alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Baru Dibebaskan Karena Corona, Napi Asimilasi ini Berulah lagi Ambil Handpohone di Tabalong

TANJUNG – Narapidana asimilasi berulah di Kabupaten Tabalong. Dia mencuri telpon genggam milik warga di Taman Kota Giat Tanjung.

Pelaku itu bernama Taufikurahman alias Upik (28) itu warga Jalan Puteri Zaleha RT 04 Ujung Murung Kelurahan Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong.

Kisah Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori melalui Kasubbaghumas Akp H Ibnu Subroto berdasarkan laporan pelapor, korban sedang bermain dengan temannya di Taman Giat Kota Tanjung didatangi pelaku untuk bertanya sedang apa.

Setelah sedikit perbincangan terjadi, pelaku sempat meninggalkan korban. Namun, beberapa saat kemudian mendatangi lagi dan nekat mengambil telpon genggam korban.

“Handphone diambil dengan cara mendorong korban hingga terjatuh,” ceritanya, Kamis (30/4).
Korban pada peristiwa Jumat (17/4) itu sempat mengejar pelaku bersama kawannya, sambil berteriak minta tolong warga. Tapi tidak juga mendapatkannya. Taufikurahman berhasil lolos.

Karena kecewa, korban melaporkan ke Polsek Tanjung dan dilakukan upaya penangkapan. “Taufikurahman sempat memberikan perlawanan dan berupaya melarikan diri, sehingga berhasil dilakukan upaya tindakan terukur oleh petugas,” jelasnya.

Setelah didalami, ternyata pelaku merupakan Narapidana yang menjalani proses hukum di Lapas Klas III Maburai dalam kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan sebanyak 2 kali. “Dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 sehingga yang bersangkutan mendapatkan Asimilasi dan bebas tanggal 03 April 2020,” imbuhnya.

Sekarang Taufikurahman beserta barang bukti telpon genggam dibawa ke Polsek Tanjung guna menjalni proses pemeriksaan lebih lanjut. (ibn/ema)

TANJUNG – Narapidana asimilasi berulah di Kabupaten Tabalong. Dia mencuri telpon genggam milik warga di Taman Kota Giat Tanjung.

Pelaku itu bernama Taufikurahman alias Upik (28) itu warga Jalan Puteri Zaleha RT 04 Ujung Murung Kelurahan Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong.

Kisah Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori melalui Kasubbaghumas Akp H Ibnu Subroto berdasarkan laporan pelapor, korban sedang bermain dengan temannya di Taman Giat Kota Tanjung didatangi pelaku untuk bertanya sedang apa.

Setelah sedikit perbincangan terjadi, pelaku sempat meninggalkan korban. Namun, beberapa saat kemudian mendatangi lagi dan nekat mengambil telpon genggam korban.

“Handphone diambil dengan cara mendorong korban hingga terjatuh,” ceritanya, Kamis (30/4).
Korban pada peristiwa Jumat (17/4) itu sempat mengejar pelaku bersama kawannya, sambil berteriak minta tolong warga. Tapi tidak juga mendapatkannya. Taufikurahman berhasil lolos.

Karena kecewa, korban melaporkan ke Polsek Tanjung dan dilakukan upaya penangkapan. “Taufikurahman sempat memberikan perlawanan dan berupaya melarikan diri, sehingga berhasil dilakukan upaya tindakan terukur oleh petugas,” jelasnya.

Setelah didalami, ternyata pelaku merupakan Narapidana yang menjalani proses hukum di Lapas Klas III Maburai dalam kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan sebanyak 2 kali. “Dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 sehingga yang bersangkutan mendapatkan Asimilasi dan bebas tanggal 03 April 2020,” imbuhnya.

Sekarang Taufikurahman beserta barang bukti telpon genggam dibawa ke Polsek Tanjung guna menjalni proses pemeriksaan lebih lanjut. (ibn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/