alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Yashir Islame Terbantu LinkedIn

BANJARMASIN – Pemain asing Barito Putera, Yashir Islame Pinto mengaku sempat memanfaatkan aplikasi LinkedIn untuk mencari klub anyar. Dia memanfaatkan jejaring sosial tersebut untuk memperkenalkan latar belakangnya.

Pemain berusia 29 tahun itu baru kali pertama merasakan sepak bola Indonesia. Tapi, dia sebenarnya sudah cukup berpengalaman di Asia Tenggara, terutama Malaysia. Dia pernah membela Melaka United, Perak TBG, hingga PKNP FC.

Dalam perjalanan kariernya, pemain yang lahir di Chili tapi berpaspor Palestina itu menggunakan LinkedIn sebagai pembantu. Bahkan, melalui aplikasi tersebut juga membawanya menjadi warga negara Palestina.

“Semenjak saya main di Hungaria, presiden tim selalu berkomunikasi menggunakan LinkedIn. Lalu, agen dari Palestina menghubungi saya melalui LinkedIn menawarkan untuk bermain bersama Timnas Palestina. Butuh 10 bulan bagi saya untuk debut,” ungkap Yashir Islame.

“Bahkan dari LinkedIn, saya menerima lima atau enam tawaran untuk bermain. Ya memang ada beberapa juga yang dari hal lain,” sambung dia.

Sebelum ke Indonesia, pemain bernama lengkap Yashir Armando Islame Pinto itu memperkuat PKNP FC. Bersama tim Malaysia itu, dia main 21 pertandingan dengan mencetak tiga gol serta dua assist. “Sebelum pergi ke Indonesia, saya memiliki kemungkinan pergi ke Iran. Tawaran juga datang pada LinkedIn. Tapi saya memutuskan untuk ke Indonesia karena beberapa hal,” tutupnya.(bir/dye/ema)

BANJARMASIN – Pemain asing Barito Putera, Yashir Islame Pinto mengaku sempat memanfaatkan aplikasi LinkedIn untuk mencari klub anyar. Dia memanfaatkan jejaring sosial tersebut untuk memperkenalkan latar belakangnya.

Pemain berusia 29 tahun itu baru kali pertama merasakan sepak bola Indonesia. Tapi, dia sebenarnya sudah cukup berpengalaman di Asia Tenggara, terutama Malaysia. Dia pernah membela Melaka United, Perak TBG, hingga PKNP FC.

Dalam perjalanan kariernya, pemain yang lahir di Chili tapi berpaspor Palestina itu menggunakan LinkedIn sebagai pembantu. Bahkan, melalui aplikasi tersebut juga membawanya menjadi warga negara Palestina.

“Semenjak saya main di Hungaria, presiden tim selalu berkomunikasi menggunakan LinkedIn. Lalu, agen dari Palestina menghubungi saya melalui LinkedIn menawarkan untuk bermain bersama Timnas Palestina. Butuh 10 bulan bagi saya untuk debut,” ungkap Yashir Islame.

“Bahkan dari LinkedIn, saya menerima lima atau enam tawaran untuk bermain. Ya memang ada beberapa juga yang dari hal lain,” sambung dia.

Sebelum ke Indonesia, pemain bernama lengkap Yashir Armando Islame Pinto itu memperkuat PKNP FC. Bersama tim Malaysia itu, dia main 21 pertandingan dengan mencetak tiga gol serta dua assist. “Sebelum pergi ke Indonesia, saya memiliki kemungkinan pergi ke Iran. Tawaran juga datang pada LinkedIn. Tapi saya memutuskan untuk ke Indonesia karena beberapa hal,” tutupnya.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/