alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Banjarbakula jadi Perhatian Pemkab Tala

PELAIHARI – Kabupaten Tanah Laut (Tala) akan memperjuangkan program pembangunan yang dibiayai oleh pemerintah Provinsi, terlebih pada program bersama Banjarbakula.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tala Sukamta saat Video Conference (Vidcon) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2020 bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Selasa (28/4). “Mengingat program Banjarkula sendiri adalah program penting yang langsung dirasakan rakyat,” ucap Sukamta.

Menurutnya, sampai saat ini Banjarbakula sudah disepakati bahkan untuk ketersediaan air bersih sudah memasang jaringan-jaringan air bersih dari Banjarbaru, hanya saja belum terealisasikan secara menyeluruh

“Saya minta Kepala Bappeda untuk menyentuh program Banjarbakula menyangkut air bersih, karena ini penting dan langsung dirasakan rakyat,” ujarnya.

Diungkapkannya pula, bahwa program bersama Banjarbakula juga termasuk program penanganan sampah dan penyediaan makam yang belum sama sekali tersentuh. Inilah salah satu poin penting yang perlu diperjuangkan ke Provinsi, dan tidak kalah penting adalah infrastruktur.

“Jalan kita dari Bati Bati sampai Kintap masih perlu perbaikan, bahkan di wilayah Jorong – Kintap terjadi kerusakan yang sangat serius. Jalan dari Pulau Sari, Bumi Makmur dan Gambut juga perlu penanganan serius termasuk jembatan-jembatan,” jelasnya.

Menyinggung tentang dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, Sukamta menuturkan, sektor-sektor primer Tala perlu mendapat dukungan dari Provinsi, baik di bidang tanaman pangan, hortikultura, peternakan maupun perkebunan selain industri kecil menengah yang harus mendapat dukungan maksimal.

Kepala Bappeda Tala Andris Evony juga menyebutkan, yang menjadi perhatian pihaknya akan disampaikan dengan tim perencanaan RKPD provinsi, termasuk pengembangan transformasi ekonomi serta peningkatan sumbu pemulihan dampak Covid-19.

Mengingat ada dua skenario yang akan dilakukan dan menjadi prioritas, yakni pasca Covid-19 yang dilaksanakan tahun ini serta dampaknya akan dilakukan pada tahun 2021.

“Ini menjadi prioritas kita, sinergi kabupaten, provinsi dan arah-arah kebijakan dari kementerian juga tetap harus kita lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama juga disampaikan, jika Kabupaten Tala berhasil meraih penghargaan terbaik dua dalam perencanaan pembangunan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel. (ard/ram/ema)

PELAIHARI – Kabupaten Tanah Laut (Tala) akan memperjuangkan program pembangunan yang dibiayai oleh pemerintah Provinsi, terlebih pada program bersama Banjarbakula.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tala Sukamta saat Video Conference (Vidcon) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2020 bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Selasa (28/4). “Mengingat program Banjarkula sendiri adalah program penting yang langsung dirasakan rakyat,” ucap Sukamta.

Menurutnya, sampai saat ini Banjarbakula sudah disepakati bahkan untuk ketersediaan air bersih sudah memasang jaringan-jaringan air bersih dari Banjarbaru, hanya saja belum terealisasikan secara menyeluruh

“Saya minta Kepala Bappeda untuk menyentuh program Banjarbakula menyangkut air bersih, karena ini penting dan langsung dirasakan rakyat,” ujarnya.

Diungkapkannya pula, bahwa program bersama Banjarbakula juga termasuk program penanganan sampah dan penyediaan makam yang belum sama sekali tersentuh. Inilah salah satu poin penting yang perlu diperjuangkan ke Provinsi, dan tidak kalah penting adalah infrastruktur.

“Jalan kita dari Bati Bati sampai Kintap masih perlu perbaikan, bahkan di wilayah Jorong – Kintap terjadi kerusakan yang sangat serius. Jalan dari Pulau Sari, Bumi Makmur dan Gambut juga perlu penanganan serius termasuk jembatan-jembatan,” jelasnya.

Menyinggung tentang dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, Sukamta menuturkan, sektor-sektor primer Tala perlu mendapat dukungan dari Provinsi, baik di bidang tanaman pangan, hortikultura, peternakan maupun perkebunan selain industri kecil menengah yang harus mendapat dukungan maksimal.

Kepala Bappeda Tala Andris Evony juga menyebutkan, yang menjadi perhatian pihaknya akan disampaikan dengan tim perencanaan RKPD provinsi, termasuk pengembangan transformasi ekonomi serta peningkatan sumbu pemulihan dampak Covid-19.

Mengingat ada dua skenario yang akan dilakukan dan menjadi prioritas, yakni pasca Covid-19 yang dilaksanakan tahun ini serta dampaknya akan dilakukan pada tahun 2021.

“Ini menjadi prioritas kita, sinergi kabupaten, provinsi dan arah-arah kebijakan dari kementerian juga tetap harus kita lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama juga disampaikan, jika Kabupaten Tala berhasil meraih penghargaan terbaik dua dalam perencanaan pembangunan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel. (ard/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/