Demokrat memiliki tiga kursi di DPRD Kalsel.

Sementara, mendapat dukungan dari Gerindra, Denny Indrayana mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran. “Saya ucapkan pula terimakasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Harimurti Yudhoyono dan seluruh jajaran, termasuk hormat dan terimakasih kepada Presiden RI Ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap pencalonan kami,” ucapnya. (mof/ran/ema)

BANJARMASIN – Partai Gerindra akhirnya meresmikan pilihan mereka kepada Denny Indrayana dan Difriadi Darjat untuk maju berpasangan dalam Pilgub Kalsel 2020 mendatang.

Surat Keputusan (SK) usungan pasangan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Ahmad Muzani kemarin, di Jakarta. Hadir pula saat itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel, Abidin dan Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Nor.

SK usungan dari Gerindra ini menjawab resmi kemana arah usungan mereka di Pilgub Kalsel. Mereka tak lagi bersama Golkar seperti Pilgub 2015 lalu.

Favehotel Banjarmasin

Keluarnya SK dari DPP kemarin sebut Ilham, menjadi start awal partainya untuk melakukan konsolidasi internal partai dari tingkat terbawah hingga organisasi sayap partai demi memenangkan Pilgub Kalsel tahun ini.

Bagi pihaknya, Gerindra yang memiliki modal konstituen militan, akan membuat langkah memenangkan pasangan ini lebih mudah. “Sejak SK ini keluar, mulai sekarang seluruh jajaran partai hingga relawan diminta bekerja keras memenangkan pasangan ini,” serunya.

Menurutnya, Gerindra memilih tak mengusung petahana karena ingin memajukan Kalsel sejalan dengan visi dan misi Partai Gerindra. “Dinamika politik di Kalsel sangat dinamis. Kami menyebutnya tak pecah kongsi dengan petahana,” sebut Ilham.

Sudah dua kali mengusung pasangan calon gubernur dan memenangkannya di Pilgub Kalsel, menjadi modal pihaknya sebagai pengalaman kembali di Pilgub tahun ini. “Kami memiliki trik dan strategi untuk memenangkan kembali Pilgub tahun ini,” yakinnya.

Dia menargetkan 60 persen kemenangan dengan modal mesin politik Partai Gerindra dan Partai Demokrat yang juga berencana mengusung Denny dan Difri. “Pasangan ini adalah alternatif yang diinginkan oleh masyarakat sesuai hasil survei internal partai,” sebut Ilham.

Dia membeberkan, pihaknya kemarin masih berada di Jakarta untuk menerima kembali SK usungan dari Partai Demokrat yang dijadwalkan diserahkan pula oleh pengurus inti DPP Demokrat. “Kami masih mengincar partai lain untuk berkoalisi. Sudah ada partai lain, tunggu saja,” bebernya.

Dua partai ini jika berkoalisi sudah memenuhi syarat kursi untuk mengusung pasangan calon. Syarat untuk mengusung calon sendiri adalah 11 kursi DPRD Kalsel. Sementara Partai Gerindra memiliki delapan kursi, dan Partai Demokrat memiliki tiga kursi di DPRD Kalsel.

Sementara, mendapat dukungan dari Gerindra, Denny Indrayana mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran. “Saya ucapkan pula terimakasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Harimurti Yudhoyono dan seluruh jajaran, termasuk hormat dan terimakasih kepada Presiden RI Ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap pencalonan kami,” ucapnya. (mof/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/